Aug 12, 2010

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Dalam kehidupan, komunikasi dan hubungan dengan orang lain, ada prinsip yang disebut proximity (kedekatan). Kedekatan disini mempunyai pengertian, dekat secara fisik dan juga dekat secara emosi. Kedekatan emosi, diawali dari kedekatan fisik. Dengan kedekatan, orang akan bisa memberikan pengaruh yang kuat, mendalam, dan tahan lama. Bisa mewarnai, mempersuasif, menanamkan nilai pada orang lain.

Secara fitrah, hubungan keluarga (orangtua - anak) adalah hubungan terdekat yang melibatkan emosi terdalam dalam diri manusia. Pada orangtualah, pertama kali anak mengadakan hubungan (initial contact). Karena psosisi orangtua tidak akan pernah tergantikan, bagi anak. Dan jika sosok itu hilang, maka ada suatu bagian dari jiwa anak menemukan sosok panutan lain. Meskipun demikian, kedekatan hubungan orangtua-anak kian lama bisa jadi kian renggang jika tidak dirawat dan dikembangkan. Sehingga pengaruh yang tertinggal dari orangtua kepada anak hanyalah pengaruh hak karena mereka adalah orang yang telah melahirkan si anak. Tidak terbentuk ikatan emosional yang mendalam.

Secara teknik Rasulullah Muhammad SAW pernah memberikan pengarahan mengenai pendidikan anak terkait dengan cara-cara membangun jiwa anak, yaitu sebagai berikut :
1. Menemani anak
Persahabatan punya pengaruh besar dalam jiwa anak. Teman adalah cermin bagi temnnya yang lain. Satu sama lain saling belajar dan mengajar.
2. Menggembirakan hati anak
Kegembiraan punya kesan mengagumkan dalam jiwa anak. Anak-anak menyukai kegembiraan. Bahkan orangtua merasakan kegembiraan dengan riangnya mereka.
3. Membangun kompetisi sehat dan memeberi imbalan kepada pemenangnya.
4. Memberi pujian
Pujian punya pengaruh penting dalam diri anak, sebab dapat menggerakkan perasaan dan emosinya sehingga cepat memperbaiki kesalahannya. Berikan pujian, bukan kemarahan.
5. Bercanda dan bersendau gurau
Canda dan senda gurau akan membantu perkembangan jiwa anak dan melahirkan potensinya yang terpendam.
6. Membangun kepercayaan diri anak
Ini dilakukan dalam bentuk mendukung kekuatan 'azzam pada anak misalnya melatih menjaga rahasia, membiasakan anak berpuasa, membangun kepercayaan sosial, membangun kepercayaan ilmiah (logika), membangun jiwa berusaha
7. Memanggil dengan panggilan yang baik
8. Memenuhi keinginan anak
Adakalanya orangtua harus memenuhi permintaan anak. Ini juga merupakan cara efektif untuk menumbuhkan emosinya dan menambat jiwanya pada orangtua
9. Bimbingan terus menerus
Anak, sering salah dan lupa. Dibanding semua makhluk lain, masa anak-anak manusia adalah yang paling panjang. Ini semua kehendak Allah, agar cukup sebagai waktu untuk mempersiapkan diri menerima taklif (kewajiban memikul syariat). Orangtua harus secara telaten membimbing anak pada masa kanak-kananknya.
10. Bertahap dalam pengajaran
Contohnya pada saat mendidik anak untuk shalat.
11. Imbalan dan ancaman
Cara ini tidak kalah pentingnya dalam membangun jiwa. Rasulullah SAW juga menggunakan cara ini dalam pendidikan. Contohnya untuk membuat anak berbakti pada ornag tua, beliau menyebutkan besarnya pahala berbakti kepada orangtua dan besarnya ancaman bagi mereka yang durhaka kepada orangtua
Artikel Terkait

1 comments:

  1. Benar asalkan kita sebagai orangtua selalu memberikan contoh yang baik..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...