Aug 10, 2010

Bahagia di Usia Senja

Bahagia di Usia Senja.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Mari kita membahas mengenai kebahagiaan. Pada pokoknya kebahagiaan memiliki 3 penyebab, yaitu :

1. Acceptence (penerimaan)
Bahwa orang dengan usia lanjut diterima dengan baik di lingkungannya.

2. Affection (pengasihan)
Dikasihi oleh keluarganya

3. Achievment (penghasilan)
Orang yang telah lanjut usiapun membutuhkan penghasilan untuk diri mereka sendiri

Ada beberapa aspek yang dapat membangun kebahagiaan di usia senja, yaitu :

1. Aspek Kesehatan
Semua orang berharap sehat selama hidupnya. Terlebih bagi yang telah lanjut usia, dimana daya tahan tubuh menurun, mata tidak lagi awas, begitu pula organ yang lainnya. Bagi mereka, kesehatan adalah hal yang utama. maka salah satu tiang penopang kebahagiaan adalah kesehatan badan jasmani.

2. Aspek Sosial
Hormati yang tua, sayangi yang muda. Prinsip inilah yang mendasari hubungan positif antar manusia. Aplikasi dari aspek sosial adalah dengan menghormati orang tua.

3. Aspek Finansial/Ekonomi
Tidak salah bila ada yang menilai bahwa dengan ekonomi mapan, hidup orang akan lebih bahagia, tidak terkecuali bagi manula. Orang lanjut usia dengan finansial terjamin, dapat memanfaatkan waktu lebih bebas untuk hal-hal diluar kebutuhannya.

4. Aspek Pasangan
Hidup bersama pasangan yang telah bersama hingga hari tua adalah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri. Maut atau mati adalah rahasia Tuhan. Namun berharap untuk tetap bersama hingga kakek nenek adalah mimpi semua pengantin baru. Jadi keberadaan sang suami ataupun isteri saat tubuh sudah tidak kuat lagi adalah suatu kebahagiaan yang besar.

5. Aspek Rohani
Kebahagiaan takkan terwujud dengan seutuhnya bila faktor terakhir ini tidak terpenuhi. Meskipun faktor pertama hingga keempat melingkupi kehidupan seseorang, ia akan merasa kurang dan tidak tenang jika faktor rohani tidak terpenuhi.
Akhir dari segala yang hidup adalah mati. Tiada kemampuan yang menerangkan lebih jelas daripada Al-Quran dan lisan Rasul bahwa kehidupan akherat hanya dapat dibayar dengan iman saja, bukan yang lain. Di sinilah akhirnya banyak orang tua yang rajin pergi ke masjid dalam rangka sujud pasrah pada Allah, berpasrah diri tanpa syarat, memohon ampun akan segala dosa dan berharap tempat yang layak untuknya nanti.
Artikel Terkait

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...