Sep 1, 2010

Olahraga Jalan Bisa Meningkatkan Kecerdasan

Olahraga Jalan Bisa Meningkatkan Kecerdasan.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Kesehatan. Kesehatan adalah kenikmatan luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada makhluknya. Sudah sepantasnya kita senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Begitu pentingnya kesehatan itu sehingga Rasulullah SAW memberikan pesan kepada kita untuk senantiasa memanfaatkan dan memperhatikan lima perkara sebelum datangnya lima perkara:
"Ambillah lima perkara sebelum datangnya lima perkara, yaitu hidupmu sebelum datang ajalmu, jagalah kesehatanmu sebelum datang sakitmu, manfaatkan sebaik-baiknya kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu, manfaatkan masa mudamu sebelum datang waktu tuamu, manfaatkanlah waktu kayamu sebelum datang waktu fakirmu. (HR. Ahmad dan Baihaqi)"

Salah satu dari lima pesan Rasulullah SAW tersebut, adalah agar kita selalu menjaga kesehatan, sebelum datangnya waktu sakit.

Ilmuwan menunjukkan bahwa olahraga jalan dengan kecepatan sedang 40 menit selama tiga kali seminggu dapat meningkatkan kecerdasan.

Hal ini karena jalan sedang dapat meningkatkan hubungan antara sirkuit otak, memerangi penurunan fungsi otak yang terkait dengan penuaan dan bahkan meningkatkan kinerja dalam tugas-tugas penalaran.

Untuk menyelidiki hal tersebut, peneliti mengumpulkan partisipan usia 18 sampai 35 tahun dan 59 sampai 80 tahun yang menjalani gaya hidup sehat sebelum studi, setidaknya melakukan aktivitas fisik 30 menit atau lebih selama enam bulan sebelumnya.

"Hampir tak ada satu orang pun yang otaknya hanya aktif pada satu daerah. Jaringan otak memang berkurang seiring dengan usia, tapi efek olahraga jalan bisa memperlambat proses tersebut," ujar Professor Art Kramer, pemimpin penelitian, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (31/8/2010).

Tim peneliti menemukan bahwa orang tua yang lebih fit cenderung memiliki konektivitas yang lebih baik di daerah otak tertentu, terutama yang bertanggungjawab pada tugas perencanaan, prioritas, strategi dan multitasking.

Lalu peneliti mengukur konektivitas otak dan kinerja pada tugas-tugas kognitif di awal penelitian selama enam bulan dan satu tahun setelah kegiatan berjalan dilakukan.

Hasilnya, pada akhir tahun, konektivitas jaringan otak meningkat secara signifikan di otak pejalan kaki. Pejalan kaki mengalami peningkatan signifikan koneksi dalam otak yang membantu dalam pelaksanaan tugas-tugas kompleks dan kognitif.

"Semakin tinggi konektivitas maka semakin baik kinerja pada beberapa tugas kognitif, terutama yang kita sebut tugas kontrol eksekutif, yaitu hal-hal seperti perencanaan, penjadwalan, berurusan dengan ambiguitas, kerja memori dan multitasking," ujar Profesor Kramer.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Frontiers in Ageing Neuroscience.
Artikel Terkait

1 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...