Oct 25, 2010

Solusi Mengatasi Konflik Di Kantor

Solusi Mengatasi Konflik Di Kantor
Konflik dengan rekan di kantor dapat terjadi pada siapa saja. Biasanya disebabkan oleh persaingan antar rekan kerja, perbedaan pendapat dan komunikasi yang tidak berjalan dengan lancar.

Sebaiknya jangan biarkan konflik tersebut dibiarkan berlarut-larut. Konflik yang belum diselesaikan akan berdampak negatif seperti hilangnya semangat kerja, menimbulkan emosi yang tinggi bahkan akan terbentuknya gap antar rekan kerja.

Berikut solusi untuk mengatasi konflik di kantor, seperti dikutip dari ehow.

1. Menghadapi rekan sekerja yang bermasalah dengan Anda memang tidak mudah. Usahakan bersikap profesional dengan tetap ramah dan tenang. Bila konflik yang terjadi sangat menguras pikiran, ajak rekan Anda berbicara untuk meluruskan permasalahan.

2. Saat berbicara dengan rekan kerja yang memiliki masalah dengan Anda, fokuskan pembicaraan pada permasalahan. Ingat, bahwa Anda mengajaknya berbicara karena ingin menghindari pertengkaran yang lebih besar lagi, jadi hindari sikap yang mengancam.

3. Buat suasana santai dalam pembicaraan. Hati-hati pada ekspresi wajah dan intonasi suara Anda yang dapat mengubah suasana pembicaraan. Hal tersebut dapat memperburuk suasana.

4. Dengarkan penjelasannya dengan cermat agar tidak terjadi salah paham. Dengan begitu, ia akan menyampaikan semua apa permasalahannya dengan Anda tanpa ada yang ditutupi. Pastikan Anda juga memahami posisinya.

5. Berikan respon dengan kalimat yang sopan dan tanpa emosi. Bersikaplah seolah-olah Anda menerima apa yang ia telah sampaikan tanpa Anda merasa bersalah dan lemah, sebagai contoh Anda dapat mengatakan, " Saya mengerti apa yang kamu rasakan, saya juga merasa seperti itu.."

6. Setelah masing-masing pihak telah mengemukakan apa yang diinginkan, carilah kesepakatan hingga tercapainya kesamaan tujuan.

7. Jika rekan kerja Anda sulit untuk berdiskusi, sebaiknya bicarakan dengan atasan Anda. Hal tersebut perlu dilakukan agar atasan Anda dapat membantu menyelesaikan masalah.
Artikel Terkait

1 comments: