Nov 9, 2010

Tips Mendidik Anak Cinta Lingkungan

Tips Mendidik Anak Cinta Lingkungan
Sejak kecil, anak perlu mendapat bimbingan yang baik tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kebiasaan ramah lingkungan yang dibentuk sejak usia dini ini diharapkah bisa terus menjadi gaya hidup anak di usia dewasa.

Cara terbaik yang bisa Anda ajarkan pada buah hati adalah dengan mengikuti berbagai kegiatan ramah lingkungan dan membuat lingkungan mereka tetap hijau, seperti dikutip dari laman Modern Mom. Praktikkan caranya di rumah!

Matikan TV
Anak-anak gemar menggunakan gadget elektronik, mulai dari menonton TV sampai surfing di internet. Peralatan elektronik ini mengonsumsi energi listrik yang besar. Ajari anak-anak di rumah untuk mematikan dan mencabut gadget elektronik ketika tidak digunakan. Tujuannya untuk mengajari mereka bagaimana menghemat energi listrik.

Mengendarai sepeda, membuat kerajinan atau bermain di luar rumah merupakan aktivitas yang cocok untuk anak-anak. Tujuannya agar anak tetap aktif secara fisik dan melatih imajinasi mereka.

Bertanggung jawab memakai air
Menghindari kebiasaan membuang-buang air merupakan salah satu cara untuk menjaga ketersediaan air di planet bumi. Ajari si kecil untuk menutup air ketika mereka sedang menyikat gigi agar hemat. Begitu juga ketika mereka mandi, batasi air yang akan digunakan.

Boleh juga Anda membantu anak-anak untuk belajar menampung air hujan untuk mencuci mainan luar rumah mereka.

Ajak berkebun
Taman di lingkungan rumah dapat memberikan kesejukan dan kesegaran bagi keluarga Anda, terutama ketika datang musim panas. Jika Anda tidak memiliki ruang untuk membuat taman, coba siasati dengan membuat taman mungil di beranda atau teras. Lewat kegiatan berkebun, si kecil bisa lebih peduli dengan tanaman di sekitar mereka.

Daur ulang barang
Penanganan sampah dengan cara mendaur ulang sudah hal biasa diterapkan untuk sampah rumah tangga. Tapi, menangani sampah tanpa proses penghancuran (repurposing) akan bagus lagi. Hal ini sekaligus untuk mengurangi pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir sampah.

Caranya, misalnya, barang-barang bekas seperti buku dan mainan, yang kondisinya masih baik, bisa Anda sumbangkan untuk program amal. Buku-buku yang tidak dipakai lagi oleh anak Anda masih berguna bagi teman-temannya yang lebih kecil.
Artikel Terkait

1 comments: