Aug 11, 2010

Mengatasi Anak Yang Suka Berkata Jorok

Mengatasi Anak Yang Suka Berkata Jorok.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Islam melarang berkata kotor, jorok, melaknat dan mencela. Larangan bicara demikian adalah untuk menjaga hubungan yang baik dengan lingkungan sosialnya. Karena selain berdosa juga mengganggu hubungan dengan masyarakatnya.

Perkataan jorok adalah perkataan yang tidak pantas bagi norma yang berlaku. Selain karena faktor lingkungan dan model keluarga, juga dapat disebabkan karena keinginan anak untuk mendapatkan perhatian dari lingkungannya.

Jenis perkataan jorok :
1. Profanity (mempermainkan kata-kata suci seperti Tuhan)
2. Cursing (menyumpahi orang seperti brengsek, sialan dan kurang ajar)
3. Obscenity (menggunakan kata yang mengandung konotasi seksual atau mencemooh seperti bodoh dan sinting)

Cara mengatasi berkata jorok :
1. Orang tua jangan mempedulikan apa yang telah diucapkan anaka di mana anak mengeluarkan kata jorok. Apabila perkataannya tidak menjadi perhatian bagi orang tuanya, maka anak tidak akan meneruskan kata-katanya.
2. Beri kesempatan kepada anak untuk berbicara sebagai ekspresi perasaannya.
3. Berilah contoh yang baik kepada anak tentang ucapan yang baik.
4. Berlagak bodoh, dengan menanyakan apa perkataan yang dimaksud.
5. Menunjukkan empati akan mengurangi kecenderungan anak untuk berbicara tidak pantas.
6. Menunjukkan ketidaksetujuan dengan ekspresi yang wajar.
7. menghukumnya dengan cara mengisolasi anak selama beberapa menit misalnya dengan menyuruhnya masuk kamar.
8. Berdiskusi dengan anak tentang jeleknya berkata jorok.
9. Berilah ganjaran atau hadiah ketika anak mengurangi kebiasaan buruknya.
Artikel Terkait

1 comments: