Apr 7, 2018

27 Tanda Orang akan Meninggal

Bagaimana tanda-tanda orang akan meninggal berdasarkan ajaran agama Islam dan dari kacamata medis?
Adakah perbedaan tanda-tanda orang akan menemui ajal dari sisi agama Islam dan sisi medis?

Silakan simak penjelasannya secara lengkap berikut ini :

15 Tanda-tanda Kematian Ini Bisa Dilihat 6 Bulan Sebelum Ajal

Seperti dikutip dari laman cahayamuslim.com dari artikel tentang tata cara perawatan kesehatan di situs 39yst.com, diulas terkait 15 tanda-tanda menjelang kematian seseorang.

Tanda-tanda kematian seseorang tersebut terlihat dalam kurun waktu enam bulan sebelum ajal menjemput.

Berikut 15 tanda-tanda seseorang menjelang kematian:

1. Udara napas yang dihembuskan terasa dingin di telapak tangan.

Umumnya hembusan napas yang normal seseorang akan terasa panas/hangat ketika dihembuskan di telapak tangan.

Namun, hembusan napas ini justru sebaliknya terasa dingin/sejuk.

2. Dalam manik mata orang lain tidak bisa melihat bayangan kita sendiri.

Umumnya bayangan siapa saja bisa dilihat, tapi orang yang menjelang ajal tidak akan bisa melihatnya.

3. Pelemahan pada empat anggota tubuh, empat anggota tubuh terasa nyeri tak tertahankan.

4. Warna tinja menjadi putih.

5. Gigi menjadi esktrim kering dan hitam.

6. Telinga menjadi lisut dan kusam.

7. Hidung menjadi miring.

8. Bisa melihat bintang pada siang hari, sedangkan orang lain tidak bisa melihatnya.

9. Mata tidak terasa silau ketika menatap matahari.

Tentu saja Matahari di siang hari, bukan matahari yang baru terbit dari ufuk timur, mata orang lain merasa silau.

Namun, ia bisa menatap matahari siang itu dengan tenang dan tidak menyilaukan matanya.

10. Air kencing menjadi asam.

Tercium aroma asam dari urinnya yang tajam menusuk.

11. Tidak bisa melihat bayangan sendiri.

Tidak peduli apakah di bawah pancaran sinar matahari, atau di bawah sinar bulan, tapi ia tidak bisa melihat bayangannya sendiri, tidak ada lagi bayangannya.

12.Garis-garis atau kerut di dahinya membengkak.

13. Muncul bintul-bintul merah di daerah di bawah pusar.

14. Pada titik Yongquan (terletak di 1/3 tengah kaki dari ujung atas) dan titik Yintang (terletak di batang hidung, pertengahan jarak ujung alis mata), terasa nyeri/sakit seperti ditusuk jarum.

Jika ada gejala seperti yang disebutkan pada nomor 13 dan 14, ini akan cukup fatal.

15. Emosional yang kerap berubah-ubah tidak menentu.

Fluktuasi (emosional) yang tidak biasa dan tanpa sebab yang jelas, tidak dapat mengendalikan diri.

Munculnya tanda-tanda ini, dimana salah satu diantaranya itu menyiratkan kemungkinan besar akan pergi selamanya dalam enam bulan ke depan, terutama nomor 13 dan 14, jika ada tanda-tanda seperti ini, maka usia hidup hanya akan berlangsung sekitar tiga hari di muka Bumi.


12 Tanda Orang Akan Menemui Ajal dari Kacamata Medis

Kematian adalah sebuah takdir yang sudah dikehendaki oleh Tuhan. Tak ada satupun yang dapat menebak umur manusia, karena itu merupakan rahasia Illahi.

Namun, dunia medis bisa mendeteksi ketika seseorang yang sedang sakit sudah mendekati kematian. Ternyata, hal itu bisa diketahui melalui ciri-ciri fisik.

1. Aliran darah melambat

Karena aliran darah bermasalah, kulit akan terlihat seperti berbintik-bintik dan mengalami perubahan warna. Bintik dan warna kebiruan pada kulit yang terlihat di bagian atas tubuh, yaitu dari pinggul hingga kepala, mencirikan tanda kematian yang lebih dekat dibandingkan dengan perubahan yang terlihat di bagian bawah tubuh.

2. Menurunnya aliran darah di serebral otak

Kondisi ini mengakibatkan seseorang mengalami penurunan tingkat kesadaran. Juga merasa mengantuk terus menerus dan terkadang mengalami disorientasi (linglung).

Jika orang terkasih mengalami ini, maka biarkan ia beristirahat. Namun, tetap pantau kondisinya, siapa tahu ia membutuhkan pertolongan.

3. Penurunan output jantung dan volume cairan dalam pembuluh darah

Dalam kondisi ini seseorang terkadang mengalami takikardia, atau detak jantung di atas normal saat beristirahat. Jika orang normal berdetak 60-100 kali per menit, maka orang yang mengalami takikardia umumnya lebih dari 100 detak per menit.

Selain itu, kondisi ini juga mengakibatkan seseorang mengalami hipotensi atau tekanan darah rendah yang bisa mengakibatkan kegagalan organ.

4. Penurunan fungsi pada sistem kemih

Pada kondisi ini, seseorang mungkin akan mengalami inkontinensia urine atau mengompol. Anda perlu menjaga orang terkasih agar tetap bersih dan kering. Pakaikan popok untuk menghindari penggantian celana yang terlalu sering yang mungkin membuatnya tidak nyaman.

5. Perubahan selera makan

Pada kondisi ini, biasanya orang yang sakit keras akan mengalami penurunan selera makan dan minum. Hal ini akan berakibat pada penurunan berat badan dan dehidrasi. Jika seseorang mengalami hal ini, jangan memaksanya untuk makan atau minum. Akan tetapi, tetap pantau asupan makanan dan cairan agar tetap tercukupi.

6. Kesulitan makan

Biasanya seseorang di situasi ini akan mengalami beberapa kesulitan saat makan seperti makanan tidak ditelan, tersedak, dan batuk-batuk setelah makan. Solusinya, Anda bisa memberi orang terkasih makan-makanan lunak atau makanan yang telah dihaluskan agar makanan lebih mudah dicerna.

7. Perubahan pada kulit
Perubahan pada kulit bisa berupa bintik-bintik atau perubahan warna. Biasanya, muncul bercak kehijauan atau merah gelap yang terdapat di belakang lengan atau kaki.

8. Luka dekubitus
Luka dekubitus yaitu titik nyeri yang muncul pada tubuh akibat tekanan yang terlalu besar yang terjadi pada satu area tertentu. Bintik-bintik merah yang muncul pada tonjolan tulang merupakan tanda pertama luka dekubitus. Meringankan tekanan pada luka dengan memiringkan tubuh pasien bisa menjadi solusi.


9. Gangguan sistem pernapasan
Adanya retensi sekret pada faring atau saluran pernapasan bagian atas. Biasanya ditandai dengan suara napas yang berisik walaupun tidak sedang mengalami batuk. Tidur dengan posisi memiringkan kepala bisa menjadi salah satu solusi.

Anda juga bisa menaruh bantal kecil yang empuk di belakang leher untuk mengganjal kepalanya.

10. Sesak napas

Jika orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka Anda bisa memberikan oksigen sebagai alat bantu napas.

11. Mengalami cheyne-stokes respirations
Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pola pernapasan yang sangat tidak teratur. Terkadang napas bisa sangat dalam dan cepat, tetapi selanjutnya justru sangat dangkal dan lambat. Bahkan seseorang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami henti napas selama beberapa waktu. Sering kali kondisi ini berlangsung antara 30 detik hingga 2 menit.

Mengarahkan kipas yang anginnya tidak terlalu kencang ke arah pasien bisa membantu meringankan gejala yang dirasakan. Keluarga juga perlu tahu bahwa kondisi ini normal terjadi di masa-masa kritis menjelang kematian.

12. Perubahan pada fase menjelang kematian
Secara keseluruhan, seseorang yang berada dalam fase ini akan terlihat sangat lemah dan lelah. Akibatnya, orang tersebut akan tidur dalam jangka waktu yang lebih lama.

Selain itu, seseorang juga akan mengalami kelinglungan terhadap waktu, lingkungan sekitar, bahkan orang-orang terdekatnya. Terkadang, bahkan pasien bisa terlihat seperti orang yang sedang koma.

Tak jarang, seseorang yang berada di fase ini juga akan mengatakan bahwa ia bertemu dengan orang yang telah meninggal atau mendatangi tempat-tempat asing yang tidak biasanya dilihat oleh orang lain.

Keluarga mungkin akan menganggap bahwa ini hanyalah halusinasi semata akibat reaksi obat. Namun, hal yang perlu disadari bahwa kondisi ini memang normal terjadi.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...