Apr 4, 2018

8 Makhluk Mitologi yang Terkenal Dalam Agama Islam

Agama Islam muncul pada abad ketujuh dan setelah berkembang ke seantero jazirah Arab orang-orang yang baru masuk Islam masih mewarisi pengaruh dari Mitologi Arab pra-Islam maupun Mitologi pra-Yahudi dan Mitologi pra-Kristen dalam memahami ajaran Al-Quran maupun Hadits Nabi Muhammad.

Makhluk mitologi selalu berkaitan dengan asal usul suatu tempat atau bangsa yang diceritakan sebagai dongeng, legenda atau cerita rakyat tentang makhluk yang berbeda dengan manusia, baik dari segi fisik maupun kemampuannya.

Kisah mitologi selalu berkaitan dengan asal muasal suatu bangsa pada masyarakat kuno sebagai dongeng suci, legenda cerita rakyat tentang penguasa ghaib, kerajaan makhluk halus dan dipercaya kebenarannya. Mitos Makhluk-makhluk Mitologi pun tidak hanya tumbuh di Yunani dan Romawi saja.

Tapi kisah makhluk mitologi juga muncul di beberapa ajaran agama, salah satunya agama Islam. Makhluk mitologi Islam ini diceritakan dan pernah disebutkan dalam kitab suci Islam dan beberapa Hadist.

Tapi, dalam ajaran agama Islam, ketika kisah “mitologi” ini bersinggungan dengan akidah, maka harus diyakini dalam bentuk keimanan. Lantas, seperti apa saja makhluk mitologi yang pernah disebut dalam kitab suci Islam dan Hadist-NYA? berikut ulasannya

Berikut adalah 7 Makhluk Mitologi yang Terkenal Dalam Agama Islam, seperti dikutip dari paling-unik.com.


1. Buraq

Buraq atau “cahaya atau kilat” adalah sesosok makhluk tunggangan ajaib, yang membawa Nabi Muhamad SAW dari Masjid al-Aqsa menuju Mi’raj ketika peristiwa Isra Mi’raj. Makhluk ini diciptakan Allah tebuat dari cahaya. Dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah “buraq” yang diartikan sebagai “Binatang kendaraan Nabi Muhammad Saw”, dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan.

Dalam pemakaian umum, “buraq” itu berarti burung cendrawasih, yang oleh kamus diartikan dengan burung dari sorga (bird of paradise). Sebenarnya “buraq” itu adalah istilah yang dipakai dalam Al Qur’an dengan arti “kilat” termuat pada ayat 2/19, 2/20 dan 13/2 dengan istilah aslinya “Barqu”.

 2. Dabbat al-Ard

Dabbat al-Ard adalah sebuah frasa yang berarti binatang buas (monster) yang muncul dari perut bumi. Dalam Islam binatang ini sebagai salah satu tanda sebelum datangnya Hari Penghakiman. Binatang ini akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, setelah peristiwa Matahari terbit dari Barat, ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabbat al-ard ini akan membawa tongkat Nabi Musa dan cincin Nabi Sulaiman.

Ibnu Jurayj mengatakan bahwa Ibnu Zubair menjabarkan binatang ini dengan rinci, “Kepalanya seperti kepala kerbau, matanya seperti mata babi, telinganya seperti telinga gajah, tanduknya seperti tanduk rusa jantan, lehernya seperti leher burung unta, dadanya seperti dada singa, warna kulitnya seperti warna kulit harimau, panggulnya seperti panggul kucing, ekornya seperti ekorbiri-biri jantan dan kakinya seperti kaki unta. Di antara sepasang persendiannya sejarak 12 ukuran garis lurus”.

 3. Ya’juj dan Ma’juj

Ya’juj dan Ma’juj adalah sebutan kepada suatu bangsa yang muncul di akhir zaman, yang memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi. Kisah tentang kaum ini terdapat dalam ajaran agama Yahudi, Kitab Kejadian umat Kristen dan kitab suci umat Islam, Al-Qur’an. Mengenai sekelompok manusia Ya’juj dan Ma’juj dalam tradisi religius digambarkan dalam istilah yang ambigu (tidak jelas).

Ada yang menyebutnya sebagai bentuk manusia, mahkluk berbentuk raksasa, suatu bangsa atau negeri. Ya’juj dan Ma’juj juga muncul dalam banyak mitos dan cerita rakyat di banyak negara. Ya’juj dan Ma’juj adalah dua bangsa yang sangat besar jumlahnya. Mereka masih keturunan Adam, sebagaimana di jelaskan dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim.

Walaupun mereka dari jenis manusia keturunan Adam, namun mereka memiliki sifat khas yang berbeda dari manusia biasa. Ciri utama mereka adalah perusak dan jumlah mereka yang sangat besar sehingga ketika mereka turun dari gunung seakan-akan air bah yang mengalir, tidak pandai berbicara dan tidak fasih, bermata kecil (sipit), berhidung kecil, lebar mukanya, merah warna kulitnya seakan-akan wajahnya seperti perisai dan sifat-sifat lain.

 4. Imam Mahdi

Imam Mahdi atau Muhammad al-Mahdi, “Seseorang yang memandu” adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat. Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Baca Juga:  Heboh Penampakan Hantu di Stasiun
Dalam hadist yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezaliman, hingga satu demi satu kedzaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya. Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka raja kezaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi serta pengikutnya.

 5. Dajal

Dajal adalah seorang tokoh kafir yang jahat dalam Eskatologi Islam, ia akan muncul menjelang Kiamat. Dajjal pembawa fitnah di akhir zaman, menurut Al-hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sejak Allah swt menciptakan Nabi Adam a.s. sampai ke hari kiamat nanti, tidak ada satu ujian pun yang lebih dahsyat daripada Dajjal”.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan para pengikutnya untuk membaca dan menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajjal, dan kalau bisa berlindung di kota Madinah dan Mekkah, karena Dajjal tidak akan pernah bisa masuk kota tersebut yang dijaga oleh para malaikat.

Rasulullah juga mengingatkan para pengikutnya untuk berdoa, “Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari bencana Dajjal.” Dia juga menyatakan tidak ada musibah yang lebih hebat daripada bencana yang ditimbulkan Dajjal sejak penciptaan Nabi Adam hingga Hari Kebangkitan.

 6. Azazil

Azazil adalah nama asli dari Iblis yang merupakan bapak dari bangsa jin. sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa nama asli Iblis adalah al-Harits. Menurut syariat Islam, Azazil adalah pemimpin kelompok syaitan dari kalangan jin dan manusia. Menurut keyakinan agama Islam bahwa sebelum diciptakannya Adam, Azazil pernah menjadi Imam para Malaikat (Sayyid al-Malaikat) dan Khazin al-Jannah (Bendaharawan Surga).

Sebelum dilaknat oleh Allah, Azazil memiliki wajah rupawan cemerlang, mempunyai empat sayap, banyak ilmu, terbanyak dalam hal ibadah serta menjadi kebanggaan para malaikat dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyyuun dan masih banyak lagi. Setelah ia enggan untuk bersujud kepada Adam, Allah mengubahkan mukanya pada asalnya yang sangat indah cemerlangan menjadi bentuk seperti babi hutan.

Allah mengubah kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai. Azazil diberi umur hingga hari akhir kiamat. Dengan janji untuk menyesatkan manusia sebanyak mungkin dan menemaninya di neraka Jahannam kelak.

 7. Anqa’

Anqa’ adalah seekor burung besar misterius dalam mitologi Islam. Burung itu disebutkan namanya dalam buku karya Zakariya al-Qazwini yang berjudulʿAja’ib al-Makhluqat wa-Ghara’ib al-Mawjudāt (Makhluk-makhluk Ajaib dan Hal-hal Aneh yang Ada).

Burung raksasa ini pernah dikisahkan oleh al-Kisa’i, bahwa burung tersebut pernah ada pada zaman Nabi Hanzhalah dengan umatnya yang disebut Ashab ar-Rass, ia berhasil membunuh burung ini dengan cara meminta do’a kepada Tuhan untuk mematikan dan memutuskan keturunannya. Burung ini sering di identikkan dengan burung Simurgh dari Persia dan Phoenix dari Mesir kuno.

Menurut manuskrip kuno berupa teks Arab kuno dari Timur Tengah, legenda burung kolosal ini dikisahkan memiliki tubuh sangatlah besar, sehingga sanggup membawa seekor gajah dengan cakarnya yang tajam. Sumber-sumber kuno ini menjelaskan bahwa burung Anqaʾ pernah dipercaya sebagai makhluk mulia yang diciptakan oleh Tuhan.

Al-Kisa’i mengisahkan bahwa burung ini tinggal di sebuah gunung tinggi yang bernama Gunung Falaj. Apabila burung itu terbang, maka ia sanggup menutup matahari seperti awan. Bulunya memiliki warna yang sangat banyak, lehernya seperti leher unta, memiliki empat sayap, dua panjang serta dua lagi ukurannya lebih pendek.

8. Jin Ifrit

Ifrit adalah nama jin yang dikenal sebagai salah satu pimpinan dari para jin. Seperti layaknya dalam sosial manusia, jin juga mempunyai kehidupan sosial. Oleh sebab itu dalam dunia jin juga mempunyai sistem sosial seperti halnya pada manusia. Sedangkan Ifrit tersebutlah pemimpin dari bangsa Jin tersebut. Istilah Ifrit juga dijelaskan dalam Al Qur’an yaitu pada kisah Nabi Sulaiman akan memindahkan istana Ratu Bulqis. Maka Jin Ifrit inilah yang menyatakan kesanggupannya untuk memindahkannya.

Namun kesanggupan Jin tersebut masih dikalahkan dari kesanggupan ulama manusia yang sanggup memindahkan istana dalam hitungan detik. Ada juga yang berpendapat bahwa Ifrit adalah suatu klan/ras dari bangsa Jin, seperti halnya suku atau klan pada bangsa manusia. Mereka kesemuanya menjadi pemimpin dari suku atau klan yang lainnya.

Dan ada juga yang mengatakan bahwa Ifrit itu adalah sebtan untuk jin yang menjabat sebagai raja dalam komunitas jin. Menurut beberapa sumber, Ciri-cirinya adalah bertubuh besar dan tinggi dengan mengenakan pakaian kebesaran seperti seorang raja. 
Artikel Terkait

1 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...