Apr 29, 2018

7 Tips Lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

Peluang para siswa untuk lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan hilang jika calon pendaftar kurang persiapan. Dari tahun ke tahu, persaingan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) semakin ketat.

Agar peluang diterima SNMPTN semakin besar, silakan simak beberapa tips berikut.

Berikut tips yang dirangkum dari berbagai sumber dan ristekdikti.go.id:

1. Pencapaian nilai yang relevan dengan jurusan

Nilai rapor dari semester 1 sampai 5 memang jadi pertimbangan jika ingin lolos SNMPTN. Nilai rapor harus stabil atau meningkat. Namun, nilai mata pelajaran yang relevan dengan jurusan juga jadi bahan pertimbangan, sehingga perlu lebih digenjot. Mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris sudah jadi tuntutan bagi semua jurusan, tapi masing-maing memiliki mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan.

Untuk jurusan IPA, mata pelajaran yang relevan seperti, Biologi, Fisika dan Kimia. Untuk IPS seperti Geografi, Ekonomi dan Sosiologi. Sedangkan untuk jurusan Bahasa yakni mata pelajaran Sastra Indonesia, Antropologi, dan satu bahasa asing. Untuk SMK, nilai baik dituntut untuk kompetensi keahlian yang diambil.

2. Prestasi yang sesuai jurusan

Selain nilai bagus, pendaftar SNMPTN juga dituntut memiliki prestasi yang bagus pula. Akan jadi nilai plus saat pendaftar memiliki prestasi yang relevan dengan jurusannya misalnya, pendaftar jurusan IPA memiliki prestasi dalam olimpiade sains.

Pendaftar juga perlu memperhatikan petunjuk teknis terkait protofolio. Portofolio ini bisa meliputi berbagai bidang termasuk bidang Pendidikan Jasmani dan Olahraga, bidang Teater dan Seni Pertunjukan serta bidang Musik dan Karawitan. Untuk info selengkapnya, pendaftar bisa mengakses situs SNMPTN 2018.

3. Perhatikan daya tampung dan pendaftar tahun lalu.

Pendaftar harus memperhatikan daya tampung jurusan, departemen atau prodi yang diinginkan. Untuk berpeluang besar lolos, perhatikan daya tampung pendaftar atau peminat pada tahun lalu. Semakin banyak daya tampungnya dan sedikit pendaftarnya, maka peluang diterima lebih besar.

4. Cerdas pilih jurusan.

Selain memperhatikan daya tampung, pendaftar harus menentukan jurusan yang diinginkan. Pendaftar diharapkan tidak memilih jurusan yang menyimpang dari jurusan sekolahnya. Hal itu membuat peluang semakin tipis.

Kadang pendaftar terjebak pada pemilihan program studi di universitas. Langkah awal yang bisa dilakukan yakni eksplorasi berbagai program studi dan PTN yang tersedia. Dilansir dari laman Ditjen kelembagaan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi, Kemenristekdikti, pendaftar diharapkan tidak mengambil program studi yang menyimpang dari jurusan. Jika menyimpang, misal jurusan IPA kemudian mengambil prodi dari bidang sosial, maka kesempatan lolos akan semakin tipis.

Saat pendaftaran, individu dapat memilih maksimal 3 prodi dan maksimal 2 kampus. Satu kampus maksimal dua prodi. Jika memilih dua kampus, maka salah satunya harus di provinsi yang sama dengan asal sekolah. Berbeda jika hanya memilih satu kampus, maka tak ada ketentuan lokasi.


5. Jumlah alumni.

Alumni juga dapat menjadi faktor peluang lolos SNMPTN. Perhatikan jumlah alumni yang lulus PTN tahun sebelumnya.

Jika anda mendaftar di universitas dan jurusan dan banyak alumni dari sekolah yang diterima, biasanya bisa mencitptakan sedikit peluang agar anda lulus SNMPTN.

6. Ngobrol dengan senior

Pendaftar bisa berkonsultasi dengan senior yang masuk perguruan tinggi impian plus mereka yang masuk dengan jalur SNMPTN. Cari tahu pengalaman mereka, gali tips dan trik sehingga mereka bisa lolos.

7. Jangan lupa berdoa.

Setelah melakukan segala usaha dan upaya, langkah terakhir adalah berdoa. Berdoalah terus menerus agar dimudahkan segala urusan dan dimudahkan untuk lulus SNMPTN.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...