Feb 10, 2011

Tutorial Lengkap Mencegah Keriput

Tutorial Lengkap Mencegah Keriput
Tanda-tanda penuaan dini sebetulnya sudah dapat Anda lihat pada usia akhir 20-an. Penyebabnya adalah, kurangnya perawatan tubuh, dan pola makan yang kurang sehat. Sementara itu, untuk mendapatkan kulit yang tetap kenyal, mulus, dan bebas keriput, ada cara yang mudah dan murah. Ubah asupan makanan Anda dengan berbagai jenis bahan makanan ini. Anda bahkan akan mendapatkan manfaat kesehatan lainnya, selain untuk kulit!

1. Makan makanan berwarna setiap 4 - 5 jam
Saat usia makin bertambah, perlindungan antioksidan alami pada kulit Anda menurun. Karena itu, lindungi kulit dari keriput dengan mengonsumsi makanan yang kaya warna seperti pada buah-buahan dan sayuran. Tak perlu khawatir kehabisan ide mengenai apa yang harus dimakan, karena sumber nutrisi antioksidan ada ratusan jumlahnya. Yang paling penting adalah vitamin C (seperti pada tomat, buah sitrus, buah kiwi), vitamin E (kacang-kacangan dan alpukat), polyphenols (bubuk cokelat alami dan buah beri), quercetin (bawang-bawangan dan brokoli), dan karotenoid (sayuran hijau, ubi manis, dan sayuran berwarna oranye cerah lainnya).

2. Minum lebih banyak
Salah satu efek samping pertama dari dehidrasi adalah kehilangan elastisitas kulit, yang kelak menjadi penyebab utama garis-garis keriput. Berapa jumlah air putih yang harus Anda asup setiap hari, tentu Anda sudah tahu. Jika Anda tidak begitu menyukai air putih, ganti dengan teh hijau, susu rendah lemak atau bebas lemak, atau sesekali juga kopi. Buah-buahan dan sayuran pada dasarnya juga mengandung cairan, karena itulah mereka bisa menjadi layu. Tambahkan potensi antipenuaan pada bahan makanan ini dengan menyajikan sup dengan kaldu untuk makan siang atau makan malam. Saat sarapan, tambahkan menu smoothies yang dibuat dengan almon, kedelai, atau susu rendah lemak dan jus buah tanpa gula.

3. Dapatkan 30% kalori Anda dari protein
Melewati usia 30 tahun, massa otot akan merosot sekitar 3 - 8% setiap dekade, sehingga menyebabkan Anda merasa kekuatan maupun kemampuan membakar kalori mulai berkurang. Untuk mengantisipasi hal ini Anda perlu mengubah cara hidup, yaitu dengan melatih kekuatan secara teratur. Beberapa studi mengatakan bahwa asupan protein hewani yang lebih tinggi akan membantu melindungi otot pada wanita berusia di atas 50 tahun. Protein juga merupakan kunci menangkis kelelahan, menjaga kadar gula darah, dan mendukung perbaikan dan pertumbuhan sel-sel baru. Coba dapatkan 30% kebutuhan kalori harian dari sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, daging unggas, seafood, kacang polong, produk olahan susu bebas lemak atau rendah lemak, dan makanan berbahan dasar kedelai.

4. Jangan lupa gandum utuh
Simpan cadangan gandum utuh yang dilengkapi kandungan antioksidan. Nasi merah, gandum jenis bulgur, farro, millet, quinoa, dan oats, adalah beberapa pilihannya. Anda bisa menyajikan gandum ini sebagai menu sederhana, atau diramu dengan berbagai bahan makanan lain. Dengan gandum utuh, Anda akan mendapatkan cita rasa yang lebih baik, lebih banyak serat, dan lebih banyak nutrisi antipenuaan dini.

Lawan Keriput dengan Bayam dan Keju

Penipisan kolagen pada kulit bisa dihambat sejak awal dengan mengonsumsi suplemen kolagen. Meskipun suplemen kolagen umumnya terbuat dari bahan makanan sehingga aman digunakan, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan sehat yang alami untuk melawan keriput.

Beberapa pakar dermatologi dan pakar gizi membeberkan sejumlah makanan yang mampu membantu kulit memproduksi lebih banyak kolagen. Konsumsilah bahan-bahan makanan ini agar keriput perlahan berkurang.

Tahu dan kedelai
Menopause, dan penurunan kadar hormon oestrogen, sering disebut sebagai penyebab berkurangnya kadar kolagen. Penelitian menunjukkan, sebanyak 30 persen dari satu tipe tertentu kolagen kulit akan menghilang dalam lima tahun pertama setelah menopause.

Nah, kedelai mengandung senyawa yang disebut phytoestrogen, yang memiliki efek sama pada tubuh seperti oestrogen. Jadi, jika kulit Anda mulai menampakkan garis-garis halus, coba konsumsi bahan makanan yang mengandung kedelai untuk membantu mendorong kulit memproduksi kolagen.

Bayam
Sayuran hijau seperti bayam, seledri air, kale, dan kubis kaya akan antioksidan yang disebut lutein. Antioksidan penting untuk memelihara kadar kolagen karena senyawa ini diperkirakan mampu menetralisasi radikal bebas. Radikal bebas adalah senyawa kimia mudah menguap yang dihasilkan oleh fungsi-fungsi normal tubuh ataupun sumber-sumber eksternal, seperti sinar ultraviolet dan polusi. Dengan melindungi diri dari radikal bebas, Anda juga dapat melindungi kolagen agar bertahan lebih lama.

Salmon
Salmon, dan jenis ikan berminyak lain seperti makerel, herring, dan sarden, sering dipertimbangkan sebagai makanan super untuk kulit. Ikan-ikan ini memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi, yang membantu memelihara kulit tetap lentur.

Pakar dermatologi Amerika Serikat, Dr Nicholas Perricone, juga mengatakan bahwa ikan berminyak ini mampu mengurangi peradangan pada kulit. Ia yakin, peradangan yang mungkin tidak terlihat pada permukaan ini bisa mempercepat angka pemecahan kolagen. Jadi, dengan mengonsumsi salmon dan mencegah peradangan, Anda juga melindungi kolagen.

Keju
Para peneliti belum lama ini membuktikan bahwa keju Cheshire (Cheshire adalah salah satu daerah di Inggris) yang mudah remuk berkhasiat untuk mencegah keriput. Mencampur keju jenis ini dengan double cream dapat menghasilkan semacam adonan yang, ketika diaplikasikan ke kulit muka, akan memberikan efek lembab pada kulit yang kering dalam waktu 15 menit.

Anda tak perlu heran dengan penemuan ini karena susu telah lama menjadi bahan yang umum digunakan pada produk-produk kecantikan. Susu, yang merupakan bahan dasar keju, memproduksi bahan pengelupas alami yang mampu menutrisi kulit.

Bluberi
Buah-buah beri seperti bluberi dan stroberi kaya akan vitamin C, bahan utama pembuat kolagen. Dalam kasus yang ekstrem, kekurangan vitamin C akan mengakibatkan sariawan dan penyakit gusi lain. Pada saat itu, berkurangnya jaringan konektif akan menyebabkan gigi tanggal, tulang rawan, dan tendon melemah.

Tentu kasus semacam ini jarang terjadi. Namun, mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang kaya vitamin C akan memastikan tubuh memproduksi kolagen serta membantu mendukung kadar antioksidan pada tubuh.

Yang perlu dihindari :

Gula
Saat kulit mengalami penuaan, makanan yang mengandung gula atau makanan bertepung yang memecah untuk membentuk gula harus dimusuhi. Memang ada beberapa sayuran dan buah beri yang mengandung gula alami, tetapi manfaatnya mengalahkan sisi negatifnya. Menurut Dr Perricone dan ahli dermatologi lain, Dr Fredric Brandt, gula memproduksi bahan "pembalas" peradangan dalam kolagen, yang menyebabkan peleburan dan pengerasan helaian kolagen.

Sumber : kompas
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment