Jul 10, 2017

Manfaat Teh Hijau untuk Diet dan Kesehatan Bagian 1

Apakah anda menyukai minuman teh hijau? Kali ini Geniuslifetips mengupas segala hal tentang teh hijau, mulai dari jenisnya, kandungannya, hingga manfaatnya bagi kesehatan hingga cara meminumnya.

Teh hijau atau Camellia Sinensis merupakan jenis tumbuhan teh yang dapat di tanam pada daerah tropis ataupun subtropis. Tumbuhan ini berasal dari daratan Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tetapi saat ini keberadaan tumbuhan teh hijau sudah menyebar di seluruh Indonesia bahkan menjadi penghasilan untuk para petani teh.

Kandungan Gizi Teh Hijau Teh merupakan salah satu jenis minuman yang mengandung kafein, sama halnya dengan minuman kopi. Menurut beberapa penelitian menyatakan bahwa ketika kita meminum teh hijau, maka terjadi korelasi yang tinggi dalam tubuh untuk mencegah berbagai macam penyakit. Salah satunya ialah dapat mencegah penyakit ganas, yaitu kanker kulit, kanker paru-paru, kanker kandung kemih, dan sebagainya. Berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dapat dipenuhi dengan meminum secangkir teh hijau sambil menemani waktu santai anda.

Kandungan pada Teh Hijau

Tanin (Katekin)
Tanin memberikan teh hijau rasa yang khas. Zat inilah yang membuat teh hijau memiliki sifat antioksidan dan antibakteri, dan juga bertindak sebagai detoxicants.

Kafein
Unsur pahit. Di samping sebagai stimulan, kafein dalam teh hijau juga bermanfaat untuk menghilangkan stres.

Vitamin B
Teh hijau mengandung B1, B2, niasin, dan asam pantotenat. Vitamin B membantu metabolisme karbohidrat. Vitamin B juga mempromosikan sekresi cairan pencernaan dan melindungi membran mukosa.

Vitamin C
Teh hijau mengandung sejumlah besar vitamin C, yang tahan terhadap panas. Lima atau enam cangkir teh hijau sehari memberikan tubuh semua vitamin C yang dibutuhkan. Vitamin C juga mencegah pembentukan melanin, menghambat oksidasi, dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Vitamin E
Teh hijau mengandung senyawa kimia yang disebut tokoferol (lebih dikenal sebagai Vitamin E), yang dianggap memiliki sifat anti-penuaan.

Theanine
Asam amino yang menghasilkan rasa umami. Semakin baik teh, semakin banyak theanine yang dikandungnya.

Pigmen tumbuhan
Teh hijau mengandung klorofil hijau dan senyawa flavon kuning.

Alkalinitas
Teh hijau mengandung kalium, kalsium, seng, nikel, dan molibdenum.

Saponin
Sebuah bahan khusus dalam teh hijau yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Manfaatnya Teh Hijau bagi Kesehatan

Manfaat teh hijau dalam mengatasi penyakit belum ada yang sepenuhnya terbukti kuat. Namun, tidak ada salahnya mengonsumsi teh hijau secara teratur dan dalam porsi yang normal. Beberapa manfaat teh hijau yang diduga atau diperkirakan bisa diperoleh tubuh jika rajin mengonsumsinya adalah:

Menurunkan kolesterol tinggi dan risiko penyakit jantung
Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa teh hijau baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan mampu menaikkan kadar kolesterol baik. Hasil dari studi lain menyatakan bahwa polifenol dalam teh hijau kemungkinan mampu menghalangi kolesterol diserap usus sekaligus membantu menyingkirkannya.

Beberapa penelitian lain menyimpulkan bahwa antioksidan di dalam teh hijau memiliki kemungkinan efektif untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah, khususnya pada penyakit arteri koroner.

Melawan sel kanker
Para peneliti mengungkapkan bahwa polifenol memiliki peran dalam membantu membunuh sel kanker dan menghentikan pertumbuhan kanker. Pada percobaan di laboratorium dan pada binatang, kandungan polifenol dalam teh hijau terbukti mampu mengurangi pertumbuhan tumor.

Bagi kaum hawa, mengonsumsi teh hijau secara rutin kemungkinan mampu menurunkan risiko terkena kanker ovarium dan kanker endometrium. Sayangnya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut dan menyeluruh mengenai efek teh hijau pada kanker.

Mencegah diabetes
Teh hijau telah dijadikan pengontrol tingkat gula darah sejak dahulu kala. Penelitian yang melibatkan binatang membuktikan bahwa teh hijau kemungkinan bisa membantu mencegah sekaligus memperlambat perkembangan diabetes tipe 1. Walau demikian, diperlukan penelitian pada manusia dan yang lebih menyeluruh mengenai hal ini.

Menurunkan berat badan
Sebuah uji klinis memperkirakan teh hijau bermanfaat dalam membakar lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh. Para peneliti menunjuk katekin yang dikandung teh hijau sebagai pihak yang bertanggung jawab sebagai pemilik efek membakar lemak tubuh. Namun studi tentang ini sendiri masih belum signifikan dan masih perlu pembuktian lebih lanjut.

Menstabilkan tekanan darah
Sebuah studi menyebutkan bahwa mengonsumsi teh hijau baik untuk menaikkan level tekanan darah. Hal ini terutama bagi para lanjut usia yang memiliki masalah tekanan darah rendah setelah makan. Sayangnya, penelitian mengenai hal ini masih terbatas sehingga hasilnya belum tentu valid.

Melindungi hati
Teh hijau diprediksi mampu membantu melindungi hati dari kerusakan yang ditimbulkan senyawa beracun yang masuk tubuh seperti alkohol. Sementara itu, penelitian yang melibatkan tikus, menunjukkan bahwa teh hijau mampu melawan tumor hati.

Kadar katekin dalam teh hijau juga ditengarai mampu membantu penyembuhan penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus. Sayangnya, kadar katekin yang diperlukan sangat banyak sementara kadar dalam teh hijau belum diketahui pasti sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Lanjut ke Manfaat Teh Hijau untuk Diet dan Kesehatan Bagian 2
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment