Sep 4, 2010

Bila Si Kecil Mengompol Bagian 2

Bila Si Kecil Mengompol.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua. Dalam hal ini melatih kesabaran adalah hal yang sangat penting saat menghadapi masalah baik dengan orang yang lebih tua, maupun saat kita mencoba memecahkan masalah yang berkaitan dengan anak-anak kita.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu  berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal  negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Baca artikel sebelumnya di sini.

Mengompol juga dapat disebabkan oleh faktor organik yang merupakan suatu penyakit yaitu Diabetes Insipidus dimana penyakit ini ditandai dengan sering kencing (poliuria) sehingga anak selalu mengompol bila tidur, juga disertai keinginan untuk minum terus (palidipsia). Tanda-tanda lain dari penyakit ini adalah anak lekas marah, sangat letih, dan terdapat keadaan gizi yang kurang baik seperti kegemukan (obesitas) atau sangat kurus (cachexia).

Kebiasaan anak mengompol bukan dari faktor makanan sebagai pemicunya, kemungkinan faktor minuman yang berlebihan diwaktu bermain di sekolah atau dengan teman-temannya di rumah karena aktifitas anak yang banyak mengeluarkan keringat seperti bermain bola.

Dan tidak kalah pentingnya untuk selalu diingatkan kebersihan dini sebelum naik ketempat tidur dengan ke kamar mandi untuk buang air kecil dan mencuci anggota badannya serta pakaian tidur yang tidak terlalu tipis sehingga anak tidak kedinginan waktu tidur.

Penanggulangan
Untuk penanggulangan anak mengompol dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut:
1. Pembatasan jumlah minuman pada waktu malam hari.
2. Orang tua jangan menghukum anak yang ngompol karena dapat menimbulkan gangguan psikologis yang justru akan memperberat ngompol.
3. Membangunkan anak setelah beberapa jam tidur dan dibawa ke kamar mandi untuk kencing.
4. Memasang alarm di tempat tidur, sehingga bila anak ngompol, basah, alarm berbunyi, sehingga anak terbangun dan anak merasa terganggu oleh bunyi alarm dan menjadi tidak ngompol lagi. Dengan cara ini orang tua tahu jam berapa anak biasanya ngompol, sehingga dapat membangunkan dan menyuruh anak kencing beberapa saat sebelum alarm berbunyi.
5. Pengobatan psikologis untuk mencari dan mengatasi faktor psikologis yang diduga menjadi penyebab ngompol.
6. Gunakan obat-obatan, hanya jika benar-benar diperlukan.
7. Bila anak tidur ngorok karena ada pembesaran kelenjar tonsil dan adenoid, maka ia perlu diperiksakan ke dokter spesialis THT untuk kemungkinan dilakukan operasi pembuangan tonsil dan adenoid.
Artikel Terkait

2 comments:

  1. kulonuwun, maturnuwun tipsnya... untuk bekal kalau sudah menikah :)

    ReplyDelete
  2. ijin bookmark mas...tambah pengetahuan jika nanti punya momongan

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...