.... CLICK 1X ....
loading...

17 Panduan Lengkap Cara Merawat Burung Agar Rajin Berkicau

loading...
Inilah 17  Panduan Lengkap Cara Merawat Burung Agar Rajin dan Pandai Berkicau

1. Pengembunan
Cara pertama dalam merawat burung supaya rajin berkicau adalah dengan pengembunan yang dilakukan sebelum burung dijemur yang juga harus dilakukan pada cara memelihara burung lovebird. Pada pagi hari sekitar jam 5 pagi, sangkar burung bisa diletakkan pada dahan pohon supaya burung bisa mendapatkan udara yang segar untuk meningkatkan pernapasan. Pengembunan ini sangat penting dilakukan supaya burung bisa merasakan lingkungan seperti habitat asli mereka dan suasana pagi hari memang sangat disukai burung untuk berkicau dengan rajin.

2. Memandikan Burung
Memandikan burung setiap pagi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan burung sekaligus membersihkan kandang dan juga mengganti pakan serta minum setiap hari. Selain menjadi perawatan supaya burung lebih rajin berkicau, memandikan burung juga akan menjaga kesehatan bulu bulu pada burung sekaligus menghindari virus serta penyakit seperti kutu, tungau dan sebagainya yang bisa berbahaya. Untuk memandikan burung yang baik, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan yakni:

Mandikan sekitar jam 7 hingga 8 pagi namun jika mendung bisa dimandikan siang hari.
Siapkan semprotan yang diisi air bersih lalu semprotkan pada burung secara perlahan dengan setelan air seperti embun yang juga berlaku pada cara memandikan perkutut.


Hindari menyemprot burung dengan kasar karena bisa membuat burung takut dan menyakiti serta merusak bulu burung.
Semprotkan dari arah atas terlebih dahulu hingga burung basah lalu biarkan burung menggaruk bulunya dengan paruh atau didis supaya burung nyaman dan mengurangi risiko air masuk ke dalam mata dan hidung.
Lanjutkan dengan menyemprot dari atas kepala hingga punggung sampai basah dan lepek lalu bisa di semprot dari depan, samping dan bagian belakang untuk membasahi area dada, ekor serta kaki burung secara merata.
Pastikan burung benar benar basah setidaknya menggunakan 2 botol semprot dengan jarak 1 meter setelan embun.

3. Hindari Sinar Matahari Langsung
Saat siang hari, letakkan burung pada tempat sejuk karena burung bisa kepanasan, mogok berkicau lalu meriang dan bahkan bisa mati. Pastikan untuk meletakkan sangkar burung pada tempat yang sejuk saat siang hari seperti teras atau dalam rumah.

4. Menjemur Pagi dan Sore
Berbeda dengan cara memelihara burung dara yang bisa diumbar, selain proses pengembunan yang dilakukan pada pagi hari, selanjutnya burung juga harus dijemur sekitar jam 7 pagi supaya bisa mendapatkan sinar matahari yang cukup dan tubuh burung bisa lebih hangat. Menjemur burung juga sangat penting sebab matahari adalah sumber vitamin D alami untuk burung sekaligus sebagai cara menghilangkan kuman serta jamur yang ada di tubuh dan sangkar burung.

4. Membersihkan Kandang
Membersihkan kandang atau sangkar burung juga menjadi hal penting berikutnya supaya burung rajin berkicau sebab burung sangat senang jika tempat tinggalnya tetap bersih dari berbagai kotoran yang menempel di kandang termasuk juga dalam cara merawat perkutut. Untuk itu, membersihkan kandang dengan teratur juga menjadi kunci sukses agar burung bisa rajin berkicau.

5. Angkat Wadah Pakan Sebelum Tidur
Mengangkat wadah pakan atau cabut voer sebelum tidur berguna agar saat burung bangun di pagi hari, maka pakan yang akan dicerna pertama kali adalah protein hewani seperti kroto atau serangga yang sangat baik untuk membentuk karakter dan mental seperti hidup burung di alam liar. Cabut voer ini juga berguna supaya burung bisa lebih jinak dan mencegah kegemukan sehingga akhirnya burung akan malas beraktivitas dan berkicau. Metode ini dilakukan dengan cara mengangkat wadah pakan saat hari sudah gelap yang dilakukan setiap malam sekitar jam 7 malam dan lampu tetap dinyalakan untuk mencegah burung tetap berkicau di tempat yang sepi dan gelap.

6. Berlatih Dengan Cermin
Merawat burung agar lebih rajin seperti cara merawat kacer bakalan berikutnya adalah dengan menggunakan cermin untuk melatih mental burung mengeluarkan bunyi sebagai naluri burung saat mereka sedang tersaingi karena melihat bayangannya di cermin. Perawatan ini memang tidak bertujuan supaya burung bisa berkicau dengan suara yang indah, namun melatih burung untuk berani mengeluarkan suara. Cermin tersebut bisa digantungkan pada dinding sangkar, namun perhatikan jika burung menjadi marah, maka cukup dekatkan cerminnya saja untuk menghindari bulu di sayap dan ekor menjadi rontok.

7. Dekatkan Dengan Burung Sejenis
Sangkar burung juga bisa didekatkan dengan sangkar burung lain yang sejenis atau dikenal dengan istilah mentrek. Untuk cara ini harus dipilih burung sejenis yang seimbang baik dari segi usia, penampilan dan sebagainya. Jika memilih burung yang salah, maka akibatnya bisa fatal karena burung bisa stres karena mendengar kicauan burung lain yang lebih bagus. Nantinya, burung akan enggan berkicau dan lebih fokus mencari jalan untuk melarikan diri karena merasa tertekan.

8. Letakkan Sangkar di Keramaian
Meletakkan sangkar burung di tempat yang ramai bertujuan supaya burung terbiasa dengan keadaan tersebut dan tidak mudah stres yang juga harus dilakukan pada cara memelihara burung murai. Kandang atau sangkar bisa diletakkan di teras atau tempat lain yang sering dilalui. Tambahkan juga beberapa sangkar lainnya supaya burung bisa lebih nyaman karena melihat burung lain. Perawatan ini sangatlah penting khususnya jika anda ingin menyertakan burung pada perlombaan dimana area tersebut sangatlah ramai.

Jika sangkar burung terlalu lama diletakkan pada tempat yang sepi akan membuat burung gerabakan dan lebih takut dengan orang. Untuk itu meletakkan burung di area keramaian harus dilakukan secara konsisten seperti membawa ke teman lain yang juga memelihara burung, datang ke perlombaan atau digantang pada lingkungan yang ramai.

9. Memutarkan suara mp3 mastering kicau burung
Jika mental burung sudah stabil, tidak mudah panik, langkah selanjutnya adalah memberikan latihan agar berkicau lebih merdu dan mampu mengeluarkan suara yang bervariasi. Caranya adalah memutarkan suara mp3 burung sejenis yang mempunyai suara merdu atau burung yang sudah memenangkan suatu perlombaan. Burung yang jinak belum tentu mempunyai mental yang baik sedangkan burung yang sedikit liar belum tentu mempunyai mental yang kurang baik.
Cara yang bisa dilakukan untuk melatih mental burung:
Mengisolasi burung beberapa waktu
Mengatur secara tepat tingkat birahi
Membiasakan merubah-rubah tempat menggantangkan burung dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama
Jaga posisi tempat makan agar tidak dirubah-rubah
Posisikan tempat tangkringan dengan tidak seringkali melakukan perubahan
Membiasakan menutup burung dengan krodong saat burung sedang istirahat
Membiasakan mempertemukan dengan burung sejenis atau burung lainnya untuk melatih mentalnya
Membiasakan burung dibawa bepergian terutama untuk burung lomba
Membiasakan melatih burung jika dirasa mental burung sudah siap

NB: Jangan pernah memaksakan burung yang belum siap mental untuk ditrek atau diadu dengan burung yang usianya lebih tua dan lebih gacor karena akan membuat mental burung menjadi down dan bisa stres. Jika sudah begitu dalam melatih mentalnya menjadi lebih sulit.

10 Pilih suara burung sejenis yang merdu atau suara burung yang sudah menang perlombaan. Lakukan pemasteran dengan jeda 5 menit bunyi dan 5 menit diam serta suara yang dijadikan pemasteran dipilih yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu banyak variasi. Untuk tahap awal, pilih 1 suara dulu seperti contohnya suara jangkrik. Lakukan ini sebanyak 3 kali sehari selama 1 jam bisa pagi, siang dan malam.

11. Sesudah 1 minggu, maka suara bisa ditambahkan dengan cara tetap memutar suara pertama lalu tambahkan dengan jenis suara ketiga supaya burung tidak meninggalkan suara lama yang sudah dipelajari. Caranya adalah memutar suara pertama selama 5 menit dan lanjutkan suara kedua selama 5 menit dan begitupun selanjutnya.

12. Latihan Secara Teratur
Ikutkan latihan secara berkala dan teratur
Jika burung anda sudah jinak dan gacor tetapi selalu saja membisu ketika di arena lomba, maka anda harus terus melatihnya dengan mengikutkan pada latihan rutin di tempat anda. Untuk menjaga kondisi burung fit tentu lakukan perawatan yang baik, dan konsisten, serta vitalitasnya. Jika burung tidak dalam kondisi fit, cukup anda bawa saja ke sana untuk digantang di luar arena yang penting terbiasa dengan keramaian orang. Jangan pernah mengikutkan burung dalam latihan dengan banyak lawan dan penonton kalau kondisi fisik burung tidak benar-benar siap bukannya burung bebas demam panggung yang didapat tetapi burung yang drop mental yang kita bawa pulang.
Yang perlu anda ketahui bila burung demam panggung:

Burung juga kadang gugup saat mulai bernyanyi di keramaian
Saat burung berkicau itu adalah suara yang sebelumnya anda isi jadi jangan khawatirkan cepat lambatnya suara burung

Biasanya cara yang ampuh dalam mengatasi demam panggung untuk melatih mental burung agar menjadi kuat pas lomba adalah dengan latih tanding, logikanya karena banyak pengalaman maka mental akan terasah menjadi kuat

NB: Sepertinya seperti yang anda tahu mungkin, tidak ada cara instan untuk membuat mental burung menjadi instan kuat dan tangguh saat lomba, jalan satu-satunya adalah melatih burung tersebut secara terus menerus.

13. Berikan Ramuan Jahe
Para pencinta burung sudah tidak asing dengan pemberian ramuan jahe yang bertujuan supaya burung lebih sering berkicau. Jahe sangat terkenal bisa merangsang burung untuk berkicau lebih rajin sekaligus menjaga kebugaran burung khususnya pada musim hujan yang berguna untuk menghangatkan tubuh burung dan membuat burung lebih aktif. Dalam jahe mengandung zat bernama gingerol yang sangat baik untuk mengatasi gangguan infeksi tenggorokan yang bisa membuat burung kesulitan bersuara sebab udara menyumbat pada kerongkongan. Untuk membuat ramuan ini, cincang jahe dan rebus sampai mendidih lalu dinginkan dan berikan pada burung. Namun ingat untuk tetap memberikan minum biasa untuk memperlancar larutan jahe tersebut.

14. Memberikan Pakan Tambahan
Tidak hanya perawatan yang sangat penting dilakukan agar burung rajin berkicau, namun pakan yang kaya akan nutrisi juga harus diberikan agar stamina burung tetap terjaga dan membuatnya lebih rajin berbunyi yang juga bisa dilakukan pada cara ternak lovebird koloni. Selain memberikan pakan yang sudah jadi, anda juga bisa memberi pakan tambahan yang dibuat sendiri sebab mutunya lebih terjamin dan hanya menggunakan bahan bahan yang memang bergizi untuk burung. Untuk membuat pakan tambahan, anda bisa merebus kacang hijau hingga lunak kemudian tiriskan. Siapkan juga ikan dan daging cincang yang dikeringkan memakai oven selama beberapa menit dan dinginkan. Siapkan juga wortel rebus lalu giling semuanya menjadi satu.

Tambahkan juga beberapa bahan herbal lain seperti jahe bubuk atau herbal lain dan juga buah buahan seperti wolfberry dan acaiberry lalu jemur dan giling kembali hingga menjadi serbuk halus. Pakan ini nantinya bisa diberikan sebagai pengganti voer atau sebagai pakan tambahan supaya burung rajin berkicau.

15. Melatih Fisik Dalam Sangkar
Melatih fisik burung dengan cara diletakkan dalam kandang umbaran juga sangat penting untuk menguatkan otot sehingga nantinya nafas dan kekuatan vokal bisa lebih baik dan juga panjang. Sangkar umbaran sendiri merupakan jenis sangkar yang digunakan khusus untuk mengumbar burung dengan ukuran bervariasi dari 1 hingga 3 meter. Melatih burung pada kandang umbaran ini bisa dilakukan 3 kali seminggu dengan durasi 3 jam. Selain melatih pada kandang umbaran, kandang harian yang berukuran besar juga sangat penting digunakan supaya burung bisa bergerak lebih babas dan otot serta kesehatan burung bisa terjaga dengan baik dan akhirnya lebih sering berkicau.

16. Stop Pakan Sebelum Kenyang
Pakan burung juga harus diangkat sebelum burung benar benar kenyang supaya burung tidak selalu makan. Jika burung diberi pakan pada jam 7, maka jam 9 bisa dikeluarkan tempat pakan dan pada jam 12 bisa dimasukkan kembali dan juga keluarkan tempat pakan burung pada malam hari bersamaan dengan mengerodong burung. Terapkan cara ini secara konsisten supaya burung bisa rajin berbunyi.

17. Dimulai sejak awal
Untuk melatih burung agar tidak demam panggung, anda harus melatihnya lebih awal. Jika anda mendapatkan burung dari tangkapan hutan, anda harus menjinakkannya terlebih dahulu. Jinak artinya tidak takut lagi dengan manusia dan bukan berarti cuma diam atau mendekat saat tangan kita masuk ke sangkar karena banyak burung yang sudah jinak sejak lahir tetapi tidak jinak dalam arti tidak mudah ditangkap saat di dalam sangkar.

Related Posts
Share:

No comments:

Post a Comment

loading...

Random Posts