Oct 14, 2010

Syarat Menjadi Pemimpin Sukses

Syarat Menjadi Pemimpin Sukses
Setiap orang tentu bercita-cita mencapai puncak tertinggi karier profesionalnya. Namun, dari waktu ke waktu, berbagai halangan datang menghambat dan perlu segera dihadapi.

Berbagai masalah, mulai dari bayang-bayang rekan lain yang lebih produktif atau memiliki kualitas lebih sehingga lebih unggul dibandingkan Anda, lambat laun bisa memicu rasa frustrasi.

Dengan pemikiran tersebut, dibutuhkan setidak enam keterampilan berikut ini yang Anda butuhkan untuk meraih puncak kesuksesan. Semua keterampilan ini dapat dipelajari, sehingga tidak ada alasan bagi Anda untuk kalah dan berkecil hati.

Keterampilan berbicara
Kemampuan berbicara merupakan suatu keterampilan yang mutlak dimiliki setiap profesional. Kontak mata yang baik, penggunaan kosa kata yang bervariasi, dan kemampuan menyesuaikan bahasa yang sesuai dengan audiens, merupakan karakteristik penting dari seni berbicara. Pembicara yang baik membuat kehadirannya diingat oleh orang-orang yang mendengarkan.

Praktikkan seni berbicara dengan siapapun dan setiap orang yang Anda temui. Mahir dalam menjalani situasi sosial dan membangun jaringan, akan membantu Anda menjalin hubungan kerja dan bisa sangat menguntungkan di masa depan.

Yakin dalam mengambil keputusan
Keragu-raguan dan kebingungan bisa menjatuhkan kredibilitas seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang baik mampu membuat keputusan yang tepat. Jika Anda ingin dianggap memiliki kualitas kepemimpinan, Anda harus memiliki karakteristik ini.

Apabila Anda lebih dulu dilumpuhkan oleh rasa takut melakukan kesalahan, Anda akan berakhir dengan tidak melakukan apa-apa, yang lebih buruk daripada mencoba dan gagal.

Para pemberani siap mengambil risiko, dan mengetahui bahwa kesalahan dapat diperbaiki. Belajarlah untuk mengevaluasi keputusan berbeda, baik yang pro dan kontra, dan buat keputusan yang mendekatkan Anda terhadap penyelesaian tugas yang diberikan. Kuncinya adalah memastikan bahwa keputusan Anda telah dipikirkan mendalam dan beralasan.

Akuntabilitas
Salah satu faktor yang dibutuhkan untuk kesuksesan adalah bertanggung jawab, baik untuk keberhasilan maupun kegagalan. Jika ingin dihormati oleh orang lain, Anda harus berani mengakui kesalahan dan tidak mengambinghitamkan orang lain atas kekurangan Anda.

Setiap orang membuat kesalahan, tetapi tes yang sesungguhnya adalah bagaimana Anda bereaksi terhadap hal itu. Menempatkan diri sebagai sasaran tembak adalah tanda dari orang yang ingin mencapai hal-hal besar dan siap dikritisi. Ini merupakan tanda kepercayaan dan keyakinan diri. Mampu mengakui kesalahan merupakan tanda kerendahan hati dan dapat mengumpulkan respek dari karyawan.

Sikap positif
Bersikap positif tentang pekerjaan dan kehidupan juga penting. Sinisme tak berujung dan kecenderungan untuk membenci orang, bisa membuat Anda terlihat sebagai individu yang membenci pekerjaan dan tidak mendukung tujuan perusahaan di mata atasan. Memang, kadang kita mengalami hari-hari yang sulit yang terasa seperti neraka. Akan tetapi, Anda harus tetap optimistis dalam menghadapinya.

Pesimisme hanya akan menyeret Anda ke jurang keputusasaan dan mungkin menjadi kurang produktif. Jika Anda dapat memupuk pandangan positif, Anda akan mendorong orang lain untuk bersikap lebih positif juga.

Membawa diri
Belajar bagaimana membawa diri di depan orang lain merupakan aspek utama untuk sukses. Penampilan yang baik, pakaian rapi, akan memproyeksikan citra keberhasilan di mata orang lain--bahkan sebelum Anda mengucapkan sepatah kata pun.

Sejumlah besar pengaruh Anda terhadap kolega, bos, atau klien didasarkan pada seberapa baik Anda membawakan diri. Meskipun substansi juga sangat penting, memiliki gaya yang baik untuk mendukung hal itu bukan hal yang buruk. Jangan lupa, penampilan yang baik juga akan membuat Anda lebih percaya diri.

Manajemen waktu
Tidak peduli seberapa baik Anda berpakaian, bagaimana positifnya Anda atau seberapa baik kemampuan Anda berbicara, semua itu tidak ada artinya jika Anda tidak dapat mengendalikan segala sesuatu. Ketidakmampuan memanajemen waktu membuat Anda selalu berkejar-kejaran dengan pekerjaan, terburu-buru memenuhi tenggat waktu dan menghasilkan kinerja di bawah standar.

Belajarlah untuk membuat catatan rinci, daftar tenggat waktu dan tetapkan jadwal setiap pekerjaan, untuk memastikan semua dilakukan dengan masih menyisakan waktu luang. Dengan meningkatnya kualitas pekerjaan, Anda akan dipercayakan dengan tanggung jawab yang lebih besar.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...