Nov 11, 2010

Kiat Jitu Atasi Stres Pekerjaan

Kiat Jitu Atasi Stres Pekerjaan
Pekerjaan membuat Anda merasa stres dan tertekan? Anda tidak sendirian. Menurut laporan American Psychological Association, sebanyak 68 persen perempuan yang disurvei melaporkan menderita stres cukup tinggi akibat pekerjaan.

Yang lebih mengkhawatirkan, para perempuan itu juga melaporkan mengalami gejala-gejala emosional dan fisik dari stres. Lantas, apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya?

Anda bisa memulai dengan mencari tahu apa yang menyebabkan perasaan stres dan tertekan itu. Jika rasa stres timbul karena Anda membutuhkan jadwal yang lebih fleksibel, ada baiknya mempertimbangkan perubahan karier yang lebih sesuai.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara jitu untuk menghilangkan stres akibat pekerjaan:

Menata zona kerja
Ucapkan selamat tinggal pada kekacauan. Mulailah dengan membereskan ruang kerja Anda, mengatur file-file, membuang catatan-catatan yang tidak lagi diperlukan, serta merapikan dan menata segala sesuatu sesuai tempatnya.

Atur pernafasan
Luangkan waktu untuk bernafas. Ketika stres, orang cenderung bernafas cepat dan pendek, yang justru menambah stres. Salah satu solusi yang dapat diambil adalah mengambil waktu beberapa saat untuk berfokus pada pernafasan. Caranya, tarik nafas perlahan melalui hidung, biarkan perut
mengembang, lalu keluarkan nafas secara perlahan melalui mulut. Lakukan proses ini selama beberapa menit.

Daftar pekerjaan
Mulailah hari dengan menyusun daftar pekerjaan yang harus diselesaikan. Tapi, pastikan untuk membuatnya dalam skala yang masuk akal. Jangan terlalu memaksakan dan menuntut diri, dan lakukanlah hal-hal yang memang dapat Anda capai untuk mengurangi stres.

Istirahatkan pikiran
Tinggalkan masalah pekerjaan di kantor. Jangan memikirkan pekerjaan ketika Anda tidak sedang bekerja, karena hal itu tidak akan membantu mengurangi stres Anda. Matikan BlackBerry dan jangan mengecek e-mail berisi urusan kantor ketika Anda sedang beristirahat di rumah.

Kehidupan pribadi
Terlalu fokus terhadap pekerjaan bisa membuat Anda melupakan hubungan personal. Sebaiknya, seimbangkan kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi Anda. Misalnya, bersenang-senang bersama sahabat atau keluarga di akhir pekan, atau sekadar nongkrong di kafe selepas bekerja.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment