May 23, 2015

Persiapan Berjualan Online bagi Pemula Bagian 2

Bagimana kelanjutan artikel tentang Persiapan Berjualan Online bagi Pemula?
Sebelum membaca artikel ini, sebaiknya adan membaca artikel terkait sebelumnya: Persiapan Berjualan Online bagi Pemula Bagian 1.

Nah, setelah anda menyiapakan hal-hal seperti yang telah saya sebutkan di bagian yang pertama, silakan lanjut untuk membaca kelengkapan artikelnya di bawah ini.

Dalam hal ini saya anggap anda sudah menetapkan di mana akan menjual dagangan anda, misalkan di blog pribadi seperti di blog saya : www.sarahbakery.com.

Untuk membuat toko online seperti toko saya di atas, cukup menggunakan blogspot. Dengan bekal email dari gmail, dan beberapa langkah yang harus dilakukan, saya kira tidak sulit untuk membuat toko online berupa blog yang bagus.

Langkah-langkah membuat toko online dengan blogspot sebagai berikut:
  • Buka situs Blogger, Login dengan menggunakan email yang sudah anda buat.
  • Buat blog dengan nama yang bagus dan dan mudah diingat, misalnya Batik Prima Shop, Best Elektro Online, dll. Tentang cara membuat blog, maaf belum saya buat artikelnya di sini, tetapi anda bisa mengetahuinya di blog ini: ridwanaz.com.
  • Supaya lebih meyakinkan dan keren, beli domain .com nya di sini: Idwebhost . Saya adalah salah satu pelanggan di Idwebhost, di mana domain .com pada www.sarahbakery.com saya beli/sewa seharga sekitar Rp. 100.000,- pertahun. 
  • Setelah tampilan blog jadi, silakan mulai menulis artikel barang dagangan anda, dengan detil, tetapi ringkas dan jelas. Usahakan menulis apa adanya barang yang anda jual, jangan dilebih-lebihkan apalagi dikurangi, kalau bisa satu halaman untuk menampilkan satu artikel barang.
  • Cantumkan harga barang. Lebih baik lagi kalau anda cantumkan pula harganya di pasaran atau harga eceran tertinggi (yang lebih tinggi/mahal tentunya dari harga jual barang anda), supaya orang tertarik dengan barang dagangan anda karena harganya lebih murah.
  • Unggah foto-foto terbaik dari barang yang anda jual, lebih baik kalau asli dari jepretan anda sendiri, tidak perlu pakai photoshop untuk memperbagus, tampak apa adaya saja.
  • Cantumkan nomor kontak yang bisa dihubungi. Supaya lebih leluasa, cantumkan nomor kontak (hp atau telepon), nomor Whatsapp dan pin BBM anda sekaligus. Ini akan lebih memungkinkan dalam penjualan barang dagangan.
  • Cantumkan dengan lengkap data rekening Bank, meliputi Nama Bank, Cabang Bank, Nama Pemegang Rekening dan Nomor Rekening anda. 
  • Kalau sudah memiliki toko fisik, cantumkan alamatnya di blog, sehingga pelanggan yang berdomisili di daerah anda akan lebih mudah membelinya secara langsung.
  • Siapkan diri anda menerima pesanan. Kalau ada pesanan, layani pelanggan dengan sebaik-baiknya, dengan ramah dan sabar. Kemudian tentukan jumlah biaya yang harus dibayar pelanggan, meliputi total harga barang, biaya kurir, dan biaya kode pemesanan. Biaya kode pemesanan umunya hanya beberapa rupiah saja, misalnya Rp. 11,-, dan masing-masing pemesan dikenai biaya kode pemesanan yang berbeda.
  • Penting : Persilakan pelanggan mentransfer total biayanya terlebih dahulu, jangan mengirim pesanan sebelum dibayar. Hal ini mengantisipasi tindak penipuan.
  • Kalau anda berlagganan SMS Banking atau Internet Banking, akan lebih mudah memantau transfer dari pelanggan. Dengan SMS Banking atau Internet Banking, anda akan tahu siapa saja di antara pelanggan yang sudah transfer ke nomor rekening Bank anda (inilah manfaatnya biaya kode pemesanan di atas, yang akan memudahkan anda untuk mengetahui siapa-siapa saja yang sudah transfer di antara pelanggan yang melakukan pesanan). Dalam hal ini anda pun tidak perlu repot-repot, bolak-balik mengeceknya ke kantor Bank.
  • Kalau anda bingung berapa biaya kurir yang harus dibayar pemesan, lebih mudah mengetahuinya kalau kurirnya JNE, dengan mengecek biaya kurirnya di sini: JNE. Anda tinggal mengisi form Chek Our Tariff Now, dengan isian From; kota asal anda/pengirim, To: kota penerima pesanan dan Weights: berat total barang.  Lalu klik Submit, maka biaya kurir akan langsung diketahui. 
  • Packing atau bungkus pesanan dengan baik dan rapi, 
  • Cantumkan alamat lengkap penerima pesanan (termasuk kode pos dan nomor kontaknya), dan jangan lupa cantumkan pula nama dan nomor kontak anda di bagian pengirim.
  • Segerakan pengiriman pesanan, jangan menunda-nunda waktu. Respon anda dalam menerima dan mengirim pesanan sangat menentukan reputasi toko online anda, yang ujung-ujungnya akan mempengaruhi banyak/sedikitnya transaksi penjualan.
  • Pantau terus proses pengiriman oleh kurir, kalau sudah lama diproses tetapi pesanan belum sampai juga, segera komplain ke  kurirnya
  • Kepada para pelanggan, minta konfirmasinya via SMS kalau pesanan sudah diterima.
Demikian kelanjutan artikel tentang persiapan berjualan online, semoga bermanfaat bagi anda. Bagi yang ingin tahu seluk beluk berjualan online di Tokopedia dan Bukalapak seperti yang sudah saya jalani setahun lebih, silakan simak perkembangannya di blog ini. Kemungkinan saya juga akan menulis pengalaman saya tersebut di sini.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment