Oct 6, 2010

Ramalan Dunia Kerja Masa Depan

Ramalan Dunia Kerja Masa Depan.
Dunia kerja adalah dunia yang penuh persaingan. Semakin maju peradaban, semakin ketat persaingan tersebut. Hanya mereka yang bisa “membaca” dunia kerja masa depan yang bisa memenangi persaingan.

Dunia kerja pada masa depan, tentu akan lebih menantang dibandingkan pada tahun ini. Sepuluh tahun ke depan, semuanya bisa sangat berubah dan menjadi lebih menakjubkan. Meski begitu, bukan berarti perubahan dari dunia kerja era ini menuju satu dekade ke depan tak bisa “dibaca”.

Nah, untuk bisa memenangi persaingan di dunia kerja masa depan, ada hal yang harus Anda ketahui dan pelajari agar siap menghadapi tantangan tersebut. Berikut ini beberapa faktor tersebut.

Demografi
Kondisi dunia kerja 10-20 tahun ke depan akan lebih beragam, terutama dilihat dari para pekerja. Tak hanya pekerja dari berbagai suku, pekerja asing juga akan bertambah banyak. Yang harus disiapkan, yakni perusahaan harus mampu mengakomodasi dan memahami latar belakang serta pengalaman para karyawan dari berbagai tempat dan negara.

Perhatikan etika bisnis
Sekarang ini perusahaan mungkin hanya memikirkan keuntungan atau profit semata. Namun, kelak pada masa depan, perusahaan harus memperhatikan karyawan dan kondisi lingkungannya. Intinya hanya perusahaan yang memikirkan keuntungan, karyawan, dan lingkungan (bumi) yang akan meraih sukses. Adapun yang harus disiapkan, yakni perusahaan harus lebih ramah lingkungan.

Teknologi jaringan sosial
Teknologi internet dan media sosial seperti Twitter, blogging, intranet chat rooms sampai Skyping akan semakin menggejala. Adapun yang harus disiapkan, yakni para karyawan harus siap dengan respons yang cepat dan mungkin tanggapan yang tidak terduga. Perusahaan dan karyawan juga harus terbiasa dengan komunikasi informal dan komunikasi langsung, serta pembelajaran lewat media sosial tersebut.

Tempat kerja yang berpindah-pindah (mobile)
Smartphone akan semakin menunjukkan kekuatannya, menyingkirkan laptop atau meja kerja di kantor. Karyawan dituntut untuk bekerja cepat dan lebih produktif karena semua pekerjaan bisa dilakukan di mana pun, kapan pun. Adapun yang harus disiapkan, yakni para karyawan harus memiliki telepon yang sekaligus menjadi “meja kerja”.

Integrasi kerja dan kehidupan pribadi
Generasi sekarang selalu menuntut keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi atau pergaulan. Namun, generasi mendatang, mereka ingin agar selagi bekerja, mereka juga bisa sekaligus menikmati kehidupan pergaulan mereka. Bekerja menggunakan smartphone selagi nongkrong di kafe favorit adalah salah satu contohnya. Sesuatu yang harus disiapkan, yakni web commuting sangat diperlukan sebagai “kantor ketiga”.

Permainan simulasi
Sims atau Simulated Games adalah tempat terbaik untuk belajar berbisnis dengan risiko minim. Tak hanya bisa belajar, “pelatihan” ini menjadi sangat menyenangkan karena dikemas dalam bentuk permainan. Yang harus dipersiapkan, yakni lakukan “pelatihan” ini sesering mungkin untuk melatih kepekaan bekerja dan berbisnis. Permainan ini juga bisa melatih kompetensi pemainnya.

Pembimbing
Bimbingan secara one-on-one pada masa depan akan tetap berpengaruh besar. Namun, perusahaan akan memodifikasinya dengan pembimbingan dalam skala kecil atau secara grup. Adapun yang harus disiapkan, yakni setiap opini dan keahlian yang dimiliki karyawan akan sangat bermanfaat baginya untuk melakukan pembimbingan kepada karyawan yang lain.

Kebebasan informasi
Informasi akan semakin mudah disebar dan semakin mudah didapatkan. Adapun yang harus disiapkan, yakni hierarki akan semakin kehilangan tempat. Siapa pun, termasuk karyawan terendah, bisa mengungkapkan pendapat dan terlibat dalam pemecahan masalah.

Citra pribadi (personal branding)
Kecanggihan teknologi akan membuat jejak rekam Anda mudah terlacak. Karena itu, jangan main-main dalam membangun reputasi dan citra diri Anda, terutama di dunia maya. Sesuatu yang harus disiapkan, yakni sama seperti pada masa sekarang, reputasi tetap memegang peranan penting terhadap kredibilitas dan daya jual Anda.
Artikel Terkait

0 comments:

Post a Comment