Aug 26, 2010

Bila Si Kecil Mengompol

Bila Si Kecil Mengompol.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Mengompol pada usia kurang dari lima sampai enam tahun bukanlah hal yang mengkhawatirkan sebab umumnya akibat belum sempurnanya mekanisme pengendalian kandung kemih. Bila berkelanjutan, hadapi masalah ini dengan penuh kesabaran dan pengertian. Kadangkala, dibutuhkan upaya bladder training, sistem alarm, atau bahkan obat.

Setelah usia lima tahun, persentase anak laki-laki yang mengompol melebihi anak perempuan, tanpa diketahui alasannya. Sampai kini, belum diketahui persis penyebab mengompol. Namun, ada beberapa faktor yang berperan, seperti gangguan perkembangan anak, produksi urin yang berlebihan di malam hari, kurangnya kemampuan anak untuk mengetahui kalau kandung kemih sudah penuh saat tidur, adanya infeksi saluran kemih, serta faktor stres. Faktor lainnya adalah diabetes, gangguan napas saat tidur, kelainan bentuk saluran kemih, atau riwayat mengompol dalam keluarga.

Biasanya, anak mampu mengatasinya tanpa intervensi atau pengobatan apapun. Meski begitu, berkonsultasilah dengan dokter bila anak sudah berusia lima atau enam tahun, anak yang sudah tidak mengompol ternyata kembali mengompol, serta mengompol disertai nyeri saat pipis, rasa haus luar biasa, mengorok hebat, atau urin berwarna merah muda.

Berikut penanganan yang bisa dilakukan:
* Ajak si kecil berbicara. Latihlah untuk berkemih dengan benar, termasuk menahan pipis selama beberapa saat siang hari. Makin lama kapasitas kandung kemihnya ditingkatkan.
* Jangan biarkan anak minum terlalu banyak sekitar satu jam sebelum tidur. Ajak pipis sebelum masuk kamar tidur dan sesaat sebelum tertidur. Bangunkan tengah malam untuk berkemih.
* Pasang alarm yang akan berbunyi begitu seprei basah terkena urin.
* Beri anak penghargaan ketika berhasil tidak mengompol. Jadi, ia akan terpicu untuk terus berusaha.

Baca artikel selanjutnya tentang bila si kecil mengompol, klik di sini.   
Artikel Terkait

3 comments:

  1. mau tanya, anak saya umur 2.5 tahun dan sekarang masih memakai diapers..kami sudah coba untuk toilet training, tapi setiap 5 menit sekali anak saya ngompol / pipis..apakah ini wajar?

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...