Apr 12, 2018

13 Monster Laut Raksasa Paling Mengerikan Zaman Prasejarah

Berjuta-juta tahun yang lalu, mahluk prasejarah yang paling besar, paling menakutkan dan paling luar biasa pernah menjadi penguasa di bumi tanpa ada yang mengganggu.

Dinosaurus menguasai tanah bumi selama 135 juta tahun sampai kepunahannya akibat hantaman benda angkasa 35 juta tahun lalu. 

Tapi bukan berarti hanya mahluk darat saja yang menjadi terkuat, terbesar dan paling menyeramkan pada jaman itu, karena hewan-hewan yang tinggal di dalam laut pun tak kalah besar dan kuatnya.

Lautan menyimpan banyak sekali misteri yang belum terpecahkan, dimana lautan pun bisa menjadi tempat yang menakutkan bagi sebagian orang, dimana lautan memiliki banyak sekali hewan berbahaya seperti hiu, ular laut, dan ubur – ubur beracun.

Namun di zaman prasejarah, hewan – hewan berbahaya ini tidak akan ada apa – apanya dibandingkan “monster laut” mengerikan yang hidup di zaman itu.

Dengan ukurannya yang besar, penyuka daging, dan ganas, monster laut ini akan menjadi sangat mengerikan jika masih hidup di zaman sekarang ini, mungkin profesi nelayan tidak akan pernah ada jika monster ini masih menghuni lautan kita.

Berikut adalah Monster Laut Mengerikan Pada Zaman Prasejarah

1. Shastasaurus
  Shastasaurus_BW

Penampilan Shastasaurus mirip seperti lumba-lumba modern, namun mahluk ini berukuran lebih besar selama periode Triassic lebih dari 200 juta tahun lalu. Panjang tubuhnya bisa mencapai 20 meter, dan merupakan spesies reptile laut terbesar dan terpanjang yang pernah ditemukan.  Walau begitu, mahluk laut raksasa ini bukanlah predator yang mengerikan, karena makanannya adalah ikan-ikan yang berukuran kecil.

 2. Dakosaurus
  Dakosaurus
Jerman adalah tempat pertama kali ditemukannya mahluk bertubuh reptil ikan yang aneh ini, Dakosaurus, predator yang menempati puncak tangga rantai makanan di lautan selama sisa jaman Jurassic. Fosil-fosil dakosaurus ditemukan di banyak tempat di seluruh, dari Inggris hingga Argentina. Mahluk ini sering dikait-kaitkan dengan buaya modern, dan bisa mencapai panjang hingga 5 meter. Gigi-giginya yang besar membuarpara ilmuwan yakin bahwa hewan ini merupakan predator puncak di masanya.

3. Thalassomedon
  Thalassomedon Thalassomedon adalah spesies pliosaurus yang namanya diambil dari bahasa Yunani yang berarti “dewa laut”. Sangat beralasan. Mereka adalah predator besar, mencapai panjang hingga 12 meter, dengan sirip sepanjang hingga 2 meter, yang memungkinkannya berenang di laut dalam secara efisien sekaligus mematikan. Hewan ini adalah predator puncak selama periode akhir masa Cretaceous sebelum tempatnya diambil alih oleh predator baru yang lebih besar seperti Mosasaurus.

4. Nothosaurus

Nothosaurus_new_rough
Nothosaurus tergolong ‘monster’ yang kecil, panjangnya hanya sekitar 4 meter, namun dia adalah pemburu yang sangat agresif., bersenjatakan gigi-gigi yang tajam dan panjang. Nothosaurus adalah monster yang ahli dalam menyergap mangsanya secara tiba-tiba. Para ahli memperkirakan  Nothosaurus terkait dengan Pliosaurs, varietas lain dari predator laut dalam. Bukti fosil menunjukkan bahwa mereka hidup selama periode Triassic lebih dari 200 juta tahun yang lalu.

 5. Tylosaurus

Tylosaurus
Tylosaurus adalah kadal laut , bukan termasuk dinosaurus, Predator laut  dalam yang dominan di jamannya. Hewan ini mempunyai tubuh yang panjang ramping dengan permukaan atas berwarna gelap dan sisi bawah lebih terang, yang menyamarkan keberadaannya dalam air. Binatang ini mengibaskan ekornya ke kanan dan kiri dan sisi lain sewaktu berenang.  Tylosaurus memiliki tengkorak yang panjangnya 1,75 m dengan rahang penuh gigi tajam berbentuk kerucut, yang dengan mudah merobek tubuh mangsanya. Biasanya hewan ini makan kerang, plangton dan hewan kecil lainnya tapi dia juga menyukai daging . Di masa Kretaseus, populasi hewan ini tak begitu banyak.

6. Thalattoarchon Saurophagis
  Thalattoarchon-Saurophagis
Thalattoarchon Saurophagis bisa mencapai ukuran bis sekolah, panjangnya mencapai sekitar 9 meter.  Ini adalah spesies awal Ichthyosaurus yang hidup selama periode Trias, 244 juta tahun yang lalu. Karena mereka hidup lama setelah kepunahan Permian (kepunahan massal terbesar bumi, ketika 95% dari kehidupan laut diperkirakan telah hancur), penemuannya  memberikan para ilmuwan wawasan baru tentang pemulihan ekosistem.

7. Tanystropheus
  Tanystropheus
Tanystropheus adalah reptile darat yang bisa mencapai 20 kaki (6 meter) panjang. Hewan ini makanan utamanya dalah ikan, sehingga sering terlihat menyelam ke laut untuk mencari makanan, dan menghabiskan sebagian besar waktunya di air.  Hewan ini diperkirakan telah hidup selama periode Triassic hampir 215 juta tahun yang lalu.

8. Liopleurodon 

Liopleurodon
Liopleurodon termasuk dalam keluarga Pliosaur (reptil laut dari Periode Jurassic dan Cretaceous),  pemakan daging yang memiliki ukuran sangat besar, dengan panjang tubuhnya hingga 10 meter. Raksasa ini memiliki empat kaki yang bentuknya menyerupai dayung yang besar dan kuat, membuatnya menjadi perenang yang baik dengan kecepatan yang luar biasa. Liopleurodon dianggap sebagai penguasa laut pada jaman Jurassic dan Cretaceous awal karena termasuk dalam predator terbesar pada masanya.

 9. Mosasurus

mosasaurus
Jika Liopleurodon adalah hewan besar, maka Mosasaurus adalah hewan kolosal.   menunjukkan bahwa Mosasaurus bisa mencapai sepanjang 15 meter, membuatnya menjadi salah satu predator laut terbesar dari periode Cretaceous. Kepala Mosasaurus seperti  buaya, dilapisi dengan ratusan gigi setajam pisau cukur yang bisa membunuh bahkan musuh yang paling yang dilapisi kulit sangat tebal sekalipun.

10. Megalodon

00df955e194555b54fc5bb2e65e68d91
Megalodon adalah predator terbesar sepanjang sejarah lautan, bahkan hiu besar ini pun pernah tercatat dalam sejarah. Seperti namanya, hewan ini memang berukuran besar dan menakutkan. Rahanya saja bisa mencapai setengah meter dan memiliki gigi-gigi berjeruji setajam silet dengan 2 deretan gigi di atas dan bawahnya. Hiu ini mampu mencapai panjang 20 meter, lebih panjang dari sebuah bis dan hidup pada jaman Cenozoic.

11. Jaekelopterus Rhenaniae

  Jaekelopterus-rhenaniae

Jaekelopterus rhenaniae adalah salah satu dari dua anthropoda terbesar yang pernah ada di muka bumi, dimana kalajengking laut ini bisa tumbuh mencapai lebih dari 3 meter dengan kulit luar yang keras seperti baja, dan memiliki cakar capit yang mengerikan. Jadi mungkin sahabat bisa membayangkan bagaimana rasanya jika berpapasan dengan monster ini saat sedang berenang di laut! Untungnya monster mengerikan ini sudah punah sebelum zaman dinosaurus, dimana monster ini ikut mengalami kepunahan saat terjadinya peristiwa “Kepunahan Perm-Trias” yang memusnahkan lebih dari 90% kehidupan di bumi. Sampai saat ini, para ilmuwan belum dapat membuktikan apakah monster ini memiliki racun atau tidak. Namun jika dilihat dari struktur ekornya, ada kemiripan dengan kalajengking saat ini, dimana mungkin saja monster ini pun juga beracun!

12. Dunkleosteus

  DunkleosteusDunkleosteus adalah “tank monster” pemakan daging sepanjang 15 meter atau lebih. Saya menyebut monster ini sebagai tank karena selain ia memiliki gigi yang tajam dan keras, ia juga memiliki kulit pelindung yang sangat keras seperti baja. Gigitan monster ini pun sangatlah kuat, yang sejajar dengan kekuatan T-Rex dalam hal “Memecahkan Tengkorak Mangsanya”. Coba sahabat bayangkan kalau ikan monster ini masih hidup dan menggigit kapal selam?! Para peneliti pun meyakini bahwa ikan ini juga mampu menyedot mangsa - mangsa didepannya dengan kecepatan sepersepuluh detik, yang didasari oleh bukti temuan di fosil tengkorak ikan ini. Pelat yang membentuk giginya akan berubah seiring pertumbuhannya, dimana gigi monster ini akan semakin padat dan kuat agar dapat lebih mudah mencabik mangsa, bahkan agar dapat lebih mudah menghancurkan kulit pelindung baja milik Dunkleosteus lainnya. Seperti tank sungguhan ya.

13. Livyatan Melvillei

  Livyatan-melvillei

Kalau diperhatikan, monster laut yang satu ini mirip seperti gabungan antara paus Orca dan paus Sperma, dimana monster ini berbadan besar dan menyukai daging. Livyatan melvillei adalah paus yang memakan paus lainnya. Gigi monster ini adalah gigi terbesar dari semua hewan pemangsa di muka bumi. Monster ini hidup di samudra yang sama dengan Megalodon, dimana makanan mereka pun sama, sehingga kemungkinan besar mereka harus saling bersaing untuk mendapatkan makanan ataupun menguasai wilayah. Sama seperti paus saat ini, Livyatan melvillei juga bisa mengeluarkan gema untuk berkomunikasi dan mendeteksi keberadaan mangsanya. Nama monster ini diambil dari kisah Leviathan, monster laut raksasa didalam alkitab dan legenda kuno, dan Melvillei diambil dari nama penulis novel terkenal berjudul “Moby Dick” yang bernama Herman Melville.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...