Oct 1, 2019

12 Tempat di Indonesia yang Disebut 'Negeri di Atas Awan'

Saat ini, bulan September 2019 tempat wisata Negeri di Atas Awan Gunung Luhur jadi perbincangan. Sebenarnya, bagaimana sih ceritanya bisa sampai viral begitu?

Gunung Luhur di Desa Citorek Kidul, Lebak, Banten mendadak viral. Antrean kendaraan wisatawan mengular sampai berkilo-kilometer di sana, demi melihat fenomena Negeri di Atas Awan.

Dan kemudian, destinasi Negeri di Atas Awan Gunung Luhur yang tengah viral akhirnya ditutup sementara. Itu dilakukan dalam rangka perbaikan jalan dan fasilitas penunjang di kawasan wisata negeri di atas awan tersebut.

Ditutupnya lokasi wisata ini diputuskan melalui rapat koordinasi antara Pemda dan pihak kepolisian Polres Lebak. Waktu penutupan mulai akhir pekan ini hingga waktu yang belum ditentukan. Maka turis yang hendak berwisata ke Negeri di Atas Awan Gunung Luhur tersebut mesti bersabar.

Apakah tempat wisata Negeri di Atas Awan hanya ada di Lebak? Ternyata tidak. Setidaknya ada 12 tempat wisata Negeri di Atas Awan yang ada di Indonesia.

Dikutip dari situs tripcanvas, inilah 12 Negeri di Atas Awan:

Dengan biaya yang jauh lebih terjangkau dan keindahan yang nggak kalah ciamik, tempat-tempat di tanah air ini juga menyuguhkan panorama lautan awan dan bisa Anda kunjungi tanpa perlu repot mengurus paspor!

1. Bukan hanya menyajikan buah-buahan: Kebun Buah Mangunan, Yogyakarta

Terletak di dataran tinggi Imogiri, belakangan ini Kebun Buah Mangunan kian populer sebagai destinasi wisata para wisatawan lokal.

Photo Via Linctraveller

Panorama perbukitan, lembah, sungai, hutan , awan dan kabut yang tampak dari kebun buah ini begitu mengesankan.

Photo Via Ophiesutarli

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pagi hari, saat matahari baru muncul dan tampak jelas awan-awan serta kabut yang terlihat seperti hamparan kapas. Indah sekali!

Photo Via Sheilatabita,Christellaptr,Rasyidndolor
Photo Via Fandi Ryan Saputra Via YouTube

Selain menikmati pemandangan alam, pengunjung juga dapat membeli aneka buah-buahan segar yang dipetik langsung dari pohon dengan harga terjangkau.

Kebun Buah Mangunan

Tiket MasukRp5.000

Lokasi: Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Telepon: (0274) 646 0182
Jam Operasional: 04.00 – 19.00
Cara ke Sana: Dari Kota Yogyakarta, Kebun Buah Mangunan berjarak kurang lebih 30 km melalui rute Ringroad Selatan – Perempatan Terminal Giwangan – Jalan Imogiri Timur – Pertigaan Pasar Imogiri, lalu ambil kiri dan ikuti petunjuk jalan. Bisa dicapai dengan kendaraan pribadi (mobil/motor) hingga areal parkir. 

2. Menyambut sunrise di Bumi Toraja: Kampung Lolai, Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan tak henti-hentinya memberikan tempat-tempat baru yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Kampung Lolai.

Di Kampung Lolai terdapat area pegunungan yang puncaknya bisa dijangkau. Dengan ketinggian 1.300 mdpl, kita bisa menyaksikan pemandangan yang sangat indah berupa hamparan awan.

Photo Via Mr.firmann

Panorama sunrise merupakan daya tarik dari Kampung Lolai. Sang fajar akan muncul dari balik awan dengan semburat jingga yang terpantul di awan. Jadi, kalau ingin melihatnya, sebaiknya Anda tiba sejak pukul 05.00 dini hari atau bahkan menginap di tenda/homestay di sekitar puncak.

Photo Via Aresjonekson
Photo Via Girihanzent

Beberapa rumah Tongkonan khas Toraja juga bisa ditemukan di sekitar puncak Lolai. Deretan rumah Tongkonan di kampung ini dinamai Tongkonan Lempe. Dan pengunjung bisa bersantai di terasnya sambil menghangatkan diri dengan secangkir kopi Toraja.

Photo Via M_rifqi_achmad
Photo Via Alexsarungallo Via Instagram

Kampung Lolai

Lokasi: Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan
Cara ke Sana:  Berjarak sekitar 20 kilometer dari Rantepao, ibu kota Toraja Utara, untuk ke Lolai pengunjung bisa mengaksesnya menggunakan kendaraan pribadi (mobil/motor) atau kendaraan umum seperti pete-pete alias angkot dengan ongkos Rp20.000 maupun ojek dengan tarif sekitar Rp30.000 – Rp40.000 sekali jalan. 

3. Pesona magis yang terpampang nyata: Batutumonga, Sulawesi Selatan

Rasanya memang rugi kalau ke Toraja hanya singgah di satu tempat saja. Ini dia satu lagi tempat di Toraja di mana Anda bisa menyaksikan pemandangan hamparan awan putih nan dramatis, namanya Batutumonga.

Photo Via Cece_chaann

Terletak di lereng Gunung Sesean, sekitar 90 menit berkendara dari Rantepao, Batutumonga menawarkan banyak keistimewaan. Mulai dari udara sejuk, atmosfer yang santai, juga panorama spektakuler yang memadukan persawahan, hutan, padang, serta Kota Rantepao di kejauhan.

Photo Via Hsbn_marco

Dan kalau ingin berlama-lama di sini, ada beberapa penginapan yang bisa Anda pilih. Salah satu yang berada di titik tertinggi adalah Mentirotiku Hotel. Dari depan kamar, terpampang nyata pemandangan yang magis.

Photo Via Hsbn_marco

Di pagi hari, semburat mentari berwarna kemerahan akan menyambut Anda dengan hamparan awan yang memukau. Jadi males pulang kan kalau begini?

Photo Via Atrik3
Photo Via Alexsarungallo Via Deedeedoo22
Photo Via Alantonapa Via Instagram

Batutumonga

Lokasi: Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan
Cara ke Sana: Dari Rantepao, Batutumonga dapat dicapai dengan dua cara, yaitu dengan menumpang angkutan umum dari Pasar Bolu atau menggunakan mobil sewaan. Perjalanan menuju Batutumonga membutuhkan waktu 30 menit-1 jam. Kewaspadaan tinggi dibutuhkan karena medan yang ditempuh memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi. Selain jalanan yang berkelok dan sempit, hanya seukuran satu mobil, sisi kiri dan kanan jalan berupa jurang menganga.


4. Merengkuh awan dari tepi kolam renang: Munduk Moding Plantation, Bali

Pernahkah Anda bermimpi untuk dapat merentangkan tangan dan menyentuh langit? Kini impian Anda dapat terwujud.

Dari tepi infinity pool sepanjang 18 meter yang terdapat di Munduk Moding Plantation Anda akan berasa seolah-olah sedang berada di sebuah negeri di atas awan.

Photo Via Ellchintya
Photo Via Aris_19

Membentang di hadapan Anda adalah hamparan awan yang menutupi perkebunan kopi di sekitarnya.

Photo Via Dotzsoh
Photo Via Curlychua
Photo Via Last Minute Detours Via Facebook

Dan yang jadi andalan dari vila ini bukan cuma pemandangan spektakulernya saja.

Dirancang oleh arsitek kenamaan Bali yang kerap meraih penghargaan, Popo Danes, interior dari akomodasi yang hanya terdiri dari Sembilan vila dan tiga buah suites  ini memiliki nuansa tradisional khas Bali yang berpadu apik dengan sentuhan modern.

Dari dalam kamar, Anda tinggal melangkah keluar melalui pintu kaca untuk dapat menikmati pemandangan menakjubkan dari perkebunan kopi yang terletak di tengah-tengah rimbunnya pepohonan.

Sepertinya tak ada tempat lain yang lebih sempurna untuk menghabiskan waktu bersama pasangan tercinta dalam suasana tenang dan romantis.

Munduk Moding Plantation

Harga mulai dari Rp1.962.612 per malam (Deluxe Suite)
Lokasi:  Jalan Raya Asah Gobleg, Banjar Dinas Asa, Desa Gobleg, Kec. Banjar, Buleleng, Bali 81162
Telepon: (0361) 700 5321 | 0811 3810 123

5. Memanjatkan permohonan sambil menyaksikan lautan awan: Puncak B29, Jawa Timur

Awalnya warga setempat menyebut dataran tinggi ini sebagai Puncak Songolikur (songolikur dalam Bahasa Jawa berarti 29), namun belakangan lebih populer dengan nama Puncak B29.

Di pagi hari, suhu di sini bisa mencapai 5 derajat celcius! Jadi, jika Anda berencana untuk berkunjung ke sini saat sunrise demi menyaksikan hamparan awan, jangan lupa bawa jaket tebal!

Photo Via Yayukmadjid
Photo Via Nafimoh93

Perjalanan menuju Puncak B29 sendiri termasuk lumayan berliku dan menantang, namun Anda tak akan merasa lelah, karena di kanan kiri disuguhi pemandangan pepohonan hijau yang bikin hati tentram.

Photo Via Andi.april_

Bagi  masyarakat Suku Tengger, Puncak B29 memiliki sejarah penting dalam kepercayaan mereka. Itulah sebabnya setiap hari Jumat Legi, banyak dari mereka yang sengaja ke sana untuk berdoa.

Photo Via Travelling_plus

Bahkan konon siapapun yang memanjatkan permintaan di Puncak B29, asalkan tulus dari dalam hati, maka bisa terkabul. Tertarik mencobanya?

Puncak B29

Tiket Masuk: Rp5.000Lokasi: Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur 67254
Cara ke Sana: Dari Malang, Anda bisa naik bis di Terminal Arjosari dengan jurusan Bali-Banyuwangi, lalu turun di Terminal Minak Koncar Lumajang (tarifnya sekitar Rp50.000). Dari Terminal Minak Koncar ada dua pilihan transportasi untuk menuju Desa Argosari. Anda bisa memilih naik mobil L-300 atau menghubungi Pokdarwis Desa Argosari di nomor 0853 3600 6579 untuk dijemput menggunakan ojek (Rp60.000). Jika membawa mobil sendiri bisa diparkir di Desa ARgosari lalu lanjutkan dengan ojek, namun kalau Anda membawa motor sendiri maka bisa naik terus hingga ke puncak.  

6. Panorama spektakuler sepanjang hari: Bukit Banyon, Jawa Timur

Berkunjung ke bukit di ketinggian 1.175 mdpl di Kabupaten Trenggalek ini, mata Anda bakal dimanjakan keindahan alam selama 24 jam!

Dari matahari terbit, pesona negeri atas awan, pemandangan sunset, sampai malam bermandikan kemilau cahaya semua bisa dinikmati tanpa harus berpindah tempat.

Waktu terbaik untuk menyaksikan sunrise adalah sekitar pukul 05.30, sedangkan panorama negeri atas awan bisa dinikmati antarai pukul 05.00 hingga pukul 08.00.Bahkan kalau malam sebelumnya hujan, pemandangan awannya bakal lebih tebal lagi.

Photo Via Im_tohari,Achmad_syafii_m

Kalau belum cukup puas, menjelang senja Anda bakal dibuat terpukau oleh sang surya yang beranjak turun ke peraduan. Bagaimana saat malam tiba? Well, di kejauhan lampu dari kawasan pemukiman menyuguhkan daya tarik tersendiri yang memikat.

Photo Via Rendy_agastyaga,Bella.lisna_

Jadi, jam berapapun Anda datang pastinya nggak bakalan kecewa deh!

Bukit Banyon

Lokasi: Perbatasan Desa Widoro dan Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kab. Trenggalek, Jawa Timur
Cara ke Sana: Dari pusat Kota Trenggalek, ambil jalur arah Kecamatan Gandusari-Kampak. Jika sudah menjumpai Pasar Gandusari, belok kiri sekitar 1 km lalu belok ke selatan mengikuti jalanan sampai puncak. Bisa diakses dengan kendaraan pribadi (mobil) lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki atau menyewa motor (Rp35.000). 

7. Berdiri lebih tinggi dari awan: Buntu Liarra, Sulawesi Barat

Seperti apa ya rasanya menjadi dewa-dewi Yunani yang selalu digambarkan tinggal di kerajaan di atas awan? Kalau penasaran, segera saja meluncur ke Buntu Liarra.

Destinasi wisata baru yang tengah viral ini terletak di Mamasa, Sulawesi Barat. Mamasa merupakan kabupaten berada di wilayah pegunungan. Masyarakatnya sering dianggap sebagai orang gunung, karena memang hampir di seluruh batas wilayahnya merupakan dataran tinggi.

Berada di puncak pegunungan Liarra dengan hamparan awan yang terlihat lebih rendah dari puncak, membuat Anda seolah berada di atas awan.

Photo Via Rojali_blues

Gugusan awan putih yang dihiasi pancaran sinar matahari di balik awan melahirkan lanskap alam yang begitu indah dipandang mata.

Photo Via Mardianto_demmattayan

Sekadar informasi, pemandangan hamparan awan biasanya hanya bisa dinikmati sekitar pukul 04.00 hingga 09.00, atau pukul 16.00 hingga malam hari.

Oh ya, karena di sini belum ada fasilitas apa-apa – termasuk tempat sampah – jangan lupa untuk membawa kembali sampah Anda pada saat turun. Kalau bersih kan lebih enak dilihat!

Buntu Liarra

Lokasi: Desa Talimbung, Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat 91366
Cara ke Sana: Untuk mencapai Buntu Liarra dibutuhkan waktu sekitar 25 menit dari ibu kota Kabupaten Mamasa dengan menggunakan sepeda motor menuju Desa Balla Peu. Lalu lanjutkan perjalanan dengan trekking menuju puncak Gunung Liarra yang berada di Desa Talimbung sekitar 20 menit.

8. Panorama perbukitan hijau awan putih yang berarak: Bukit Panguk Kediwung, Yogyakarta

Keindahan pemandangan alam di tempat ini sulit dijelaskan dengan kata-kata. Pokoknya, Anda harus datang sendiri ke sini untuk membuktikannya.

Untuk bisa menyaksikan keindahan panorama tersebut, telah dibuat dek dari bambu di mana Anda bisa berfoto-foto. Namun untuk menuju ke atas sana perjalanan yang harus ditempuh lumayan berliku dan melelahkan.

Photo Via Sawung_bagas,Tunggalsatuajak
Photo Via Fdevena

Setibanya di atas, segenap usaha Anda akan terbayar lunas oleh keindahan yang ditawarkan Bukit Panguk Kediwung!

Photo Via Mita_oci
Photo Via Ihsanudn

Bukit Panguk Kediwung, Dlingo

Tiket Masuk: Motor Rp2.000, Mobil Rp5.000Lokasi: Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul, D.I. Yogyakarta 55783.
Jam Operasional: 05.00 – 18.00
Cara ke Sana: Dari pusat kota Jogja, tempat ini bisa diakses menggunakan mobil atau motor. Pergilah menuju arah Imogiri, lalu dilanjutkan menuju ke Dlingo (Kebun Buah Mangunan). Setibanya di Dlingo, Anda dapat bertanya pada warga sekitar arah menuju Kediwung lalu ikuti petunjuk arah yang tersedia. Rutenya termasuk ekstrem, karena Anda akan melalui banyak tanjakan dan turunan. 

9. Menyaksikan sunset dari gerbang surga: Pura Lempuyang Luhur, Bali

Bisa dibilang, di sinilah Anda bisa menyaksikan panorama sunset paling wow di Bali.

Berdiri di puncak tertinggi Gunung Lempuyang, untuk menuju ke sini Anda harus mendaki ratusan anak tangga dengan waktu tempuh sekitar 20 menit dari pintu masuk.

Setibanya di puncak, Anda akan merasa seolah tengah berada di sebuah negeri di atas awan! Jika udara sedang cerah, view pegunungan, Kota Amlapura, Pantai Amed dan Gunung Agung nan megah pun terlihat jelas. Sungguh keindahan yang sulit digambarkan dengan kata-kata.

Photo Via Jordhammond

Dan begitu masuk waktu senja, panorama sunset, Gunung Agung, gumpalan awan serta semburat cahaya keemasan tampak laksana mahakarya indah yang terbingkai oleh gapura Candi Bentar.



Photo Via _ekasatya,Princejhonz
Photo Via Diegotvh

Pura Lempuyang Luhur

Tiket Masuk: Sukarela. Dari area parkir, Anda diwajibkan untuk menggunakan kendaraan antar-jemput khusus untuk memasuki area pura. Ongkos untuk kendaraan tersebut adalah Rp40.000 per orang PP.
Lokasi: Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali
Cara ke Sana: Dari Denpasar, lokasi pura ini dapat dicapai melalui kawasan wisata Candidasa melewati Kota Amlapura menggunakan mobil atau motor dengan waktu tempuh sekitar 2 jam berkendara. Alternatif jalur lainnya adalah melalui Kecamatan Selat Karangasem, melalui Kota Semarapura lalu ambil arah jalan ke Besakih. 
Jam Operasional: 09.00 – 18.00

Catatan: Anda diwajibkan untuk mengenakan sarung saat memasuki kawasan pura. Jika tidak membawa sarung sendiri, Anda dapat menyewanya di lokasi dengan harga Rp10.000.

10. Tempat terbaik menyaksikan Golden Sunrise: Gunung Prau, Jawa Tengah

Memang, matahari terbit bisa dinikmati di mana saja. Namun semua yang pernah berkunjung ke sini sepakat bahwa sunrise di Gunung Prau termasuk yang paling indah di Indonesia.

Photo Via Amronfikri

Tak hanya matahari terbit dan tenggelam saja, gunung dengan ketinggian 2.590 mdpl ini juga menawarkan pemandangan galaksi Bimasakti di malam hari.

Kabar baiknya, Gunung Prau termasuk gunung yang cocok didaki oleh pendaki pemula – yang penting siapkan kondisi fisik, pakaian hiking, dan juga persediaan bekal dan obat-obatan, maka Andapun bisa mencapai puncak Gunung Prau dari Dieng selama 2 – 2,5 jam saja.

Photo Via Graciellasni
Photo Via Liyanzhao_hd
Photo Via Damar Trijati Via YouTube

Pendakian pun tak terasa membosankan, karena pemandangan yang disajikan benar-benar menawan. Di kanan dan kiri terlihat pertanian masyarakat sekitar yang berada di lereng yang curam.

Ingin tahu sesuatu yang keren? Jika Anda mengitari menara yang ada di Gunung Prau, maka Anda telah menginjakkan kaki di 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Kendal, Banjarnegara, Wonosobo, Batang, dan Temanggung!

Catatan: Gunung Prau secara berkala ditutup pada awal tahun untuk pemulihan ekosistem, tepatnya antara tanggal 5 Januari sampai 5 April. 

Gunung Prau

Tiket Masuk: Rp15.000Lokasi: Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah 56354. 

11. Keelokan yang menghipnotis: Bukit Cumbri, Jawa Tengah

Tak mengherankan rasanya kalau Bukit Cumbri (atau Cumbri Hill) menjadi sangat populer di social media. Lihat saja sendiri!

Meskipun ‘hanya’ berada di ketinggian 638 mdpl, namun bukit yang berada di pinggiran kota Wonogiri ini mampu menyuguhkan sensasi bak negeri di atas awan.

Photo Via Buang.waktu_

Namun untuk menuju ke puncaknya bukan perkara mudah, karena Anda harus trekking dengan medan yang lumayan menantang dan tanjakan curam. Setelah mendaki sekitar satu jam, maka Andapun tiba di sebuah formasi batu unik di atas bukit dan dikelilingi pemandangan serba hijau serta gulungan alam.

Photo Via Sitoy__
Photo Via Totok-yogaswara

Hal yang paling susah dihindari adalah menahan diri untuk tidak selfie selama pendakian. Pasalnya, setiap sudut Bukit Cumbri adalah keindahan!

Bukit Cumbri

Lokasi: Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57695
Telepon: 0813 2650 5957
Cara ke Sana: Ada beberapa rute yang bisa Anda pilih untuk menuju Bukit Cumbri. Pertama dari Solo melalui rute  Solo – Wonogiri – Purwantoro – Desa Biting. Rute yang kedua yakni melalui Madiun – Ponogoro – Sampung – Pager Ukir. Lalu parkirkan kendaraan (mobil/motor) di areal parkir yang tersedia, kemudian lanjutkan dengan trekking selama kurang lebih satu jam. Koordinat di sini.

12. Negeri di Atas Awan Gunung Luhur di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak di dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Destinasi wisata menarik ini pertama kali ditemukan oleh para pekerja yang sedang melakukan perbaikan jalan provinsi pada daerah Lebak Utara dan Selatan pada bulan September 2018.


Hal tersebut memunculkan rasa penasaran warga sekitar untuk mendatangi tempat tersebut kemudian difoto dengan tampilan hamparan awan yang menyelimuti Desa Citorek untuk diunggah ke sosial media hingga pada akhirnya viral. Adanya unggahan viral tersebut banyak para wisatawan yang mulai mengunjungi dan menjulukinya dengan wisata negeri di atas awan Lebak Banten.

2. Lokasi

Alamat Negeri di Atas Awan Lebak Banten ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten.

3. Rute ke Negeri di Atas Awan Lebak Banten

Untuk menuju ke wisata alam ini dari Ibukota Lebak Rangkasbitung membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dengan jarak tempuh 78 km. Dari Rangkasbitung mengarah ke Cipanas - Lebak Gedong - Citorek hingga Gunung Luhur.

Sedangkan, untuk mencapai puncak Gunung Luhur, kamu bisa melalui dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua atau roda empat, tanpa perlu mendaki nih Detikers.

4. Waktu Kunjungan

Sebelum kamu pergi menikmati keindahan hamparan awan, ada baiknya kamu datang berkunjung pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Hal itu memungkinkan buat kamu untuk menikmati momen pemandangan indah di sana.

Tak hanya itu, waktu terbaik lainnya juga saat cuaca cerah ya karena jika saat hujan turun maka pemandangan akan tertutup dengan kabut tebal.

5. Fasilitas dan Biaya

Faktanya, fasilitas di tempat wisata ini sudah memadai dengan adanya penginapan loh. Penginapan tersebut disediakan dengan harga yang cukup terjangkau sekitar Rp 150.000/malam.


Tapi, jangan khawatir jika tidak ingin menginap, kamu bisa menyewa sebuah tenda dengan biaya sekitar Rp 80.000. Atau kamu cukup membawa tenda pribadi dan menyewa lahan sebesar Rp 30.000.

Untuk memasuki kawasan puncak Gunung Lahar kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000/orang.

loading...

1 komentar:

  1. Admiring the commitment you put into your website and in depth information you offer. It's great to come across a blog every once in a while that isn't the same outdated rehashed information. Wonderful read! I've saved your site and I'm adding your RSS feeds to my Google account.

    Tallerdelpoeta.com

    ReplyDelete