Nov 18, 2010

Tips Bekerja di Luar Negeri

Tips Bekerja di Luar Negeri
Hampir menjadi impian setiap orang untuk mengembangkan karir di luar negeri. Tentu saja berkarir di dunia Internasional membutuhkan keahlian bahasa asing yang baik. Belum lagi upaya Anda untuk beradaptasi dengan budaya setempat, yang mungkin sangat berbeda dengan budaya Indonesia. Ada dua hal yang pasti harus dimiliki, yaitu kegigihan dan kebulatan tekad untuk memulai.

Simak kiat-kiat di bawah ini untuk memulai mengembangkan karir di luar negeri:

1. Bangun networking
Anda tidak mungkin nekat pergi begitu saja tanpa anda mendapatkan informasi yang cukup tentang negara tujuan. Alangkah baiknya jika anda memiliki seorang kenalan atau teman yang bisa membantu mencarikan informasi seputar jenis pekerjaan atau perusahaan yang anda inginkan. Anda juga bisa mencoba berlangganan majalah bisnis luar negeri atau mengikuti milis teman yang tinggal di luar.
Networking ini juga sangat dibutuhkan ketika anda baru tiba di negara tujuan. Mintalah bantuan teman anda untuk mengirimkan informasi tentang biaya hidup (mulai dari biaya tempat tinggal, transportasi, jaminan kesehatan, dll) , perkiraan gaji, dan prospek karir bangsa asing di negara tersebut.
2. Persiapkan keahlian pribadi
Baik di Indonesia atau mancanegara, sebaiknya anda memiliki unique selling point yang bisa membuat perusahaan tertarik menerima anda. Misalnya, sebuah perusahaan IT Amerika ingin memiliki seorang Asia Pasific Division Manager di kantor pusat Amerika dengan kemampuan bahasa Indonesia yang baik. Bisa jadi ini sebuah kesempatan buat anda! Jadi sebelum berangkat, pastikan anda punya 'sesuatu' yang layak jual.
3. Pelajari Etiket Bisnis Internasional
Dari pengalaman beberapa profesional di luar negeri, pada awal bekerja biasanya dilaksanakan cross cultural training. Maksudnya, bagi karyawan asing akan diberikan pelatihan etika bisnis internasional. Bagaimana anda berkomunikasi dengan klien-klien dengan bahasa dan budaya yang berbeda.
Ketika memilih bekerja di Jepang, tentu saja anda harus membiasakan membungkukkan diri untuk memberi hormat pada klien. Beda pula ketika bekerja di Itali, yang terbiasa dengan memberikan pelukan. Ini semua bisa anda pelajari sebelum 'terbang', dengan rajin membuka jurnal pelatihan bisnis yang tersedia di internet.
Artikel Terkait

1 comments: