Apr 22, 2018

Google Siapkan "Chat" Pesaing WhatsApp

Kepopuleran dan kesuksesan WhatsApp sebagai layanan pesan singkat dengan jumlah pengguna terbesar di dunia rupanya bikin Google iri dan terinpsirasi untuk membuat layanan yang serupa.

Saat ini Google sedang menyiapkan layanan pesan singkat terbaru yang akan nantinya menjadi pesaing dari WhatsApp.

Laman Mirror memberitakan bahwa layanan pesan singkat yang akan diboyong Google ke penggunanya akan memiliki nama “Chat”.

Kendati sudah memiliki nama, Google belum membuatkan aplikasinya untuk layanan pesan singkat bernama “Chat” tersebut. Demikian JawaPos.com kutip pada Sabtu (21/4/2018).

Bukan hanya menjadi pesaing WhatsApp yang bisa digunakan berbagai platform seperti Apple iOS, Android bahkan website di personal computer (PC). “Chat” disebut-sebut secara khusus menjadi penantang layanan pesan singkat sejenis yang dibuat Apple yakni iMessage.

Google “Chat” kabarnya akan menggunakan teknologi rich communication service (RCS). RCS sendiri merupakan sebuah standar baru dalam layanan pesan singkat yang akan menggantikan layanan short message service (SMS) konvensional dalam sebuah ponsel.

Teknologi RCS sendiri sudah populer beberapa waktu silam. Kemudian sejumlah operator telekomunikasi telahmenyatakan bergabung dalam teknologi tersebut. lainnya dua distributor sistem operasi, yaitu Google dan Microsoft juga akan menggunakan teknologi ini untuk layanan pesan singkatnya.

Nantinya, layanan pesan singkat yang dibawa Google “Chat” akan tersedia di aplikasi Android Messages dan membutuhkan sejumlah sinkronisasi untuk diakses dari perangkat non-ponsel seperti Facebook, dan beberapa jejaring sosial lainnya termasuk WhatsApp.

Bukan kali pertama Google hadir dengan layanan pesan singkat, sebelumnya ada juga Google Allo yang memiliki fitur sejenis. Namun dengan dikembangkannya Google “Chat”, raksasa teknologi asal Mountain View, California, Amerika Serikat (AS) ini harus menghentikan sementara waktu layanan dan pengembangan Google Allo.

Melalui skema layanan pesan singkat yang ditawarkan Google, dijelaskan bahwa Google ‘Chat’ mudah diretas oleh hacker. Hal tersebut dikarenakan Google “Chat” bukan merupakan platform end-to-end seperti WhatsApp.

Belum jelas kabar kapan Google akan meluncurkan aplikasi “Chat” nya itu. Hal tersebut lantaran Google tidak mungkin bekerja sendirian untuk merealisasikan aplikasi tersebut. Sebab dibutuhkan dukungan dari provider telekomunikasi untuk mendukung Google “Chat” untuk dapat meluncur. Sejumlah provider lokal seperti Vodavone dan T-Mobile disebut sudah bekerja sama dengan Google, dan sejumlah operator lainnya menyusul dalam waktu dekat. 
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...