• The Most Beautiful Places To Visit in Indonesia

    Indonesia, with thousands of islands, is the largest archipelago in the world. Wondering what to see in Indonesia? See its wonderful beaches and active volcanoes are a major draw for the tourists. One is sure to find everything here in Indonesia, whether they are here for a relaxing vacation or to experience adventure. .

  • Bali Indonesia Land of the Gods

    Also known as the Land of the Gods, Bali appeals through its sheer natural beauty of looming volcanoes and lush terraced rice fields that exude peace and serenity. It is also famous for surfers’ paradise! Bali enchants with its dramatic dances and colorful ceremonies, its arts, and crafts, to its luxurious beach resorts and exciting nightlife. And everywhere, you will find intricately carved temples.

  • Kim Kardashian’s Transformation Over the Years P

    Kim was born on October 21, 1980 in Los Angeles, California, the daughter of Robert and Kris. She has an older sister, Kourtney, a younger sister, Khloé, and a younger brother, Rob. Their mother is of Dutch, English, Irish, and Scottish ancestry, while their father was a third-generation Armenian-American.

  • The 15 Scariest Haunted Houses in the US and The Stories Behind Them

    As much as many of us think we know how we'd react if we saw a genuine apparition, we don't really know until it happens to us. Perhaps you like to think you would be brave, but you might just freak out. And that is not unusual. It's our instinctive fight-or-flight response in the face of the unknown kicking in. We have seen experienced ghost hunters scream and run out of a room at the slightest noise or movement.

  • 16 Tips to Get Beautiful Glowing Skin

    Glowing skin that feels smooth is something we all strive for and it’s about much more than just appearance. Glowing skin signals good health. The skin is the largest organ in the body and has the important job of protecting the body from harmful, external influences.

.... CLICK 1X ....
loading...

Menghukum Anak Yang Membandel

Menghukum Anak Yang Membandel.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua. Dalam hal ini melatih kesabaran adalah hal yang sangat penting saat menghadapi masalah baik dengan orang yang lebih tua maupun saat kita mencoba memecahkan masalah yang berkaitan dengan anak-anak kita.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu  berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Bagaimana cara menghadapai anak yang nakal? Bagaimana bila anak membandel?

Hukuman yang muncul karena orang tua khawatir kehilangan kewibawaan, bukan upaya untuk menunjukkan kasih sayang atau melatih anak agar disiplin pada aturan, melainkan akan menimbulkan reaksi negatif. Anak akan merasa hukuman sebagai lambang kebencian orang tua kepada mereka. Arnold Buss seorang psikolog dalam bukunya Man in Perspective mengingatkan, bila hukuman diberikan terlalu sering dan anak merasakan hal ini tidak dapat dihindarkan, anak akan membentuk rasa ketidakberdayaan (sense of helplesness).

Hukuman badan secara fisiologis dan psikologis memiliki dampak jangka pendek dan panjang. Efek fisik jangka pendek misalnya luka memar, bengkak, dll. Sedangkan dampak fisik jangka panjang misalnya cacat seumur hidup. Efek psikologis jangka pendek, misalnya merasa marah, sakit hati, jengkel untuk sementara waktu. Dampak ini tentu lebih ringan dibandingkan dengan efek psikologis jangka panjang,seperti merasa dendam yang mungkin sampai bertahun-tahun. Bahkan, Philip Greven dalam bukunya Spare the Child: The Religious Roots of Punishment and the Psychological Impact of Physical Abuse menyatakan, efek psikis jangka panjang itu termasuk disasosiasi bermacam bentuk seperti represi atau amnesia, pikiran terbelah serta kekurangpekaan
perasaan.

Hukuman badan harus dipandang sebagai jalan terakhir. Jalan terbaik antara lain dengan memberikan teladan yang baik.Dengan demikian si anak akan mempelajari tentang apa yang boleh dan tidak boleh mereka perbuat. Metode non-hukuman badan bentuk lain adalah metode time out dengan mengisolasi si anak dalam ruangan kurang nyaman baginya selama beberapa menit. Atau, anak diminta mengerjakan sesuatu yang kurang menyenangkan baginya, misalnya membersihkan kamar mandi, menyapu, dilarang menonton TV seharian, dll.

Namun hendaknya anak diberi peringatan sebelum hukuman dilaksanakan. Jika hukuman badan tidak dapat dihindarkan, A.M. Cooke dalam bukunya Family Medical Guide memberikan beberapa saran hukuman badan seperti apa yang patut dilakukan:
- Memukul anak dengan menggunakan telapak tangan terbuka pada pantat, kaki, atau tangan.
- Hukuman diberikan cukup satu kali sehari.
- Jangan memberikan hukuman badan pada anak yang berusia kurang dari 1 tahun.
- Sedapat mungkin hindari hukuman pada saat orang tua sedang pada puncak emosi.
- Hukuman diberikan singkat dan sungguh-sungguh, segera setelah kesalahan dilakukan
Share:

Mengajarkan Kedisiplinan Pada Anak

Mengajarkan Kedisiplinan Pada Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua. Dalam hal ini melatih kesabaran adalah hal yang sangat penting saat menghadapi masalah baik dengan orang yang lebih tua maupun saat kita mencoba memecahkan masalah yang berkaitan dengan anak-anak kita.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu  berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Bagaimana cara mengajarkan kedisplinan pada anak?

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak balita masih belum bisa memahami hubungan antara tindakannya yang 'nakal' (menurut orangtua) dengan pukulan yang diterimanya. Anak hanya merasakan sakit karena dipukul tanpa tahu alasan kenapa mereka dipukul. Kalaupun si anak tidak lagi melakukan tindakan 'nakal'-nya itu, hal ini bukan karena dia menyadari kenakalannya, tetapi lebih pada rasa takut akan dipukul lagi. Artinya, pukulan tersebut sama sekali tidak bisa mendisiplinkan anak atas kesadarannya sendiri.

Berikut merupakan 8 cara untuk mengajarkan disiplin pada anak:
1. Belajar mengatakan "tidak" secara tegas tapi dengan, penuh kasih sayang, berwibawa, dan tanpa nada marah. Kemampuan ini akan menolong Anda dalam mendidik anak sehingga mereka mengetahui, ada batasan dalam berbuat sesuatu.

2. Selalu bersikap konsisten. Jika Anda telah mengatakan akan ada tindakan akibat dari perilakunya yang salah, terapkan "hukuman" tersebut sehingga anak tidak akan pernah mencobanya untuk memainkan Anda. Sikapnya yang tidak konsisten akan menghancurkan aturan dan disiplin.

3. Fokus dan targetkan satu atau dua perilaku yang harus ditaati dengan baik pada waktu yang bersamaan. Misalnya, makanan harus dihabiskan, makanan jangan dibuat mainan. Umumnya akan lebih efektif untuk mengajarkan anak pada satu atau dua bidang yang terfokus daripada mencoba untuk mengajarkannya sedikit-sedikit tapi dengan berbagai macam bidang yang berbeda.

4. Berlakulah seperti "bos" dan jangan malu untuk menjadi bos dalam membina hubungan dengan anak. Jika tidak, anak cenderung bertindak semaunya bagaikan anak ayam kehilangan induk dan akhirnya akan berprilaku negatif.
Anda dapat mengatakan pada anak bahwa anda adalah "bos" mereka. Tentu saja sebagai bos Anda tidak bertindak otoriter dan semena-mena.

5. Ajarkan anak disiplin, dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan cinta kasih.

6. Berikan anak pilihan-pilihan kecil, semisal baju apa yang ia sukai, mau wortel atau kacang polong. Setelah menentukan plihan, anak harus konsisten dengan pilihannya tersebut.

7. Ingat disiplin yang konsisten merupakan hal yang aman dan baik. Kepatuhan anak merupakan salah satu jaminan agar ia selamat dari bahaya. Waktu yang terbaik untuk menyiapkan diri dari dalam keadaan bahaya adalah sebelum Anda berada dalam bahaya.

8. Untuk langkah awal, ajarkan anak dengan cara memfokuskan mereka agar menurut pada aturan atau disiplin yang Anda buat. Anak sudah cukup mengerti untuk mempelajari konsep ini.
Share:

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Tips Mengatasi Anak Susah Makan.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu  berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun  yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala  dari Allah SWT.

Kali ini Geniuslifetips membahas tentang Tips Mengatasi Anak Susah Makan. Silakan simak uraiannya berikut ini.

Problema sulit makan ini dialami anak di usia balita. Umumnya mulai ditemui pada usia anak 1-4 th. Banyak hal yang menyebabkan anak susah makan. Karena bagi anak, saat makan itu bukan hanya pemenuhan gizi tetapi juga saat penuh tantangan, rasa ingin tahu, berlatih, belajar, dsb.

Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan dan tips singkat mengatasinya :
1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bulan) yang itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yang campur aduk antara lauk pauk seperti makanan diblender jadi satu. Sama halnya orang dewasa, kalau kita makan dengan menu yg sama tiap hari dan disajikan campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak minimal selama 1 minggu untuk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pandai-pandainyanya ibu memberikan makanan bervariasi. Seperti kalau anak tidak mau nasi, bisa diganti roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yang menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dengan lauk pauknya. Hias dengan aneka warna dan bentuk. Jika perlu cetak makanan dengan cetakan kue yamg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan, sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan "dewa" yang bisa menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur dan lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu.. Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1 tahun, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan dalam ikan-ikanan, sayur dan buah.

Tips : Kurangi susu! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dengan berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yang dilakukan ortunya mempengaruhi perilaku makan anak. Misalnya, anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang malas makan (diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai
orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak tidak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga seperti kebiasaan orang tua ketika menenangkan anak yang sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb). Akibatnya anak kekenyangan dan malas makan.

Tips :
Perhatikan dan ubah kebiasaan dan perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar dan menerapkan semua hal yang ia dapat dari lingkungan sekitarnya, terutama orang tuanya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Tidak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik è fase normal yang dilewati tiap anak.
Pada usia >2 tahun, anak sering membangkang atau tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang "nggak mau", makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yang dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk "independen". Jadi batita umumnya ditandai dengan "AKU", artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya "power".
Nah banyak ortu yang tidak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada orang tua yang mengancam anaknya bahkan memukul. Cara-cara tersebut harus dihindari.

Jika anak pada usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya). Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang sampai dewasa ogah makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami
trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dengan baik. Jadilah orang tua yang otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yang baik dengan anak. Bersabarlah menghadapi anak. Rumah adalah "madrasah" pertama dan utama bagi anak.

5. Anak sedang sakit/sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan karena anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan "cerewet", maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau tidak mau makan. Beri makanan ringan yang padat kalori, seperti makaroni skutel, dsb.

Yang jelas dan perlu diingat oleh tiap orang tua adalah : seberapapun anak tidak mau atau susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.
Tetap kreatif mengolah dan menyajikan makanan, bina komunikasi yang baik, terus belajar menjadi ortu dan memahami kondisi anak, dan bersabar.
Share:

Rahasia Umur Panjang

Rahasia Umur Panjang.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Kesehatan. Kesehatan adalah kenikmatan luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada makhluknya. Sudah sepantasnya kita senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Begitu pentingnya kesehatan itu sehingga Rasulullah SAW memberikan pesan kepada kita untuk senantiasa memanfaatkan dan memperhatikan lima perkara sebelum datangnya lima perkara:
"Ambillah lima perkara sebelum datangnya lima perkara, yaitu hidupmu sebelum datang ajalmu, jagalah kesehatanmu sebelum datang sakitmu, manfaatkan sebaik-baiknya kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu, manfaatkan masa mudamu sebelum datang waktu tuamu, manfaatkanlah waktu kayamu sebelum datang waktu fakirmu. (HR. Ahmad dan Baihaqi)"

Salah satu dari lima pesan Rasulullah SAW tersebut, adalah agar kita selalu menjaga   kesehatan, sebelum datangnya waktu sakit.

Mau memperbesar peluang untuk bermain dengan cucu Anda kelak? Mulailah melakukan hal-hal realistis untuk meningkatkan kesehatan Anda.

1. Turunkan berat badan sampai batas normal
Wanita yang punya berat badan normal di usia 20 tahun dan berhasil mempertahankannya, lebih dari sepertiganya tidak berisiko mengidap penyakit jantung, diabetes, atau kanker payudara. Dibandingkan wanita yang kegemukan, ia punya peluang mencapai umur lebih panjang 8 tahun lagi.

2. Kurangi porsi makan sedikit demi sedikit
Wanita yang rajin berolahraga selama 40 menit tiga kali seminggu, dan menyantap makanan sehat dalam porsi kecil, bisa susut bobotnya hingga 4,5 kilogram.

3. Hindari burger keju plus bacon
Studi menunjukkan, orang kurus makan lebih banyak serat, karbohidrat kompleks, dan protein nabati. Sedangkan orang gemuk lebih banyak mengonsumsi protein hewani. Jadi, kurangi zat tepung dan gula murni, tapi makan sayuran dan kacang-kacangan.

4. Perkuat otot-otot Anda
Otot-otot ekstra akan membakar kalori, serta memacu metabolisme. Bila Anda baru mulai di usia 25-an, otot Anda sudah agak ’lembek’. Kuncinya adalah dibentuk lagi dengan latihan yang bisa memperkuat otot.

5. Tetap menjalin hubungan dengan teman dan keluarga
Hubungan yang kokoh dalam keluarga dan pertemanan sangat penting untuk memberikan Anda rasa nyaman. Rasa aman dan nyaman akan membentengi Anda dari stres dan memperbesar peluang hidup lebih lama.
Share:

Bila Si Kecil Mengompol

Bila Si Kecil Mengompol.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Mengompol pada usia kurang dari lima sampai enam tahun bukanlah hal yang mengkhawatirkan sebab umumnya akibat belum sempurnanya mekanisme pengendalian kandung kemih. Bila berkelanjutan, hadapi masalah ini dengan penuh kesabaran dan pengertian. Kadangkala, dibutuhkan upaya bladder training, sistem alarm, atau bahkan obat.

Setelah usia lima tahun, persentase anak laki-laki yang mengompol melebihi anak perempuan, tanpa diketahui alasannya. Sampai kini, belum diketahui persis penyebab mengompol. Namun, ada beberapa faktor yang berperan, seperti gangguan perkembangan anak, produksi urin yang berlebihan di malam hari, kurangnya kemampuan anak untuk mengetahui kalau kandung kemih sudah penuh saat tidur, adanya infeksi saluran kemih, serta faktor stres. Faktor lainnya adalah diabetes, gangguan napas saat tidur, kelainan bentuk saluran kemih, atau riwayat mengompol dalam keluarga.

Biasanya, anak mampu mengatasinya tanpa intervensi atau pengobatan apapun. Meski begitu, berkonsultasilah dengan dokter bila anak sudah berusia lima atau enam tahun, anak yang sudah tidak mengompol ternyata kembali mengompol, serta mengompol disertai nyeri saat pipis, rasa haus luar biasa, mengorok hebat, atau urin berwarna merah muda.

Berikut penanganan yang bisa dilakukan:
* Ajak si kecil berbicara. Latihlah untuk berkemih dengan benar, termasuk menahan pipis selama beberapa saat siang hari. Makin lama kapasitas kandung kemihnya ditingkatkan.
* Jangan biarkan anak minum terlalu banyak sekitar satu jam sebelum tidur. Ajak pipis sebelum masuk kamar tidur dan sesaat sebelum tertidur. Bangunkan tengah malam untuk berkemih.
* Pasang alarm yang akan berbunyi begitu seprei basah terkena urin.
* Beri anak penghargaan ketika berhasil tidak mengompol. Jadi, ia akan terpicu untuk terus berusaha.

Baca artikel selanjutnya tentang bila si kecil mengompol, klik di sini.   
Share:

Manfaat Dongeng pada Psikologi Anak

Manfaat Dongeng pada Psikologi Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Pada zaman serba canggih seperti sekarang, kegiatan mendongeng di mata anak-anak tidak populer lagi. Sejak bangun hingga menjelang tidur, mereka dihadapkan pada televisi yang menyajikan beragam acara, mulai dari film kartun, kuis, hingga sinetron yang acapkali bukan tontonan yang pas untuk anak. Kalaupun mereka bosan dengan acara yang disajikan, mereka dapat pindah pada permainan lain seperti videogame.

Kegiatan mendongeng sebetulnya bisa memikat dan mendatangkan banyak manfaat, bukan hanya untuk anak-anak tetapi juga orang tua yang mendongeng untuk anaknya. Kegiatan ini dapat mempererat ikatan dan komunikasi yang terjalin antara orang tua dan anak. Para pakar menyatakan ada beberapa manfaat lain yang dapat digali dari kegiatan mendongeng ini.

Pertama, anak dapat mengasah daya pikir dan imajinasinya. Hal yang belum tentu dapat terpenuhi bila anak hanya menonton dari televisi. Anak dapat membentuk visualisasinya sendiri dari cerita yang didengarkan. Ia dapat membayangkan seperti apa tokoh-tokoh maupun situasi yang muncul dari dongeng tersebut. Lama-kelamaan anak dapat melatih kreativitas dengan cara ini.

Kedua, cerita atau dongeng merupakan media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras, maupun tentang berbagai kebiasaan sehari-hari seprti pentingnya makan sayur dan menggosok gigi. Anak juga diharapkan dapat lebih mudah menyerap berbagai nilai tersebut karena Kak Agam di sini tidak bersikap memerintah atau menggurui, sebaliknya para tokoh cerita dalam dongeng tersebutlah yang diharapkan menjadi contoh atau teladan bagi anak.

Ketiga, dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Setelah tertarik pada berbagai dongeng yang diceritakan Kak Agam, anak diharapkan mulai menumbuhkan ketertarikannya pada buku. Diawali dengan buku-buku dongeng yang kerap didengarnya, kemudian meluas pada buku-buku lain seperti buku pengetahuan, sains, agama, dan sebagainya.

Tidak ada batasan usia yang ketat mengenai kapan sebaiknya anak dapat mulai diberi dongeng oleh Kak agam. Untuk anak-anak usia prasekolah, dongeng dapat membantu mengembangkan kosa kata. Hanya saja cerita yang dipilihkan tentu saja yang sederhana dan kerap ditemui anak sehari-hari. Misalnya dongeng-dongeng tentang binatang. Sedangkan untuk anak-anak usia sekolah dasar dapat dipilihkan cerita yang mengandung teladan, nilai dan pesan moral serta problem solving. Harapannya nilai dan pesan tersebut kemudian dapat diterapkan anak dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan suatu dongeng tidak saja ditentukan oleh daya rangsang imajinatifnya, tapi juga kesadaran dan kemampuan pendongeng untuk menyajikannya secara menarik. Untuk itu Kak Agam dapat menggunakan berbagai alat bantu seperti boneka atau berbagai buku cerita sebagai sumber yang dapat dibaca oleh orang tua sebelum mendongeng.

Manfaat Dongeng untuk anak :
1. Mengasah daya pikir dan imajinasi
2. Menanamkan berbagi nilai dan etika
3. Menumbuhkan minat baca
Share:

Aktivasi Otak Tengah

Aktivasi Otak Tengah.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Marilah kita membahas tentang aktivasi otak tengah. Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.
Share:

Cinta Sang Ibu Menentukan Watak Anak

Cinta Sang Ibu Menentukan Watak Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Di usia balita, bukan hanya kebutuhan gizi saja yang wajib menjadi perhatian para orangtua. Inilah saat yang paling tepat menanamkan rasa cinta dan kasih sayang karena dampaknya akan terus terbawa hingga dewasa.

Meski bayi belum dapat membalas ucapan ayah ibunya, ia dapat menangkap rasa cinta yang disampaikan melalui tatapan, usapan, dan pelukan. Dan, ekspresi cinta yang ditangkapnya akan menjadi modal baginya untuk mengembangkan kekuatan emosional yang kelak membantunya mengatasi stres.

Karena itulah, para pakar menilai ikatan batin antara ibu dan anak menjadi kunci yang menentukan apakah seseorang akan tahan uji melewati berbagai fase kehidupan. Namun, sikap kasih sayang yang ditunjukkan secara berlebihan juga tidak disarankan karena bisa membuat anak merasa terganggu dan malu, terutama ketika anak mulai beranjak besar.

“Kasih sayang yang dicurahkan orangtua kepada anak bukan hanya mengurangi stres, tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan sosialnya yang kelak membantunya di usia dewasa,” kata Dr Joanna Maselko.

Dalam risetnya, Maselko dan timnya mengamati 500 orang di Amerika sejak mereka bayi hingga dewasa. Ketika para responden itu masih bayi, peneliti menilai respons ibu mereka terhadap emosi dan kebutuhan anak. Misalnya menilai apakah terdapat interaksi yang hangat antara keduanya.

Tiga puluh tahun kemudian, para peneliti meminta para responden yang kini sudah dewasa itu untuk mengikuti survei mengenai emosi dan perasaan. Ternyata, responden yang dilimpahi kasih sayang oleh ibunya mampu mengatasi tekanan hidup secara lebih baik. Mereka juga mampu mengatasi kecemasan dan emosi negatif.

Dr Terri Apter, psikolog dari Cambridge yang sering melakukan studi mengenai hubungan ibu dan anak, mengatakan, orangtua harus bersikap responsif terhadap kebutuhan anak. “Setiap bayi lahir tanpa tahu bagaimana mengatur emosi mereka. Mereka mempelajari emosi dari kesusahan dan juga ketenangan yang didapatnya,” katanya.

Ibu yang responsif, lanjut Terri, paham apakah perhatian yang diberikannya sudah cukup atau kurang. “Ibu yang responsif bukan cuma tahu kapan harus memberi perhatian, tetapi juga kapan harus menjaga jarak,” ujarnya.
Share:

Memahami Dunia Anak

Memahami Dunia Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Setiap orang tua pasti ingin agar buah hatinya kelak tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, kreatif, mandiri, dan bertaqwa. Harapan untuk menjadikan mereka yang terbaik, untuk kebaikan anak itu sendiri. Untuk mewujudkan hal tersebut, orang tua perlu memahami dunia anak dengan baik. Sebab, dunia mereka berbeda dengan dunia orang dewasa. Anak-anak memiliki pribadi yang unik. Kadang kita merasa tingkah mereka lucu, tapi itulah dunia mereka. Sebagai orang tua harus memahami kreatifitas anak-anak dan mengarahkannya ke hal-hal yang positif.

Berikut ini kiat memahami dunia anak yang perlu kita ketahui, yaitu:

1. Suka meniru
Entah kita sadar atau tidak, apa yang kita ucapkan, kita lakukan, tentu akan ditiru anak-anak. Makanya kita sebagai orang tua harus memberikan contoh nyata atau keteladanan yang baik pada anak-anak.
Anak-anak adalah cermin orang tuanya. Tapi bukan hanya dari orang tua saja, anak-anak akan meniru dari lingkungan sekitar atau media lain seperti televisi. Orang tua harus selektif dalam hal ini.

2. Dunia anak adalah dunia bermain
Dengan demikian, hampir semua kegiatannya adalah bermain. Bermain sambil belajar (belajar sambil bermain), mengeksprolasi benda-benda yang ada di sekitar mereka merupakan kegiatan yang menyenangkan. Arahkan pada permainan yang merangsang pertumbuhan otak dan fisiknya. Perhatikan dalam memilih mainan untuk anak-anak ataupun memilih permainan anak.

3. Masih berkembang
Anak-anak masih berkembang baik secara fisik maupun phikis. Dengan melalui beberapa tahap, akan membentuk kepribadian anak itu sendiri.

4. Anak-anak tetaplah anak-anak
Mereka belum dewasa, maka jangan dibandingkan dengan orang dewasa. Baik dari pola pikirnya, apalagi dari fisiknya. Biarkan mereka menikmati dunia anaknya.

5. Kreatif
Selain tumbuh dan berkembang, anak-anak adalah pribadi yang kreatif, suka bertanya, rasa ingin tahu yang tinggi, suka berimajinasi. Kalau anak bertanya tentang sesuatu, jawablah sesuai usia anak. Penjelasan yang berbelit-belit akan susah diterima anak.
Sampaikanlah dengan bahasa anak-anak, bahasa yang mudah di mengerti, sesuai kemampuan mereka dalam menerima informasi baru. Anda tidak perlu bosan dengan pertanyaannya yang berulang kali. Justru, Andalah yang seharusnya memahami dunia anak dengan baik. Ciptakan rumah sebagai tempat untuk memancing kreativitas anak

6. Ketika ada permasalahan, jangan buru-buru menyalahkan anak. Lebih baik Anda dan pasangan Anda berintrospeksi terlebih dahulu. Pilihlah kata-kata yang tepat bila ingin mengkritik anak. Perhatikan juga nada bicara Anda

7. Perbanyak membaca buku atau bacaan lain yang bermanfaat, untuk lebih memahami dunia anak, atau bisa juga melihat program acara yang berkaitan dengan pola asuh.

8. Kenali karakter anak. Setiap anak itu unik. Anda tidak perlu membanding-bandingkannya dengan yang lain. Yang perlu Anda lakukan adalah membantu mengenali potensinya dan mengarahkannya. Tidak ada salahnya memberi reward pada anak, seperti pujian, hadiah, dan lain sebagainya.

9. Untuk lebih memahami dunia anak, buka diri dengan teman-teman yang lebih berpengalaman sekedar berbagi cerita atau diskusi. Bila diperlukan, Anda dapat pergi berkonsultasi dengan Psikolog. Tidak perlu malu. Psikolog bukanlah tempat bagi anak yang bermasalah saja

10. Libatkan anak ketika Anda dan pasangan akan membuat peraturan di rumah. Seperti, membiasakan anak memperkenalkan teman-temannya pada Anda, selaku orang tua. Meski demikian, jangan paksakan keinginan Anda. Dan, Anda harus konsekuen dengan hasil perjanjian antara orang tua dan anak.
Share:

Menjaga Kesehatan Anak

Menjaga Kesehatan Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Kesehatan. Kesehatan adalah kenikmatan luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada makhluknya. Sudah sepantasnya kita senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita.

Begitu pentingnya kesehatan itu sehingga Rasulullah SAW memberikan pesan kepada kita untuk senantiasa memanfaatkan dan memperhatikan lima perkara sebelum datangnya lima perkara:
"Ambillah lima perkara sebelum datangnya lima perkara, yaitu hidupmu sebelum datang ajalmu, jagalah kesehatanmu sebelum datang sakitmu, manfaatkan sebaik-baiknya kesempatanmu sebelum datang kesibukanmu, manfaatkan masa mudamu sebelum datang waktu tuamu, manfaatkanlah waktu kayamu sebelum datang waktu fakirmu. (HR. Ahmad dan Baihaqi)"

Salah satu dari lima pesan Rasulullah SAW tersebut, adalah agar kita selalu menjaga  kesehatan, sebelum datangnya waktu sakit.

Pengetahuan kesehatan anak akan membuat Anda tidak mudah panik ketika menghadapi anak Anda mengalami gangguan kesehatan. Sebab, sebagian besar gangguan tersebut sembuh dengan sendirinya, bisa ditanggulangi di rumah dan tidak membahayakan. Tidak jarang dokter yang baik justru akan mengatakan : "anak sehat kok diajak ke dokter!". Nah, lantas mengapa Anda selalu risau padahal anak sehat-sehat saja?

Jika kondisi kesehatan anak Anda memang membutuhkan penanganan dokter, cobalah menanyakan apa penyebabnya dan bagaimana tindakan yang perlu dilakukan. Ingat, tidak selalu penyakit anak Anda membutuhkan obat. Ingat, penggunaan obat dengan benar pun menimbulkan efek samping.

Karenanya, Anda tidak perlu tergesa-gesa untuk memberikan obat kepada anak untuk mengobati gejalanya, dan akan lebih bijak jika mendiskusikan penyebabnya kepada dokter. Perlu Anda pahami, berkunjung ke dokter bukan selalu identik dengan upaya pemberian obat, namun lebih tepat untuk berkonsultasi.

Anda juga tidak perlu memaksa dokter untuk memberikan obat kepada anak Anda. Semakin banyak obat, maka semakin banyak efek samping yang ditimbulkannya.

Perlu Anda ketahui, dalam sebuah penelitian, anak termasuk populasi yang paling terpapar pada pola pengobatan yang tidak rasional, terutama dalam pemberian antibiotik yang berlebihan dan pemberian obat sekaligus pada saat yang bersamaan. Jika Anda menginginkan kesehatan anak yang utama, maka Anda tidak perlu mencekokinya dengan berbagai macam obat!

Berikut tips untuk menjaga kesehatan anak :
* Menjaga asupan makanan anak. Nutrisi yang cukup, sesuai dengan usia, berat badan dan aktivitas anak anda akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.
* Melengkapinya dengan multivitamin. Suplemen ini mengandung beragam vitamin esensial (yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh). Bila diberikan secara tepat - komposisi dan dosisnya disesuaikan dengan kebutuhan anak - multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.
* Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut anak adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, bujuklah anak untuk tidak jajan sembarangan.
Share:

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Berbicara mengenai pendidikan anak, mengapa pendidikan anak usia dini itu penting? Ya, karena masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan.
Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50% kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berumur 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi ketika anak berumur sekitar 18 tahun.

Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama, sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun berikutnya.
Periode emas ini merupakan periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya, hingga masa dewasa. Pahami, masa emas ini hanya datang sekali! Apabila terlewat, berarti habis sudah peluang Anda.

Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini dalam bentuk pemberian rangsangan-rangsangan (stimulasi) dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak.
Singkatnya, pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan mengapa perlu diselenggarakan pendidikan anak usia dini, yaitu:
* Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
* Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Adapun rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.

Berikut beberapa ruang lingkup Pendidikan Anak Usia Dini :
* Infant (0-1 tahun)
* Toddler (2-3 tahun)
* Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
* Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Saat ini, sudah ada beberapa satuan pendidikan penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini, diantaranya adalah :
* Taman Kanak-kanak (TK)
* Raudatul Athfal (RA)
* Bustanul Athfal (BA)
* Kelompok Bermain (KB)
* Taman Penitipan Anak (TPA)
* Satuan PAUD Sejenis (SPS)
* Sekolah Dasar Kelas Awal (kelas 1,2,3)
* Bina Keluarga Balita
* Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
* Keluarga
* Lingkungan

Tidak bisa dipungkiri, pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan ini.
Share:

Pentingnya Kebersamaan Ibu Dan Anak

Pentingnya Kebersamaan Ibu Dan Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Kadang kita tidak menyadari, tiba-tiba saja anak kita sudah dewasa. Kemudian kita mulai berandai-andai jika saja dulu bisa meluangkan lebih banyak waktu bersama anak-anak. Mungkin kita akan menyesal, jika kesuksesan kita di karir harus dibayar mahal dengan menghilangkan banyak waktu kebersamaan ibu dan anak.

Hubungan emosional yang terjalin antara ibu dan anak bisa saja berkurang. Tidak hanya itu saja, kadang minimnya kebersamaan tersebut masih harus dibayar mahal dengan terjerumusnya anak ke hal-hal negatif, seperti narkoba atau tindakan kriminal lain.

Betapa sakit perasaan kita sebagai seorang ibu. Atau, bahkan ketika anak sukses dan berprestasi, kita tidak sepenuhnya merasa bahagia karena tidak merasa memiliki andil dalam hal ini.

Berikut ini adalah beberapa hal untuk menyadarkan kita pentingnya kebersamaan antara ibu dan anak.

1. Menangis
Menangis adalah satu cara yang digunakan oleh bayi untuk berkomunikasi dengan orang lain. Bayi akan menangis ketika lapar, haus, BAK dan BAB ataupun merasa sakit.

Sering juga bayi menangis karena ingin dekat dengan ibunya, tatkala ibunya sudah mendekat, dia pun terdiam. Ini adalah cara bayi untuk merasa nyaman bersama ibunya. Betapa tangisan adalah obat ampuh untuk mendekatkan hubungan ibu dan anak.

2. Menyusui bayi secara langsung
Bagaimanapun kesibukan seorang ibu, hendaknya dia tidak melupakan dan melalaikan untuk menyusui anaknya secara langsung, bukan melalui botol. Dari sisi kesehatan, banyak keistimewaan menyusui secara langsung dibanding dengan botol.

Secara psikologis, menyusui secara langsung akan membuahkan keterkaitan antara ibu dan anak. Anak akan merasa nyaman dan bahagia ketika dia bisa memandang wajah ibunya dan menyusu dari tubuhnya terutama di bulan-bulan awal.

3. Menggendong anak
Cara ini akan membuat ikatan khusus antara ibu dan anak secara batiniah. Karena anak akan merasa lebih dekat dengan tubuh orang tuanya. Berbeda apabila anak diletakkan dalam kereta dorong, meskipun dia masih bisa memandang wajah orang tuanya.

4. Bermain bersama anak
Riset membuktikan bahwa anak-anak sudah bisa mendengar dan melihat sejak hari pertama. Bayi akan merasa senang melihat wajah orang, apalagi sedang menyuarakan sesuatu yang indah.

Itulah sebabnya kita mengetahui, anak dapat mencium aroma ibunya tatkala berada di dekatnya. Maka bermainlah bersama anak anda. Posisikan diri Anda sebagai anak, untuk memahami indahnya kebersamaan ibu dan anak yang sedang berlangsung.

Hidup memang pilihan. Namun, apakah dengan melakukan pilihan, Anda harus mengorbankan sesuatu yang berharga, apalagi hal itu adalah waktu kebersamaan ibu dan anak? Anda tentu lebih tahu jawabannya...
Share:

Ciri-Ciri Semangat Kerja Yang Tinggi

Ciri-Ciri Semangat Kerja Yang Tinggi.
Geniuslifetips menyajikan artikel dan tips Pengembangan Diri. Setiap orang sukses selalu melalui proses pengembangan diri, entah dengan membaca, mencoba hal baru meminta dan menerima saran, bahkan dengan berolahraga, semua dilakukan untuk meningkatkan potensi.

Pengembangan diri merupakan bentuk perwujudan dari aktualisasi diri, yaitu proses untuk mewujudkan dirinya yang terbaik  sejalan dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Setiap individu mempunyai kekuatan yang bersumber dari dirinya, namun banyak orang yang merasa tidak mempunyai kemampuan apa-apa, merasa dirinya tidak berguna dan tidak mampu mencapai aktualisasi diri.

Geniuslifetip menyajikan artikel tentang Ciri-Ciri Semangat Kerja Yang Tinggi, semoga dapat memberikan inspirasi bagi anda.

Ciri-ciri yang dipakai untuk mengukur tinggi rendahnya semangat kerja yang dimiliki karyawan sebagian besar mengacu pada pendapat Maier yang menyebutkan ada empat konsep dasar yang mencerminkan semangat kerja yang tinggi yaitu, antara lain :

a. Kegairahan atau antusias (Zest, Enthusiasm). Maier mengemukakan bahwa seseorang yang memiliki kegairahan dalam bekerja berarti juga memiliki motivasi atau dorongan untuk bekerja, motivasi tersebut akan terbentuk bila kurang memiliki keinginan atau minat dan kegembiraan dalam melakukan pekerjaannya. Keinginan atau minat karyawan bekerja mencerminkan adanya dorongan karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan. Keinginan karyawan untuk bekerja dikatakan kuat bila karyawan melakukannya bukan karena adanya perasaan cemas.

b. Kualitas untuk bertahan (Staying Quality). Setiap orang tentu mempunyai tujuan tertentu dalam bekerja dan berusaha untuk mencapainya, makin besar usaha individu untuk mengatasi kesulitan dalam mencapai tujuannya, menunjukkan bahwa individu tersebut memiliki semangat kerja yang tinggi. Maier menyatakan bahwa individu tetap berusaha mencapai tujuan semula meskipun mengalami kesulitan, ini menunjukkan bahwa individu tersebut memiliki kualitas untuk bertahan.

c. Kekuatan melawan frustasi (Resistence to Frustation). Maier menyatakan bahwa kekuatan melawan frustasi berbeda dengan kualitas untuk bertahan, meskipun secara umum keduanya mencerminkan bagaimana individu tersebut menghadapi rintangan yang ditemui selama bekerja. Pada aspek ini Maier melibatkan suatu hal yang menarik untuk mengetahui semangat kerja individu, yaitu frustasi.

d. Semangat berkelompok. Semangat kerja menurut buku Multipal Personal Administration yaitu; bahwa semangat kerja adalah, sikap perorangan atau sikap kelompok dari masing-masing individu terhadap pekerjaan dan lingkungan pekerjaan.
Share:

Faktor yang Mempengaruhi Intelegensi

Faktor yang Mempengaruhi Intelegensi.
Geniuslifetips menyajikan artikel dan tips Pengembangan Diri. Setiap orang sukses selalu melalui proses pengembangan diri, entah dengan membaca, mencoba hal baru meminta dan menerima saran, bahkan dengan berolahraga, semua dilakukan untuk meningkatkan potensi.

Pengembangan diri merupakan bentuk perwujudan dari aktualisasi diri, yaitu proses untuk mewujudkan dirinya yang terbaik  sejalan dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Setiap individu mempunyai kekuatan yang bersumber dari dirinya, namun banyak orang yang merasa tidak mempunyai kemampuan apa-apa, merasa dirinya tidak berguna dan tidak mampu mencapai aktualisasi diri.

Berikut ini silakan simak artikel mengenai Faktor yang Mempengaruhi Intelegensi.

Intelegensi orang satu dengan yang lain cenderng berbeda-beda. Hal ini karena beberapa faktor yang mempengaruhinya. Adapun faktor yang mempengaruhi intelegensi antara lain sebagai berikut:

Faktor Bawaan
Dimana faktor ini ditentukan oleh sifat yang dibawa sejak lahir. Batas kesanggupan atau kecakapan seseorang dalam memecahkan masalah, antara lain ditentukan oleh faktor bawaan. Oleh karena itu, di dalam satu kelas dapat dijumpai anak yang bodoh, agak pintar. Dan pintar sekali, meskipun mereka menerima pelajaran dan pelatihan yang sama.

Faktor Minat dan Pembawaan yang Khas
Dimana minat mengarahkan perbuatan kepada suatu tujuan dan merupakan dorongan bagi perbuatan itu. Dalam diri manusia terdapat dorongan atau motif yang mendorong manusia untuk berinteraksi dengan dunia luar,sehingga apa yang diminati oleh manusia dapat memberikan dorongan untuk berbuat lebih giat dan lebih baik.

Faktor Pembentukan
Dimana pembentukan adalah segala keadaan di luar diri seseorang yang mempengaruhi perkembangan intelegensi. Di sini dapat dibedakan antara pembentukan yang direncanakan, seperti dilakukan di sekolah atau pembentukan yang tidak direncanakan, misalnya pengaruh alam sekitarnya.

Faktor Kematangan
Dimana tiap organ dalam tubuh manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Setiap organ manusia baik fisik mauapun psikis, dapat dikatakan telah matang, jika ia telah tumbuh atau berkembang hingga mencapai kesanggupan menjalankan fungsinya masing-masing.

Oleh karena itu, tidak diherankan bila anak anak belum mampu mengerjakan atau memecahkan soal soal matematika di kelas empat sekolah dasar, karena soal soal itu masih terlampau sukar bagi anak. Organ tubuhnya dan fungsi jiwanya masih belum matang untuk menyelesaikan soal tersebut dan kematangan berhubungan erat dengan faktor umur.

Faktor Kebebasan
Hal ini berarti manusia dapat memilih metode tertentu dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Di samping kebebasan memilih metode, juga bebas dalam memilih masalah yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kelima faktor diatas saling mempengaruhi dan saling terkait satu dengan yang lainnya. Jadi, untuk menentukan kecerdasan seseorang, tidak dapat hanya berpedoman atau berpatokan kepada salah satu faktor saja.
Share:

Kecerdasan Emosional

Kecerdasan Emosional.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Selama ini banyak orang menganggap bahwa jika seseorang memiliki tingkat kecerdasan intelektual (IQ) yang tinggi, maka orang tersebut memiliki peluang untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di banding orang lain. Pada kenyataannya, ada banyak kasus di mana seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi tersisih dari orang lain yang tingkat kecerdasan intelektualnya lebih rendah. Ternyata IQ (Intelligence Quotient) yang tinggi tidak menjamin seseorang akan meraih kesuksesan.

Daniel Goleman, seorang profesor dari Universitas Harvard menjelaskan bahwa ada ukuran/patokan lain yang menentukan tingkat kesuksesan seseorang. Dalam bukunya yang terkenal, Emotional Intelligence, membuktikan bahwa tingkat emosional manusia lebih mampu memperlihatkan kesuksesan seseorang.

Intelligence Quotient (IQ) tidak dapat berkembang. Jika seseorang terlahir dengan kondisi IQ sedang, maka IQ-nya tidak pernah bisa bertambah maupun berkurang. Artinya, jika seseorang terlahir dengan kecerdasan intelektual (IQ) yang cukup, percuma saja dia mencoba dengan segala cara untuk mendapatkan IQ yang superior (jenius), begitu pula sebaliknya. Tetapi, Emotional Quotient(EQ) dapat dikembangkan seumur hidup dengan belajar.

Kecerdasan Emosional (EQ) tumbuh seiring pertumbuhan seseorang sejak lahir hingga meninggal dunia. Pertumbuhan EQ dipengaruhi oleh lingkungan, keluarga, dan contoh-contoh yang didapat seseorang sejak lahir dari orang tuanya. Kecerdasan Emosi menyangkut banyak aspek penting, yang agaknya semakin sulit didapatkan pada manusia modern, yaitu:
* empati (memahami orang lain secara mendalam)
* mengungkapkan dan memahami perasaan
* mengendalikan amarah
* kemandirian
* kemampuan menyesuaikan diri
* disukai
* kemampuan memecahkan masalah antar pribadi ketekunan
* kesetiakawanan
* keramahan
* sikap hormat

Orang tua adalah seseorang yang pertama kali harus mengajarkan kecerdasan emosi kepada anaknya dengan memberikan teladan dan contoh yang baik. Agar anak memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, orang tua harus mengajar anaknya untuk :
* membina hubungan persahabatan yang hangat dan harmonis
* bekerja dalam kelompok secara harmonis
* berbicara dan mendengarkan secara efektif
* mencapai prestasi yang lebih tinggi sesuai aturan yang ada (sportif)
* mengatasi masalah dengan teman yang nakal
* berempati pada sesama
* memecahkan masalah
* mengatasi konflik
* membangkitkan rasa humor
* memotivasi diri bila menghadapi saat-saat yang sulit
* menghadapi situasi yang sulit dengan percaya diri
* menjalin keakraban

Jika seseorang memiliki IQ yang tinggi, ditambah dengan EQ yang tinggi pula, orang tersebut akan lebih mampu menguasai keadaan, dan merebut setiap peluang yang ada tanpa membuat masalah yang baru.
Share:

Hikmah Gerak Gerik Shalat

Hikmah Gerak Gerik Shalat.
Geniuslifetips menyajikan artikel Islami, yang dihimpun dari berbagai sumber, dengan maksud untuk menyebarkan dan mengabarkan secara lebih luas, agar manfaatnya pun juga lebih banyak.

Artikel Islami ini beberapa diantara berupa tips yang bermanfaat bagi pengembangan diri kita sebagai umat muslim dan beberapa diantara yang lain berupa artikel tentang manfaat suatu amal ibadah, yang siapa tahu dengan mengamalkannya, akan dapat menambah pahala.

Semoga dengan bermacam artikel Islami ini, kita dapat senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Af’al atau sikap dan gerak gerik kita dalam shalat mengandung hikmah yang sangat efektif untuk mencegah kemaksiatan dan kejahatan.

Inilah Hikmah Gerak Gerik Shalat:

1. Waktu shalat kita, kita dituntut untuk menutup aurat dengan sempurna, baik laki-laki maupun wanita. Hikmah yang terkandung didalamnya adalah agar senantiasa menutupi aurat kemanapun kita pergi atau berhadapan dengan orang lain yang bukan muhrim atau bukan suami/isteri. Karena terjadinya maksiat umumnya adalah karena manusia tidak memelihara auratnya.

2. Selama shalat mata kita dilatih untuk hanya melihat tempat sujud, tidak boleh menoleh kiri kanan atau kebelakang walau apa yang terjadi. Ini melatih diri kita untuk selalu mengendalikan pandangan mata “Ghadhul bashar” karena mata yang liar tidak terkendali juga adalah sumber kejahatan dan kemaksiatan.

3. Selama shalat lidah kita hanya boleh membaca bacaan shalat saja. Ini melatih diri kita untuk senantiasa hanya mengucapkan kata kata yang diridhai Allah saja, agar terjauh dari kata kata kotor, bohong, gunjing, gossip dan caci maki yang semuanya akan membawa pada kejahatan dan kemaksiatan.

4. Selama shalat, telinga juga tidak boleh mendengarkan apapun dengan sengaja selain bacaan shalat kita sendiri atau bacaan imam. Ini melatih diri kita untuk hanya mendengarkan hal hal yang diridhai Allah saja dan menjauhkan pendengaran dari hal yang tidak diridhai Allah karena apa yang kita dengarkan akan mempengaruhi hati dan tingkah laku kita.

5. Kaki dan tangan kita selama shalat dilatih tidak bergerak seenaknya, tidak melangkah kemanapun, dan tidak memegang atau menggerakkan tangan seenaknya, ini melatih kita agar kaki dan tangan kita juga hendaknya selalu melangkah dan melakukan hal hal yang diridhai Allah saja. Tidak mempergunakannnya untuk kejahatan dan kemaksiatan apapun karena semuanya itu akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah kelak diakhirat.


Berikut ini beberapa manfaat gerakan shalat bagi kesehatan manusia:

TAKBIRATUL IHRAM.
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke s! eluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK.
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I’TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

SUJUD
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.

SALAM
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.


Share:

40 Manfaat Shalat Berjamaah

40 Manfaat Shalat Berjamaah.
Geniuslifetips menyajikan artikel Islami, yang dihimpun dari berbagai sumber, dengan maksud untuk menyebarkan dan mengabarkan secara lebih luas, agar manfaatnya pun juga lebih banyak.

Artikel Islami ini beberapa diantara berupa tips yang bermanfaat bagi pengembangan diri kita sebagai umat muslim dan beberapa diantara yang lain berupa artikel tentang manfaat suatu amal ibadah, yang siapa tahu dengan mengamalkannya, akan dapat menambah pahala.

Semoga dengan bermacam artikel Islami ini, kita dapat senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Apakah manfaat shalat berjamaah?

Sholat berjamaah memiliki 40 manfaat sebagai berikut :

1. Mematuhi perintah Allah
2. Sebagai saksi keimanan
3. Mendapat tajkiah (Pernyataan Kesucian) dan Anugerah Besar dari Allah
4. Mengagungkan dan menekankan apa yang diagungkan dan ditekankan oleh Rasul SAW
5. Mematuhi perintah Rasul SAW
6. Selamat karena mengikuti Rasul
7. Sholat berjamaah termasuk sasaran Islam yang Agung
8. Mengagungkan dan menampakkan syi'ar Allah
9. Termasuk sunnah2 petunjuk
10. Lebih utama dari shalat sendirian
11. Lebih suci di sisi Allah SWT daripada shalat sendiri2
12. Menjaga diri dari setan
13. Jauh dari menyerupai orang2 munafik
14. Diantara sebab
15. Ta'ajub Allah
16. Berpahala besar karena berjalan untuk menunaikannya
17. Berkumpulnya para Malaikat pada waktu shalat shubuh dan ashar serta permohonan ampun mereka bagi yang hadir
18. Menyamai shalat separuh malam atau sepanjang malam
19. Berada dalam jaminan Allah
20. Berada dalam naungan Allah pada Hari kiamat
21. Bebas dari Neraka dan bebas dari sifat nifak
22. Mendapatkan shalawat dari Allah dan para Malaikat
23. Mendapatkan Rumah di Surga
24. Mendapatkan pahala berjamaah meskipun telah selesai dikerjakan
25. Sempurnanya shalat
26. Amal paling utama
27. Selamat dari neraka Wail
28. Selamat dari kelalaian
29. Doanya tidak ditolak
30. Persaudaraan, kasih sayang dan persamaan
31. Menjaga shalat2 sunnah Rawatib dan Dzikir
32. Memahami hukum2 shalat
33. Membiasakan disiplin dan menguasai diri
34. Menampakkan kekuatan umat Islam dan membuat kesal orang2 kafir dan munafik
35. Memperbaiki penampilan dan jati diri
36. Saling mengenal dan memperkenalkan diri
37. Berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah SWT
38. Terjaganya kepribadian yang baik
39. Adanya perasaan berdiri dalam suatu barisan Jihad
40. Menghadirkan perasaan apa yang terjadi pada Zaman Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya
Share:

Manfaat Sholat Secara Medis

Manfaat Sholat Secara Medis.
Geniuslifetips menyajikan artikel Islami, yang dihimpun dari berbagai sumber, dengan maksud untuk menyebarkan dan mengabarkan secara lebih luas, agar manfaatnya pun juga lebih banyak.

Artikel Islami ini beberapa diantara berupa tips yang bermanfaat bagi pengembangan diri kita sebagai umat muslim dan beberapa diantara yang lain berupa artikel tentang manfaat suatu amal ibadah, yang siapa tahu dengan mengamalkannya, akan dapat menambah pahala.

Semoga dengan bermacam artikel Islami ini, kita dapat senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Dr. Bahar Azwar, SpB-Onk, seorang dokter spesialis bedah-onkologi ( bedah tumor ) lulusan FK UI dalam bukunya ” Ketika Dokter Memaknai Sholat ” mampu menjabarkan makna gerakan sholat. Bagaimana sebenarnya manfaat sholat dan gerakan-gerakannya secara medis?

Selama ini sholat yang kita lakukan lima kali sehari, sebenarnya telah memberikan investasi kesehatan yang cukup besar bagi kehidupan kita. Mulai dari berwudlu ( bersuci ) , gerakan sholat sampai dengan salam memiliki makna yang luar biasa hebatnya baik untuk kesehatan fisik, mental bahkan keseimbangan spiritual dan emosional. Tetapi sayang sedikit dari kita yang memahaminya. Berikut rangkaian dan manfaat kesehatan dari rukun Islam yang kedua ini.

Manfaat Wudlu Kulit merupakan organ yang terbesar tubuh kita yang fungsi utamanya membungkus tubuh serta melindungi tubuh dari berbagai ancaman kuman, racun, radiasi juga mengatur suhu tubuh, fungsi ekskresi ( tempat pembuangan zat-zat yang tak berguna melalui pori-pori ) dan media komunikasi antar sel syaraf untuk rangsang nyeri, panas, sentuhan secara tekanan.
Begitu besar fungsi kulit maka kestabilannya ditentukan oleh pH (derajat keasaman) dan kelembaban. Bersuci merupakan salah satu metode menjaga kestabilan tersebut khususnya kelembaban kulit. Kalu kulit sering kering akan sangat berbahaya bagi kesehatan kulit terutama mudah terinfeksi kuman.
Dengan bersuci berarti terjadinya proses peremajaan dan pencucian kulit, selaput lendir, dan juga lubang-lubang tubuh yang berhubungan dengan dunia luar (pori kulit, rongga mulut, hidung, telinga). Seperti kita ketahui kulit merupakan tempat berkembangnya banya kuman dan flora normal, diantaranya Staphylococcus epidermis, Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, Mycobacterium sp (penyakit TBC kulit). Begitu juga dengan rongga hidung terdapat kuman Streptococcus pneumonia (penyakit pneumoni paru), Neisseria sp, Hemophilus sp.
Seorang ahli bedah diwajibkan membasuh kedua belah tangan setiap kali melakukan operasi sebagai proses sterilisasi dari kuman. Cara ini baru dikenal abad ke-20, padahal umat Islam sudah membudayakan sejak abad ke-14 yang lalu. Luar Biasa!!

Keutamaan Berkumur Berkumur-kumur dalam bersuci berarti membersihkan rongga mulut dari penularan penyakit. Sisa makanan sering mengendap atau tersangkut di antara sela gigi yang jika tidak dibersihkan ( dengan berkumur-kumur atau menggosok gigi) akhirnya akan menjadi mediasi pertumbuhan kuman. Dengan berkumur-kumur secara benar dan dilakukan lima kali sehari berarti tanpa kita sadari dapat mencegah dari infeksi gigi dan mulut.
Istinsyaq berarti menghirup air dengan lubang hidung, melalui rongga hidung sampai ke tenggorokan bagian hidung (nasofaring) . Fungsinya untuk mensucikan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara kotor dan juga kuman.
Selama ini kita ketahui selaput dan lendir hidung merupakan basis pertahanan pertama pernapasan. Dengan istinsyaq mudah-mudahan kuman infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat dicegah.
Begitu pula dengan pembersihan telinga sampai dengan pensucian kaki beserta telapak kaki yang tak kalah pentingnya untuk mencegah berbagai infeksi cacing yang masih menjadi masalah terbesar di negara kita.

Manfaat Kesehatan Sholat Berdiri lurus adalah pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari sebuah latihan pernapasan, pencernaan dan tulang. Takbir merupakan latihan awal pernapasan. Paru-paru adalah adlat pernapasan
Paru kita terlindung dalam rongga dada yang tersusun dari tulang iga yang melengkung dan tulang belakang yang mencembung. Susunan ini didukung oleh dua jenis otot yaitu yang menjauhkan lengan dari dada (abductor) dan mendekatkannya (adductor).
Takbir berarti kegiatan mengangkat lengan dan merenggangkannya, hingga rongga dada mengembang seperti halnya paru-paru. Dan mengangkat tangan berarti meregangnya otot-otot bahu hingga aliran darah yang membawa oksigen menjadi lancar.
Dengan ruku’, memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena sejajarnya letak bahu dengan leher. Aliran akan semakin lancar bila ruku’ dilakukan dengan benar yaitu meletakkan perut dan dada lebih tinggi daripada leher. Ruku’ juga mengempiskan pernapasan. Pelurusan tulang belakang pada saat ruku’ berarti mencegah terjadinya pengapuran. Selain itu, ruku’ adalah latihan kemih (buang air kecil) untuk mencegah keluhan prostat. Pelurusan tulang belakang akan mengempiskan ginjal. Sedangkan penekanan kandung kemih oleh tulang belakang dan tulang kemaluan akan melancarkan kemih.
Getah bening (limfe) fungsi utamanya adalah menyaring dan menumpas kuman penyakit yang berkeliaran di dalam darah.

Sujud Mencegah Wasir Sujud mengalirkan getah bening dari tungkai perut dan dada ke leher karena lebih tinggi. Dan meletakkan tangan sejajar dengan bahu ataupun telinga, memompa getah bening ketiak ke leher. Selain itu, sujud melancarkan peredaran darah hingga dapat mencegah wasir. Sujud dengan cepat tidak bermanfaat. Ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan otot. Tak heran kalau ada di sebagian sahabat Rasul menceritakan bahwa Rasulullah sering lama dalam bersujud.
Duduk di antara dua sujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya pengapuran. Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita.
Gerakan salam yang merupakan penutup sholat, dengan memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher. Gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung.

Manfaat Sholat Malam Malam hari biasanya dingin dan lembab. Kalau ditanya, paling enak tidur di waktu tersebut. Banyak lemak jenuh yang melapisi saraf kita hingga menjadi beku. Kalau tidak segera digerakkan, sistem pemanas tubuh tidak aktif, saraf menjadi kaku, bahkan kolesterol dan asam urat merubah menjadi pengapuran.
Tidur di kasur yang empuk akan menyebabkan urat syaraf yang mengatur tekanan ke bola mata tidak mendapat tekanan yang cukup untuk memulihkan posisi saraf mata kita.
Jadi sholat malam itu lebih baik daripada tidur. Kebanyakan tidur malah menjadi penyakit. Bukan lamanya masa tidur yang diperlukan oleh tubuh kita melainkan kualitas tidur. Dengan sholat malam, kita akan mengendalikan urat tidur kita.

Sholat Lebih Canggih dari Yoga “Apakah pendapatmu sekiranya terdapat sebuah sungai di hadapan pintu rumah salah seorang di antara kamu dan dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali. Apakah masih terdapat kotoran pada badannya?”. Para sahabat menjawab : “Sudah pasti tidak terdapat sedikit pun kotoran pada badannya”. Lalu beliau bersabda : “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu. Allah menghapus segala keselahan mereka”. (H.R Abu Hurairah r.a).
Jika manfaat gerakan sholat kita betul, maka sangat luar biasa manfaatnya dan lebih canggih daripada yoga. Sangat disayangkan tidak ada universitas yang berani atau sengaja mengembangkan teknik gerakan sholat ini secara ilmiah.
Belum lagi manajemen yang terkandung dalam bacaan sholat. Seperti doa iftitah yang berarti mission statement (dalam manajemen strategi). Sedangkan makna bacaan Alfatihah yang kita baca berulang sampai 17 kali adalah objective statement. Tujuan hidup mana yang lebih canggih dibandingkan tujuah hidup di jalan yang lurus, yaitu jalan yang penuh kebaikan seperti diperoleh para orang-orang shaleh seperti nabi dan rasul?
Dr. Gustafe le Bond mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang paling sepadan dengan penemuan-penemuan ilmiah. Perkembangan ilmu pengetahuan dan etika sains harus didukung dengan kekuatan iman. Semoga sholat kita makin terasa manfaatnya.
Share:

Bekal Hari Akhir

Bekal Hari Akhir.
Dalam menjalani kehidupan, kita pasti akan menghadapi segala macam permasalahan yang kadang kita merasa kesulitan mencari jalan keluarnya.
Dampak dari permasalahan yang kita hadapi dan harus kita selesaikan, bisa membuat kita menjadi kurang semangat, bahkan patah semangat.

Padahal Allah SWT sangat mencintai dan menyayangi hambanya. Allah SWT tidak akan memberikan cobaan tanpa manusia sanggup menghadapinya.

Oleh sebab itu, kita tidak usah bersedih dan putus asa, tetap semangat, tetap berusaha dan jangan lupa berdoa, agar persoalan yang kita hadapi dapat segera terselesaikan.

Berikut ini Geniuslifetips menyajikan beberapa artikel motivasi, semoga dapat menambah semangat kita semua dalam menjalani kehidupan.

Jikalau kita hendak pergi ke suatu tempat apa yang perlu kita siapkan? Bekal yang cukup bukan? Bekal makanan, pakaian, peralatan mandi dsb.. setidaknya kita membawa bekal uang supaya kita bisa membeli keperluan kita di tempat tujuan. Bagaimana dengan bekal kita untuk hari akhir? Sudahkah disiapkan sedini mungkin atau sebaliknya?

Mari kita renungkan, persiapan untuk pergi haji saja berbulan-bulan sebelumnya sudah dipikirin, padahal kita di Mekkah hanya beberapa hari saja. Dan orang yang pergi haji masih ada kemungkinan kembali pulang ke rumah. Bagaimana dengan persiapan ke kubur? Jauh mana kubur dan Mekkah? Jikalau kita pergi ke kubur masih adakah kemungkinan kita untuk kembali ke rumah? Tidak dapat dipungkiri semua orang akan mati, ada yang mati muda ada yang mati tua, ada yang mati khusnul kotimah, ada yang suul khotimah. Saat sakaratul maut datang tidak ada seorangpun yang bisa menolaknya, tidak seorangpun yang bisa lari darinya.

Berarti seharusnya persiapan kita lebih dasyat dari pada pergi Haji. Rasulullah SAW pernah bersabda, ”Orang yang paling cerdas adalah orang yang paling dasyat persiapannya menghadapi kematian.”

Masalahnya bekal yang kita siapkan tidak semudah menyiapkan bekal pergi tamasya atau pergi Haji. Perlu niat yang lurus dan istiqomah menyiapkannya agar di alam kubur nanti kita tidak merasa sempit dan gelap.sesungguhnya apa saja bekal yang dapat menemani kita saat pulang kelak ke hadapan Allah SWT?

1. Semangkuk Amal Jariah
Kita perlu menyiapkan bekal pertama yaitu sedekah semampu kita. Yang dikarunia harta lebih, bisa menggunakannya untuk memberikan tanah wakaf, bisa membangun masjid, menyediakan sumur bagi pemukiman yang sulit air, dll. Sedang yang dikarunia harta tidak berlebihan, jangan lantas menjadi pelit. Tetaplah mengeluarkan sedekah karena sesungguhnya harta yang disedekahkan tidak akan mengurangi harta kita, justru akan menambah harta kita. Sedekah yang kita keluarkan, yang bisa membantu meringankan dan membawa manfaat bagi orang lain, insyaAllah pahalanya akan terus mengalir selama orang tersebut mendapat manfaat. Dan nilai deposito yang kita titipkan untuk akhirat nanti tidak akan pernah hilang atau berkurang.

2. Sebotol Ilmu yang bermanfaat
Ilmu yang dimaksud meliputi ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama. Siapa yang menerima ilmu kemudian mengamalkannya dan mengajarkannya pada orang lain, lantas orang tsb mendapat manfaat, maka inilah kelak yang akan menemani kita hingga hari akhir.

3. Sekeranjang Doa anak yang sholeh
Mendidik anak menjadi anak sholeh bukan semudah membalik telapak tangan, perlu ilmu, kesabaran dan ketabahan. Karena yang kita hadapi adalah manusia dengan usia lebih muda lebih kurang pengetahuannya dan masih perlu pemahaman hidup yang lebih. Anak yang bisa menerima pemahaman tentang agama dengan baik, selalu taat kepada Allah dan senantiasa menghiasi hidupnya dengan mendoakan dan berbakti pada kedua orang tuanya itulah anak yang sholeh.

Masalahnya sekarang kita hidup di era globalisasi,dimana-mana ada pembaharuan, katanya modernisasi. Namun sayang modernisasi sering membawa manusia salah mengambil keputusan dan melalaikan akan kehidupan setelah mati. Sehingga waktu dan pikirannya habis dipergunakan hanya untuk mempersiapkan bekal di dunia tanpa menghiraukan bekal di akherat. Padahal bekal yang lebih utama disiapkan untuk perjalanan yang lebih panjang, lebih jauh tentunya memerlukan persiapan lebih matang ketimbang bekal pergi di seantero dunia.
Share:

Melatih Anak Menjadi Pemurah

Melatih Anak Menjadi Pemurah.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Bagaimana melatih anak menjadi pemurah? Silakan simak uraiannya berikut ini:

Pendidikan anak sejak dini secara langsung, tentu saja dilakukan secara sengaja dengan mengajarkan hal-hal positif dan bermanfaat kepada anak. Sedangkan yang tidak langsung, sesuai dengan sifatnya yang suka meniru, anak-anak selalu melakukan apa yang orangtua lakukan. Uniknya, tidak sedikit para orangtua yang tidak menyadari hal ini, atau setidaknya sedikit lengah bahwa perilaku mereka sangat berdampak kepada tingkah laku anak.

Melatih anak agar menjadi pemurah, tentu menjadi hal yang relatif lebih mudah jika kita sebagai orangtua juga terbiasa berbagi. Dalam berbagai kesempatan kita bisa mengajarkan si kecil agar terbiasa menjadi pemurah, ini dimaksudkan, agar kelak sampai dewasa ia menjadi orang yang pemurah, suka bersedekah.

Oleh karena itu, ajarkan anak-anak kita menjadi pemurah, karena dengan demikian kita juga mengajarkan mereka untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Caranya?

1. Dari Tangan Anak
Biasakan memberi shodaqoh kepada orang lain melalui tangan anak-anak kita. Hingga tangan mungilnya itu terbiasa memberi meski tidak kita perintahkan. Bahkan, ada orangtua yang 'kerepotan' karena anaknya selalu memaksa untuk memberi kepada setiap orang yang dikiranya hendak meminta.

Sejak kecil, ajaklah mereka ke tempat-tempat biasa kita menyalurkan zakat dan infaq semisal ke yayasan yatim piatu. Mungkin mereka tidak mengerti apa yang kita lakukan meski kita sudah mencoba memberinya pengertian. Tapi, memorinya akan merekam pengalaman tersebut dan sekaligus mengajarkan mereka untuk senantiasa memberi kepada 'si lemah'.

2. Infak di Masjid
Untuk anak laki-laki, selipkan uang secukupnya setiap kali mereka pergi sholat Jum'at untuk infak (tromol) masjid. Sekecil apapun, tentu bukan nilainya yang penting. Anak-anak secara langsung akan belajar berinfak sehingga suatu saat, setiap ia memasuki masjid (tidak mesti Jum'at) tangannya terbiasa mengulurkan uang untuk diinfakkan. Kuncinya, sang ayah tentu harus sering-sering mengajak anak-anak ke masjid.

3. Berbagi Makanan
Membawa makanan saat sekolah di Taman Kanak-Kanak (Raudhatul Athfal) tentu menjadi kesenangan tersendiri bagi setiap anak. Tambahkan kesenangan mereka dengan dengan satu kebiasaan memberi sebagian makanan bawaan mereka kepada temannya. Jadi, dengan sedikit berkorban, lebihkan bawaan anak-anak kita untuk dibagikan kepada satu atau dua temannya.

4. Makan Bersama Teman di Rumah
Sesekali, pilih satu hari khusus (tidak mesti saat berulang tahun) untuk mengundang teman-teman anak makan di rumah. Suruhlah ia yang langsung mengundang beberapa temannya, agar terasa langsung mereka yang mengajak. Anak-anak akan secara langsung dapat mempererat hubungan persaudaraan dengan teman-temannya dalam acara makan bersama itu.

5. Menabung untuk si Fakir
Bukan maksud memberi lebih uang kepada anak, melainkan sebagiannya untuk ditabung. Ajarkan anak menabung untuk dua hal, satu tabungan untuk masa depan dan satu lagi untuk diberikan kepada anak-anak yatim piatu dan para fakir setiap bulannya. Sekali lagi, tidak penting berapa jumlah yang ia bisa berikan kepada si fakir, tetapi pembiasaannya jauh lebih penting.

6. Saling Hantar kepada Tetangga
Dalam rangka mempererat hubungan, saling memberi makanan atau hadiah (oleh-oleh perjalanan) kepada para tetangga tentu bukan barang baru bagi masyarakat Indonesia. Ajarkan anak-anak untuk juga melestarikan budaya ini. Biarkan anak-anak yang menhantarkan makanan kepada tetangga setiap kali kita memasak lebih. Jelaskan pula kepadanya manfaat dari budaya saling memberi itu.
Share:

Tips Memilih Pra Sekolah Untuk Anak

Tips Memilih Pra Sekolah Untuk Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Kali ini Geniuslifetips membahas mengenai Tips Memilih Pra Sekolah Untuk Anak.

Silakan simak uraiannya berikut ini.

Sulit memang memilih sekolah yang benar-benar berkualitas dan tidak menyalahi filosofis pendidikan anak usia dini. Meskipun di kota besar banyak sekali pra sekolah yang menawarkan berbagai keunggulannya, tapi kita harus hati-hati dalam menentukan pilihan. Kita perlu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan. Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang profesional dalam memberikan stimulasi positif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak sekolah yang menyatakan diri sebagai sekolah yang berkualitas dengan menjual gedung dan fasilitas pendidikan yang lengkap atau memiliki jargon sebagai sekolah berstandar internasional. Padahal bisa jadi pembelajarannya tidak sebaik gedung atau jargon yang dielu-elukan.

Beberapa poin berikut merupakan hal yang bisa kita lakukan dalam memilih sekolah yang terbaik bagi putra-putri kita

* Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dari media cetak, elektronik, internet atau dari teman dan keluarga tentang sekolah yang berkualitas. Jika memungkinkan, datang ke pameran pendidikan sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap langsung dari lembaganya.
* Setelah menetukan beberapa pilihan, lakukan observasi dengan mendatangi langsung ke sekolah. Tanyakan banyak hal seditail mungkin pada pihak sekolah mengenai kurikulum dan profil sekolah, jumlah quota siswa per kelas, latar belakang pendidikan guru dan kepala sekolah, prestasi yang pernah diraih sekolah, biaya dan sistem pembayaran, fasilitas pendidikan, status sekolah serta yayasan yang menaungi sekolah.
* Tanyakan status atau akreditasi sekolah dan perijinannya (banyak orang tua yang lupa menanyakan ini, padahal meskipun pra sekolah, hal ini sangat penting karena ijin dari diknas menjadi salah satu indikator kualitas sebuah lembaga pendidikan).
* Lakukan observasi tentang keadaan fisik sekolah, mulai dari suasana kelas, kantin, fasilitas olah raga dan kamar kecil serta tempat ibadah. Apakah cukup bersih untuk kenyamanan belajar anak kita? anak usia dini kondisi fisiknya masih rentang terhadap berbagai penyakit, sehingga kebersihan menjadi hal penting untuk diperhatikan.
* Lakukan observasi kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung untuk melihat kemampuan guru mengajar dan pembelajaran yang dilakukan (jika anda tidak diijinkan pihak sekolah untuk melakukan observasi kelas, nyatakan bahwa anda sebagai orang tua calon siswa berhak untuk melakukannya).
* Jangan lupa ajak anak untuk melihat sekolah yang akan dipilih. Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan.
* Jangan mudah tertipu dengan fasilitas dan jargon sekolah. Bisa jadi sekolah sederhana ternyata memiliki guru yang kreatif sehingga bisa merubah kesederhanaan menjadi media belajar yang kaya makna bagi anak. Sebaliknya, sebaik apapun fasilitas dan kurikulum yang disuguhkan akan menjadi tidak bermakna ketika guru tidak mampu menghidupkannya.
* Usia prasekolah adalah usia emas ketika anak menyerap berbagai nilai dan norma kehidupan. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang shaleh dan shalehah sehingga anak-anak bisa menyerap ruh spiritualitas yang terpancar dari keindahan akhlak mereka. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang ikhlas dalam mengajar anak-anak kita.
Share:

Tips Agar Anak Lelap Tidur

Tips Agar Anak Lelap Tidur.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Nah, kualitas tidur bayi, hal ini tidak hanya berpengaruh pada perkembangan fisik, tapi juga sikapnya keesokan hari.

Berikut tips agar anak terlelap tidurnya :
1. Berikan makanan dan minuman yang cukup sebelum tidur. Perlu diperhatikan, kebiasaan memberikan susu di malam hari sebaiknya dihentikan setelah gigi bayi muncul (sekitar usia 6 bulan setelah masa ASI ekslusif). Sebagai gantinya, berikan air putih jika ia haus.
2. Kenakan baju yang tepat. Pilihlah baju untuk tidur yang nyaman, sesuaikan ukuran dan berbahan lembut.
3. Bersihkan badan. Tubuh lengket karena keringat dan kotor membuat kulit bayi gatal-gatal. Seka tubuh bayi dengan kain lap basah, sapukan bedak/minyak telon ke lipatan kulitnya
4. Atur kamar tidur (tata cahaya, ventilasi, tata warna, suhu, keadaan boks, kelambu) agar nyaman. Hindarkan suara bising, pewangi ruangan dan anti nyamuk yang bisa membuatnya sesak napas.
5. Pilih cat dinding dengan warna lembut. Bila ingin memasang gambar, pilih gambar yang indah atau menyenangkan.
6. Buang air sebelum tidur. Celana basah dan kotor bisa mengganggu tidur bayi. Karena itu, usahakan agar bayi buang air besar atau buang air kecil sebelum tidur.
7. Mendongeng secara lembut dan berulang-ulang. Dongeng membuat bayi cepat terlelap. Pilihlah dongeng yang lucu, menarik dan singkat.
8. Lengkapi dongeng dengan nyanyian Nina Bobo atau lagu lain sejenisnya yang mampu menenangkan bayi. Ucapkan kata-kata penuh rasa sayang dengan lembut dan sayup-sayup ditelinganya.
9. Musik atau murotal Al-Qur'an sebagai pengantar tidur, akan membuai bayi dengan cepat, juga memberikan efek terapi yang dapat merangsang perkembangan otak bayi.
10. Pola hidup teratur/rutinitas membantu bayi menemukan ritme kehidupan. Ritme teratur membuat bayi mampu melakukan antisipasi terhadap situasi sehingga ia dapat memperoleh kestabilan emosi.
Share:

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak

Cara Efektif Membangun Jiwa Anak.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Dalam kehidupan, komunikasi dan hubungan dengan orang lain, ada prinsip yang disebut proximity (kedekatan). Kedekatan disini mempunyai pengertian, dekat secara fisik dan juga dekat secara emosi. Kedekatan emosi, diawali dari kedekatan fisik. Dengan kedekatan, orang akan bisa memberikan pengaruh yang kuat, mendalam, dan tahan lama. Bisa mewarnai, mempersuasif, menanamkan nilai pada orang lain.

Secara fitrah, hubungan keluarga (orangtua - anak) adalah hubungan terdekat yang melibatkan emosi terdalam dalam diri manusia. Pada orangtualah, pertama kali anak mengadakan hubungan (initial contact). Karena psosisi orangtua tidak akan pernah tergantikan, bagi anak. Dan jika sosok itu hilang, maka ada suatu bagian dari jiwa anak menemukan sosok panutan lain. Meskipun demikian, kedekatan hubungan orangtua-anak kian lama bisa jadi kian renggang jika tidak dirawat dan dikembangkan. Sehingga pengaruh yang tertinggal dari orangtua kepada anak hanyalah pengaruh hak karena mereka adalah orang yang telah melahirkan si anak. Tidak terbentuk ikatan emosional yang mendalam.

Secara teknik Rasulullah Muhammad SAW pernah memberikan pengarahan mengenai pendidikan anak terkait dengan cara-cara membangun jiwa anak, yaitu sebagai berikut :
1. Menemani anak
Persahabatan punya pengaruh besar dalam jiwa anak. Teman adalah cermin bagi temnnya yang lain. Satu sama lain saling belajar dan mengajar.
2. Menggembirakan hati anak
Kegembiraan punya kesan mengagumkan dalam jiwa anak. Anak-anak menyukai kegembiraan. Bahkan orangtua merasakan kegembiraan dengan riangnya mereka.
3. Membangun kompetisi sehat dan memeberi imbalan kepada pemenangnya.
4. Memberi pujian
Pujian punya pengaruh penting dalam diri anak, sebab dapat menggerakkan perasaan dan emosinya sehingga cepat memperbaiki kesalahannya. Berikan pujian, bukan kemarahan.
5. Bercanda dan bersendau gurau
Canda dan senda gurau akan membantu perkembangan jiwa anak dan melahirkan potensinya yang terpendam.
6. Membangun kepercayaan diri anak
Ini dilakukan dalam bentuk mendukung kekuatan 'azzam pada anak misalnya melatih menjaga rahasia, membiasakan anak berpuasa, membangun kepercayaan sosial, membangun kepercayaan ilmiah (logika), membangun jiwa berusaha
7. Memanggil dengan panggilan yang baik
8. Memenuhi keinginan anak
Adakalanya orangtua harus memenuhi permintaan anak. Ini juga merupakan cara efektif untuk menumbuhkan emosinya dan menambat jiwanya pada orangtua
9. Bimbingan terus menerus
Anak, sering salah dan lupa. Dibanding semua makhluk lain, masa anak-anak manusia adalah yang paling panjang. Ini semua kehendak Allah, agar cukup sebagai waktu untuk mempersiapkan diri menerima taklif (kewajiban memikul syariat). Orangtua harus secara telaten membimbing anak pada masa kanak-kananknya.
10. Bertahap dalam pengajaran
Contohnya pada saat mendidik anak untuk shalat.
11. Imbalan dan ancaman
Cara ini tidak kalah pentingnya dalam membangun jiwa. Rasulullah SAW juga menggunakan cara ini dalam pendidikan. Contohnya untuk membuat anak berbakti pada ornag tua, beliau menyebutkan besarnya pahala berbakti kepada orangtua dan besarnya ancaman bagi mereka yang durhaka kepada orangtua
Share:

Mengatasi Anak Yang Manja

Mengatasi Anak Yang Manja.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Manja adalah kecenderungan dalam diri anak untuk selalu menuntut perhatian dan pelayanan dari orang lain. Ciri anak yang manja terkesan ragu-ragu atau gugup dalam sebuah situasi yang baru.

Cara untuk mengatasi anak yang manja berlebihan :
1. Usahakan agar anak juga banyak melihat kegiatan dan mendengar pembicaraan orang-orang di sekitar, tidak selalu menjadi pusat perhatian.
2. Anak yang manja, coba alihkan pada hal yang disukai anak.
3.Anak tiga tahun, saat dimulainya pola bermain koperatif, anda dapat melatih anak untuk berbagi alat bermain.
4. Bermanja itu lebih merupakan sebuah kegelisahan. Berikan sebuah pelukan kasih sayang dan kata-kata yang membuat dirinya nyaman.
5. Bantulah untuk dapat menyesuaikan diri pada lingkungan baru.
6. Ketika anda membawa anak yang manja kesebuah tempat penitipan anak, untuk sementara bantulah dirinya memulai bermain dengan puzzle atau mainan yang lain sebelum meninggalkan dirinya.
Share:

Mengatasi Anak Yang Suka Berkata Jorok

Mengatasi Anak Yang Suka Berkata Jorok.
Geniuslifetips menyajikan aneka Tips Keluarga. Dalam sebuah keluarga, peranan orang tua dalam membesarkan dan mendidik anak sangat mempengaruhi perkembangan anak hingga masa depannya nanti.

Begitu pula sebagai orang yang lebih muda sudah selayaknya menghormati dan menghargai yang lebih tua.

Dan jangan lupa bahwa kita adalah teladan bagi anak-anak kita. Hendaknya kita selalu berhati-hati dalam bersikap dan mengambil tindakan, jangan sampai anak kita meniru hal-hal negatif yang kita lakukan.

Usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik buat keluarga. Pengorbanan terbaik apapun yang kita lakukan dengan ikhlas, niscaya dicatat sebagai amal dan akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Islam melarang berkata kotor, jorok, melaknat dan mencela. Larangan bicara demikian adalah untuk menjaga hubungan yang baik dengan lingkungan sosialnya. Karena selain berdosa juga mengganggu hubungan dengan masyarakatnya.

Perkataan jorok adalah perkataan yang tidak pantas bagi norma yang berlaku. Selain karena faktor lingkungan dan model keluarga, juga dapat disebabkan karena keinginan anak untuk mendapatkan perhatian dari lingkungannya.

Jenis perkataan jorok :
1. Profanity (mempermainkan kata-kata suci seperti Tuhan)
2. Cursing (menyumpahi orang seperti brengsek, sialan dan kurang ajar)
3. Obscenity (menggunakan kata yang mengandung konotasi seksual atau mencemooh seperti bodoh dan sinting)

Cara mengatasi berkata jorok :
1. Orang tua jangan mempedulikan apa yang telah diucapkan anaka di mana anak mengeluarkan kata jorok. Apabila perkataannya tidak menjadi perhatian bagi orang tuanya, maka anak tidak akan meneruskan kata-katanya.
2. Beri kesempatan kepada anak untuk berbicara sebagai ekspresi perasaannya.
3. Berilah contoh yang baik kepada anak tentang ucapan yang baik.
4. Berlagak bodoh, dengan menanyakan apa perkataan yang dimaksud.
5. Menunjukkan empati akan mengurangi kecenderungan anak untuk berbicara tidak pantas.
6. Menunjukkan ketidaksetujuan dengan ekspresi yang wajar.
7. menghukumnya dengan cara mengisolasi anak selama beberapa menit misalnya dengan menyuruhnya masuk kamar.
8. Berdiskusi dengan anak tentang jeleknya berkata jorok.
9. Berilah ganjaran atau hadiah ketika anak mengurangi kebiasaan buruknya.
Share:

Random Posts